IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 02/04/2026 21:13
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Hiburan

Land of Bad (2024): Ketika Drone Menentukan Hidup Mati di Medan Perang Modern

Denny ZYbyDenny ZY
28/12/25 - 22:10
in Hiburan
A A
film Land of Bad
ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Film perang modern Land of Bad (2024) menawarkan gambaran berbeda tentang medan tempur masa kini. Bukan lagi soal pasukan besar dan serangan frontal, melainkan perang jarak jauh berbasis teknologi drone yang membuat satu kesalahan kecil bisa berujung kematian.

Dibintangi Liam Hemsworth dan Russell Crowe, Land of Bad mengisahkan misi militer rahasia yang gagal total di hutan Filipina. Seorang prajurit terisolasi tanpa dukungan darat, hanya bergantung pada panduan operator drone ribuan kilometer jauhnya.

Land of Bad adalah film perang modern tentang bertahan hidup, keterbatasan teknologi, dan dilema moral dalam peperangan era digital. Film ini menegangkan, meski alurnya dinilai cukup konvensional oleh sebagian kritikus.

Misi Gagal, Satu Prajurit Terjebak di Medan Tempur

Cerita bermula dari operasi pasukan elite Delta Force yang ditugaskan menyelamatkan seorang aset CIA. Misi tersebut berakhir kacau setelah kelompok militan Abu Sayyaf melancarkan serangan mendadak.

Sebagian besar pasukan gugur.
Satu prajurit tertinggal di tengah hutan, terluka, dan dikepung musuh.

Di sinilah fokus film bergeser. Bukan lagi tentang strategi perang besar, melainkan perjuangan bertahan hidup seorang tentara yang hanya bisa mengandalkan arahan dari operator drone Angkatan Udara AS, diperankan Russell Crowe.

Relasi dua karakter ini—satu di ruang kendali, satu di garis tembak—menjadi tulang punggung emosi film.

Perang Drone: Modern, Dingin, dan Penuh Risiko

Berbeda dari film perang klasik yang sarat heroisme, Land of Bad menghadirkan perang modern secara dingin dan realistis. Drone memang memberi keunggulan, tetapi bukan tanpa batasan.

Film ini menyoroti:

  • Keterlambatan data dan salah koordinat

  • Keterbatasan pandangan udara

  • Beban psikologis operator drone yang menyaksikan kematian dari layar monitor

Pendekatan ini membuat Land of Bad kerap dibandingkan dengan Black Hawk Down, namun dengan konteks peperangan abad ke-21 yang lebih sunyi dan tanpa glorifikasi berlebihan.

Apakah Land of Bad Berdasarkan Kisah Nyata?

Land of Bad tidak sepenuhnya berdasarkan kisah nyata. Namun, ceritanya terinspirasi dari operasi militer modern yang mengandalkan drone dalam konflik asimetris, termasuk di kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah.

Penggunaan drone sebagai penentu strategi dan keselamatan pasukan merupakan praktik nyata dalam militer modern. Hal inilah yang membuat film ini terasa relevan dan realistis, meski tokohnya fiktif.

Penilaian Kritikus dan Respons Penonton

Secara umum, Land of Bad menerima respons cukup positif, meski tidak istimewa.

  • Rotten Tomatoes: sekitar 67%

  • Metacritic: 57/100 (ulasan campuran)

  • IMDb: sekitar 5,5–6/10

Kritikus memuji intensitas adegan aksi dan akting Russell Crowe yang solid. Namun, alur cerita dinilai terlalu mengikuti formula film perang pada umumnya, dengan dialog yang kurang tajam.

Di sisi lain, banyak penonton justru merasa film ini lebih seru daripada skor kritiknya. Penggemar film perang modern mengapresiasi ketegangan survival dan sudut pandang perang berbasis teknologi yang jarang diangkat secara mendalam.

Apa yang Membuat Land of Bad Tetap Menarik Ditonton?

Meski bukan film perang terbaik tahun ini, Land of Bad memiliki daya tarik tersendiri, terutama karena:

  1. Mengangkat isu perang drone yang relevan dengan konflik global saat ini

  2. Menampilkan sudut pandang operator drone, bukan hanya prajurit di lapangan

  3. Memadukan aksi militer dengan drama bertahan hidup

  4. Didukung nama besar seperti Russell Crowe

Film ini cocok bagi penonton yang menyukai ketegangan cepat dan ingin melihat wajah baru peperangan modern.

Layak Ditonton atau Tidak?

Jika Anda mencari film perang dengan cerita kompleks dan pendalaman karakter mendalam, Land of Bad mungkin terasa biasa. Namun, bagi pencinta aksi militer modern, ketegangan nonstop, dan tema teknologi perang, film ini tetap layak ditonton.

Land of Bad bukan film perang yang ingin dikenang sebagai mahakarya. Namun, film ini berhasil merekam realitas perang masa kini—cepat, sunyi, dan penuh risiko kesalahan fatal.

Tags: AksiBioskopdroneFILMhollywoodmiliterperangthriller
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Rhoma Irama

Rhoma Irama Protes Keras Lagu Manipulasi AI: Segera Hentikan Tindakan Ini!

byNana Hasan
02/04/2026

JAKARTA (Lampost.co) – Raja Dangdut Indonesia, Rhoma Irama, menyatakan keresahan mendalam terkait penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Oknum tidak...

Ghost in the Cell taynag di 86 negara

Viral! Film Ghost in the Cell Diborong Puluhan Negara Sebelum Tayang di Indonesia

byNana Hasan
02/04/2026

JAKARTA (Lampost.co) – Industri perfilman Indonesia kembali mencetak prestasi luar biasa di kancah internasional melalui karya terbaru Joko Anwar. Film...

Pinkan Mambo

Fantastis! Pinkan Mambo Raup Puluhan Juta Rupiah dari Live TikTok di Jalanan

byNana Hasan
02/04/2026

Jakarta (Lampost.co)  – Penyanyi Pinkan Mambo kembali mencuri perhatian publik melalui aksi totalitasnya sebagai host di platform TikTok. Mantan personel...

Berita Terbaru

Gelandang Timnas Austria, Marcel Sabitzer (9)
Bola

Dominasi Sempurna Austria dan Pantai Gading, Korea Selatan Terpuruk di FIFA Matchday Maret

byIsnovan Djamaludin
02/04/2026

Wina (Lampost.co)–Rangkaian agenda internasional FIFA Matchday periode Maret 2026 resmi berakhir dengan hasil yang kontras bagi sejumlah tim papan atas...

Read moreDetails
Penumpang Kereta Api Masih Terbanyak Capai 74.979 Orang

Penumpang Kereta Api Masih Terbanyak Capai 74.979 Orang

02/04/2026
Dua Mahasiswi Unila yang Terseret Arus Sungai Ditemukan Meninggal

Dua Mahasiswi Unila yang Terseret Arus Sungai Ditemukan Meninggal

02/04/2026
Ilustrasi Kripto. Dok/Antara

Tokocrypto Siapkan Inovasi dan Ekspansi Akses

02/04/2026
Gubernur Lampung Apresiasi PLN UID Lampung atas Keandalan Listrik saat Salat Idulfitri 1447 H

Gubernur Lampung Apresiasi PLN UID Lampung atas Keandalan Listrik saat Salat Idulfitri 1447 H

02/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.