• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 20/01/2026 17:36
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Hiburan

Land of Bad (2024): Ketika Drone Menentukan Hidup Mati di Medan Perang Modern

Denny ZYbyDenny ZY
28/12/25 - 22:10
in Hiburan
A A
film Land of Bad

Bandar Lampung (Lampost.co) — Film perang modern Land of Bad (2024) menawarkan gambaran berbeda tentang medan tempur masa kini. Bukan lagi soal pasukan besar dan serangan frontal, melainkan perang jarak jauh berbasis teknologi drone yang membuat satu kesalahan kecil bisa berujung kematian.

Dibintangi Liam Hemsworth dan Russell Crowe, Land of Bad mengisahkan misi militer rahasia yang gagal total di hutan Filipina. Seorang prajurit terisolasi tanpa dukungan darat, hanya bergantung pada panduan operator drone ribuan kilometer jauhnya.

Land of Bad adalah film perang modern tentang bertahan hidup, keterbatasan teknologi, dan dilema moral dalam peperangan era digital. Film ini menegangkan, meski alurnya dinilai cukup konvensional oleh sebagian kritikus.

Misi Gagal, Satu Prajurit Terjebak di Medan Tempur

Cerita bermula dari operasi pasukan elite Delta Force yang ditugaskan menyelamatkan seorang aset CIA. Misi tersebut berakhir kacau setelah kelompok militan Abu Sayyaf melancarkan serangan mendadak.

Sebagian besar pasukan gugur.
Satu prajurit tertinggal di tengah hutan, terluka, dan dikepung musuh.

Di sinilah fokus film bergeser. Bukan lagi tentang strategi perang besar, melainkan perjuangan bertahan hidup seorang tentara yang hanya bisa mengandalkan arahan dari operator drone Angkatan Udara AS, diperankan Russell Crowe.

Relasi dua karakter ini—satu di ruang kendali, satu di garis tembak—menjadi tulang punggung emosi film.

Perang Drone: Modern, Dingin, dan Penuh Risiko

Berbeda dari film perang klasik yang sarat heroisme, Land of Bad menghadirkan perang modern secara dingin dan realistis. Drone memang memberi keunggulan, tetapi bukan tanpa batasan.

Film ini menyoroti:

  • Keterlambatan data dan salah koordinat

  • Keterbatasan pandangan udara

  • Beban psikologis operator drone yang menyaksikan kematian dari layar monitor

Pendekatan ini membuat Land of Bad kerap dibandingkan dengan Black Hawk Down, namun dengan konteks peperangan abad ke-21 yang lebih sunyi dan tanpa glorifikasi berlebihan.

Apakah Land of Bad Berdasarkan Kisah Nyata?

Land of Bad tidak sepenuhnya berdasarkan kisah nyata. Namun, ceritanya terinspirasi dari operasi militer modern yang mengandalkan drone dalam konflik asimetris, termasuk di kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah.

Penggunaan drone sebagai penentu strategi dan keselamatan pasukan merupakan praktik nyata dalam militer modern. Hal inilah yang membuat film ini terasa relevan dan realistis, meski tokohnya fiktif.

Penilaian Kritikus dan Respons Penonton

Secara umum, Land of Bad menerima respons cukup positif, meski tidak istimewa.

  • Rotten Tomatoes: sekitar 67%

  • Metacritic: 57/100 (ulasan campuran)

  • IMDb: sekitar 5,5–6/10

Kritikus memuji intensitas adegan aksi dan akting Russell Crowe yang solid. Namun, alur cerita dinilai terlalu mengikuti formula film perang pada umumnya, dengan dialog yang kurang tajam.

Di sisi lain, banyak penonton justru merasa film ini lebih seru daripada skor kritiknya. Penggemar film perang modern mengapresiasi ketegangan survival dan sudut pandang perang berbasis teknologi yang jarang diangkat secara mendalam.

Apa yang Membuat Land of Bad Tetap Menarik Ditonton?

Meski bukan film perang terbaik tahun ini, Land of Bad memiliki daya tarik tersendiri, terutama karena:

  1. Mengangkat isu perang drone yang relevan dengan konflik global saat ini

  2. Menampilkan sudut pandang operator drone, bukan hanya prajurit di lapangan

  3. Memadukan aksi militer dengan drama bertahan hidup

  4. Didukung nama besar seperti Russell Crowe

Film ini cocok bagi penonton yang menyukai ketegangan cepat dan ingin melihat wajah baru peperangan modern.

Layak Ditonton atau Tidak?

Jika Anda mencari film perang dengan cerita kompleks dan pendalaman karakter mendalam, Land of Bad mungkin terasa biasa. Namun, bagi pencinta aksi militer modern, ketegangan nonstop, dan tema teknologi perang, film ini tetap layak ditonton.

Land of Bad bukan film perang yang ingin dikenang sebagai mahakarya. Namun, film ini berhasil merekam realitas perang masa kini—cepat, sunyi, dan penuh risiko kesalahan fatal.

Tags: AksiBioskopdroneFILMhollywoodmiliterperangthriller
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

film The Bluff

Sinopsis Film The Bluff: Aksi Balas Dendam Priyanka Chopra Jadi Mantan Bajak Laut

byNana Hasan
20/01/2026

Jakarta (Lampost.co) - Film The Bluff menyajikan kisah aksi thriller petualangan yang sangat mendebarkan bagi penonton. Cerita ini berfokus pada...

bruno mars

Konser Bruno Mars di Roblox Pecahkan Rekor Dunia dengan 12 Juta Penonton

byNana Hasan
20/01/2026

Jakarta (Lampost.co) - Bruno Mars baru saja menciptakan sejarah besar dalam industri musik dunia melalui panggung virtual. Penyanyi populer ini...

Ricky Harun

Dituding Karaoke Bersama LC, Ricky Harun Beri Respons Bijak di Media Sosial

byNana Hasan
19/01/2026

Jakarta (Lampost.co) - Nama aktor Ricky Harun mendadak menjadi sorotan utama di berbagai platform media sosial. Hal ini terjadi setelah...

Berita Terbaru

Google Pixel Rp2 jutaan
Teknologi

Google Pixel Harga Rp2 Jutaan: Masih Layak Dibeli? Ini Pilihan dan Risikonya

byDenny ZY
20/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Google Pixel kerap dianggap sebagai “iPhone-nya Android” berkat kualitas kamera yang konsisten dan pengalaman Android murni...

Read moreDetails
Asus tak rilis HP baru 2026

Asus Tak Rilis HP Baru Mulai 2026, Fokus ke AI

20/01/2026
Honor 500 Pro Molly

Honor 500 Pro Molly 20th Anniversary, HP Baterai 8.000 mAh Edisi Kolektor

20/01/2026
Infinix Note Edge

Infinix Note Edge: Spesifikasi Lengkap dan Harga Indonesia

20/01/2026
Bukan Sekadar Seremonial, PTBA Jadikan Bulan K3 Nasional Momentum Bangun Budaya Keselamatan Kerja

Bukan Sekadar Seremonial, PTBA Jadikan Bulan K3 Nasional Momentum Bangun Budaya Keselamatan Kerja

20/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.