Bandar Lampung (Lampost.co)—Ratusan warga Bandar Lampung memadati Bundaran Lungsir di Jalan Diponegoro, Bandar Lampung. Guna bersama-sama merayakan malam pergantian tahun baru 2025 ke 2026.
Berdasarkan pantauan lapangan, warga Bandar Lampung mulai memadati kawasan tersebut pada pukul 23.00 WIB. Di mana terpantau jalan-jalan di sekitar lokasi telah dipenuhi kendaraan baik roda empat maupun roda dua.
Saat waktu tepat menunjukkan pukul 00.00 WIB, warga yang berkumpul di Bundaran Lungsir secara serentak menyalakan kembang api yang telah mempersiapkannya dari rumah.
Baca juga: Pengamanan Tahun Baru 2026, Polres Metro Fokus Rekayasa Lalu Lintas Pusat Kota
Salah satu masyarakat Bandar Lampung, Nur, mengaku hadir ke kawasan taman kota itu karena ingin menikmati suasana malam tahun baru bersama keluarga.
“Ya tadinya hampir tidak jadi keluar karena hujan. Ltapi karena jam 22.00 WIB hujan sudah reda, kami niatkan keluar,” katanya.
Ia juga sempat terkejut karena banyak orang yang menyalakan kembang api di sekitar bundaran. Mengingat sebelumnya sudah ada imbauan dari pihak kepolisian maupun pemerintah kota setempat.
“Saya tahu ada imbauan tidak menyalakan kembang api, makanya tidak bawa. Tapi tadi banyak masyarakat yang menyalakannya, sedangkan Pemkot Bandar Lampung yang biasa mengadakan pesta kembang api tidak menyalakan tahun ini,” kata Nur lagi.
Warga Bandar Lampung lainnya, Embun, juga mengaku kaget dengan banyaknya warga yang turut meramaikan malam pergantian tahun di Bundaran Lungsir.
“Ya saya pikir bakal sepi di sini, karena selain faktor hujan. Polisi dan pemerintah kota mengimbau tidak menyalakan kembang api, tetapi malah penuh dan padat,” kata Embun.
Sebelumnya, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana dan Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api saat pergantian tahun. Hal ini sebagai bentuk simpati, dan empati dengan para korban bencana di Sumatera.








