IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 01/04/2026 19:56
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
    • LAMPUNG SELATAN
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
    • LAMPUNG SELATAN
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Hiburan

Penolakan Film Lemah Santet Banyuwangi Berujung Ditarik dari Peredaran

Padahal, teaser poster film tersebut baru saja rilis pada 5 Maret 2025 dan langsung menarik perhatian para pecinta film horor di Indonesia.

NurbyNur
11/03/25 - 17:56
in Hiburan, Nasional
A A
MD Pictures harus menghadapi polemik besar ketika materi promosi film terbaru mereka, Lemah Santet Banyuwangi, ditarik dari peredaran. Dok

MD Pictures harus menghadapi polemik besar ketika materi promosi film terbaru mereka, Lemah Santet Banyuwangi, ditarik dari peredaran. Dok

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co)––MD Pictures harus menghadapi polemik besar ketika materi promosi film terbaru mereka, Lemah Santet Banyuwangi, ditarik dari peredaran.

Padahal, teaser poster film tersebut baru saja rilis pada 5 Maret 2025 dan langsung menarik perhatian para pecinta film horor di Indonesia.

Sayangnya, kontroversi yang muncul tak dapat terhindarkan. Salah satu pihak yang paling vokal dalam menyuarakan penolakan adalah Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Banyuwangi.

Baca juga: Kontroversi Poster Film ‘La Tahzan’, Hanung Bramantyo dan MD Pictures Dikecam Warganet

1. Kontroversi dan Penolakan dari PARFI Banyuwangi

PARFI Banyuwangi dengan tegas menyatakan penolakannya terhadap film Lemah Santet Banyuwangi karena menganggap mencederai citra positif daerah.

Denny Sun’anudin, Ketua DPC PARFI Banyuwangi, mengungkapkan bahwa masyarakat Banyuwangi merasa tersinggung dan marah dengan hadirnya film tersebut. Ia bahkan telah berdiskusi dengan Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, Taufik Rohman, yang pada akhirnya sepakat untuk menolak tayangnya film ini.

“Terus terang, kami sebagai warga Banyuwangi bukan hanya tersinggung, tapi sangat marah. Mengapa? Karena ini sangat mencederai citra Banyuwangi, yang selama ini telah kita bangun dengan susah payah sebagai daerah pariwisata dan budaya,” ungkap Denny melalui akun Instagram resmi PARFI Banyuwangi.

2. Ketidaksesuaian Fakta dalam Cerita

Denny Sun’anudin menambahkan bahwa kisah dalam film ini terduga tidak sesuai dengan fakta sejarah yang terjadi. Film Lemah Santet Banyuwangi diadaptasi dari thread viral milik JeroPoint dan mengangkat peristiwa pembantaian dukun santet pada tahun 1998.

Namun, menurut Denny, peristiwa tersebut sebenarnya lebih kompleks dan bukan sekadar pembantaian terhadap para dukun santet.

Ia menjelaskan bahwa banyak korban dalam tragedi tersebut justru merupakan para guru ngaji dan tokoh masyarakat yang tidak ada kaitannya dengan ilmu santet.

Oleh karena itu, Denny menilai bahwa pembuat cerita film ini kurang melakukan riset mendalam dan tidak memahami konteks sejarah secara menyeluruh.

“Faktanya, meski disebut sebagai pembantaian dukun santet, ternyata korban paling banyak adalah para guru ngaji. Hal ini menunjukkan bahwa pembuat cerita film Lemah Santet Banyuwangi kekurangan pemahaman dan referensi sehingga tidak bisa berkarya secara jernih,” tambah Denny.

3. MD Pictures Tarik Materi Promosi

Menghadapi protes keras dari PARFI Banyuwangi dan sebagian masyarakat, MD Pictures mengambil langkah cepat dengan menarik semua materi promosi film tersebut dari media sosial. Padahal, film yang rencananya akan tayang pada 8 Mei 2025 itu sudah cukup banyak menyedot perhatian.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak MD Pictures mengenai pembatalan penayangan film ini. Tetapi penarikan materi promosi menjadi tanda bahwa mereka memperhatikan reaksi masyarakat dan mempertimbangkan dampak sosial dari konten yang di hadirkan.

4. Sinopsis Film Lemah Santet Banyuwangi

Film Lemah Santet Banyuwangi mengisahkan tragedi pembantaian dukun santet pada tahun 1998 di Banyuwangi. Ketika itu, kelompok misterius melakukan aksi pembantaian brutal yang mengakibatkan trauma mendalam bagi masyarakat setempat.

Konflik ini mengguncang kepercayaan dan tatanan sosial, sehingga menyisakan luka mendalam hingga bertahun-tahun kemudian.

Film ini mengangkat dari thread viral karya JeroPoint, yang sebelumnya sukses menarik perhatian netizen di media sosial. Namun, kini muncul polemik terkait kebenaran cerita dan penggambaran peristiwa sejarah yang dianggap tidak akurat.

5. Menggugah Kesadaran Sejarah

Kontroversi ini menjadi pelajaran penting bagi dunia perfilman Indonesia dalam mengolah materi cerita, khususnya yang bersentuhan dengan sejarah dan budaya lokal.

Banyak pihak berharap bahwa sineas lebih berhati-hati dalam mengangkat kisah nyata, agar tidak menyinggung perasaan masyarakat atau mencederai citra suatu daerah.

 

Tags: Film lemah santet banyuwangiMD PicturesPARFI Banyuwangipenarikan film lemah santet banyuwangisejarah
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

drama korea taynag april 2026

8 Drama Korea Terbaru April 2026: Ada Bloodhounds 2 hingga Yumi’s Cells 3

byNana Hasan
01/04/2026

Jakarta (Lampost.co) - Bulan April 2026 menjadi waktu yang sangat istimewa bagi para pencinta drama Korea di seluruh dunia. Pasalnya,...

Suzzanna, Santet Dosa di Atas Dosa, Luna Maya, Reza Rahadian, film horor terbaru, ilmu hitam, santet Banyuwangi, santet Ponorogo, Lebaran 2026.

Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa Tembus 1 Juta Penonton Saat Lebaran

byNana Hasan
01/04/2026

Jakarta (Lampost.co) - Kabar membanggakan datang dari industri perfilman tanah air pada momen hari raya tahun ini. Film Suzzanna: Santet...

Taylor Swift

Taylor Swift Digugat Terkait Merek Dagang ‘The Life Of A Showgirl’

byNana Hasan
01/04/2026

Jakarta (Lampost.co) - Bintang pop dunia, Taylor Swift, kini tengah menghadapi masalah hukum yang cukup serius terkait hak kekayaan intelektual....

Berita Terbaru

drama korea taynag april 2026
Hiburan

8 Drama Korea Terbaru April 2026: Ada Bloodhounds 2 hingga Yumi’s Cells 3

byNana Hasan
01/04/2026

Jakarta (Lampost.co) - Bulan April 2026 menjadi waktu yang sangat istimewa bagi para pencinta drama Korea di seluruh dunia. Pasalnya,...

Read moreDetails
Polisi menangkap salah satu pembunuh seorang wanita yang berprofesi sebagai wanita penghibur, Selasa, 31 Maret 2026 pagi di lokalisasi, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung. Dok Polres

Polresta Bandar Lampung Ultimatum Pelaku Pembunuhan Wanita Penghibur Menyerahkan Diri

01/04/2026
Para pemain Republik Demokratik Kongo

Gol Axel Tuanzebe Bawa Republik Demokratik Kongo Lolos ke Piala Dunia 2026

01/04/2026
Polisi menangkap salah satu pembunuh seorang wanita yang berprofesi sebagai wanita penghibur, Selasa, 31 Maret 2026 pagi di lokalisasi, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung. Dok Polres

Usai Bunuh Wanita Penghibur, Pelaku Ajak Istri Kabur Menuju Pulau Jawa dengan Sepeda Motor

01/04/2026
– Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu dan Lampung, Sigit Danang Joyo, menerima kunjungan kerja Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, di ruang kerja Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung pada Selasa (31/3).

DJP-Pemprov Lampung Kolaborasi Gali Potensi Pajak Berkelanjutan

01/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
    • LAMPUNG SELATAN
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.