Polemik Baju Pinjaman, Desainer Belgia Klarifikasi Soal Permalukan Jisoo BLACKPINK

Desainer Belgia Benjamin Voortmans beri klarifikasi soal polemik baju pinjaman Jisoo BLACKPINK. Simak alasan pencatutan nama sang idol dan kabar pengembaliannya.

Editor Nana Hasan
Jumat, 08 Mei 2026 07:38 WIB
Polemik Baju Pinjaman, Desainer Belgia Klarifikasi Soal Permalukan Jisoo BLACKPINK Iklan Artikel 1

Jakarta (Lampost.co) – Desainer asal Belgia, Benjamin Voortmans, akhirnya memberikan kabar terbaru mengenai sengketa busana dengan Jisoo BLACKPINK. Melalui unggahan Instagram pada 6 Mei 2026, Voortmans menyatakan masalah ini mulai menemukan titik terang.

Poin Penting

  • Benjamin Voortmans mengonfirmasi masalah baju pinjaman Jisoo BLACKPINK mulai selesai.
  • Tim perwakilan akan segera mengambil koleksi busana tersebut langsung di Korea Selatan.
  • Desainer membantah menyerang Jisoo secara personal dan hanya mempermasalahkan komunikasi manajemen.
  • Pihak label Judassime telah menunggu pengembalian barang selama enam bulan tanpa kepastian.
  • Terdapat tiga koleksi busana berharga yang masih tertahan oleh tim pihak artis.

Ia mengonfirmasi bahwa pihak dari Amerika Serikat telah membantu menyelesaikan kendala komunikasi tersebut. Selanjutnya, seseorang akan berangkat menuju Korea Selatan untuk mengambil koleksi miliknya yang tertahan.

Baca juga : Debut Menawan di Met Gala 2026, Jisoo BLACKPINK Ungkap Keinginan Temui Lisa, Jennie, dan Rosé

“Aku dapat informasi dari Amerika bahwa masalahnya sudah selesai. Jadi, akan ada orang yang berangkat ke Korea untuk mengambil barang-barangku,” ujar Voortmans dalam unggahan videonya.

Iklan Artikel 2

Alasan Menyeret Nama Jisoo

Voortmans membantah tudingan bahwa ia sengaja ingin menjatuhkan reputasi pribadi sang idola global tersebut. Namun, ia terpaksa menyebut nama Jisoo karena pihak manajemen tidak kunjung memberikan respons profesional.

Iklan Artikel 3

“Aku tak pernah menyerang Jisoo. Aku hanya menggunakan namanya untuk mendapatkan tanggapan dari pihak mereka. Karena nama Jisoo ada di email saat mereka meminta koleksiku untuk pemotretan,” lanjutnya menjelaskan situasi tersebut.

Desainer label Judassime ini mengaku sudah menunggu kepastian selama enam bulan tanpa hasil. Oleh karena itu, ia merasa pihak manajemen sang artis perlu memperbaiki cara berkomunikasi.

“Kami menghabiskan waktu 6 bulan untuk mendapatkan kabar dari mereka, tapi tak ada respons apapun. Jisoo dan timnya perlu belajar cara menghadapi orang terutama saat ada masalah,” tutur Voortmans dengan tegas.

Tiga Koleksi Berharga Belum Kembali

Awalnya, Voortmans mengirimkan pakaian untuk sesi pemotretan album di Korea Selatan. Sayangnya, jadwal kerja tim Jisoo terus mengalami penundaan berkali-kali.

Meskipun peminjaman biasanya hanya berlangsung satu bulan, pakaian tersebut justru tertahan dalam waktu lama. Meskipun telah mengirimkan kontrak dan invoice, Voortmans mengaku tetap tidak mendapat jawaban dari tim terkait.

“Biasanya, aku hanya ‘meminjamkan’ koleksiku selama 1 hingga 2 minggu, maksimal sebulan. Tapi dari aku meminta baju itu dikembalikan, pihak Jisoo BLACKPINK tak memberikan responsnya,” ungkapnya lagi.

Saat ini, masih terdapat tiga potong busana bernilai tinggi yang belum kembali ke tangannya. Voortmans menegaskan bahwa ia kini hanya fokus pada pengembalian aset miliknya tersebut.

“Aku sudah tidak peduli Jisoo BLACKPINK mau pakai koleksiku atau tidak untuk pemotretan album. Satu-satunya hal yang aku inginkan saat ini adalah tolong kembalikan semua koleksiku,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI