Jakarta (Lampost.co)— Nama Justin Hubner, pesepak bola muda keturunan Belanda-Indonesia, tengah menjadi sorotan publik.
Hal ini usai unggahan kontroversialnya di media sosial. Dalam Instagram Story yang ia unggah pada Rabu (21/5/2025), Justin menulis pernyataan yang dugaannya menyindir keluarga mendiang Dali Wassink. Suami dari aktris Jennifer Coppen.
“Beberapa keluarga menggunakan orang demi ketenaran dan uang. Lalu berpura-pura menjadi korban setelahnya,” tulis Justin dalam bahasa Inggris.
Baca juga: Pengguna Facebook Menurun, Mark Zuckerberg Ungkap Media Sosial Tak Lagi Sosial
Unggahan tersebut memicu kemarahan netizen. Banyak yang menilai komentar Justin tidak sensitif. Mengingat keluarga mendiang Dali masih dalam masa berduka.
Beberapa pengguna media sosial bahkan menuding Justin sengaja menyinggung keluarga Dali. Karena kedekatannya dengan Jennifer Coppen, yang kini mulai terbuka mengenai hubungannya dengan sang pesepak bola.
kemesraan Justin Hubner dan Jennifer
Salah satu komentar yang ramai menjadi perbincangan menyebut:
“Sekarang kamu menyebut keluarganya ‘playing victim’ padahal mereka masih berduka karena kehilangan putra dan saudara laki-lakinya. Kamu benar-benar sakit.”
Netizen lainnya juga menyayangkan kemesraan Justin dan Jennifer yang di anggap tak menghormati duka keluarga mendiang.
“Setidaknya, jaga privasi demi menghormati mereka. Tapi kamu dan Jennifer benar-benar tidak punya hati,” tulis seorang netizen.
Tak tinggal berdiam, Justin membalas berbagai kritik tersebut dengan pernyataan tajam.
“Kamu begitu bodoh… Kamu tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi dan seberapa jahat beberapa orang,” balasnya di salah satu komentar.
Namun, alih-alih meredakan suasana, respons tersebut justru memperburuk citra Justin di mata publik. Kritikan terus berdatangan. Banyak yang menyarankan agar ia lebih fokus pada karier sepak bolanya ketimbang mengurusi drama pribadi.
“Makin ke sini, tingkahmu makin aneh. Bukannya menjaga performa di lapangan, malah sok jadi selebriti,” sindir seorang pengguna media sosial.
Situasi ini pun memicu perdebatan luas soal etika bermedia sosial publik figur dan pentingnya menjaga empati, terutama dalam menghadapi keluarga yang sedang berduka.