Jakarta (Lampost.co) – Industri layar lebar Indonesia kembali menghadirkan karya horor yang sangat ambisius berjudul Jalan Pulang. Sutradara Jeropoint melakukan debut yang gemilang dengan menyatukan para ratu horor lintas generasi dalam satu layar. Penonton akan menyaksikan akting memukau dari Luna Maya, Shareefa Daanish, Taskya Namya, hingga talenta muda Saskia Chadwick.
Poin Penting
- Bintang Papan Atas: Menyatukan ikon horor Luna Maya, Shareefa Daanish, dan Taskya Namya.
- Horor Intens: Menyuguhkan jumpscare konsisten dari awal hingga akhir durasi film.
- Pesan Moral: Menekankan pentingnya memaafkan dan ketulusan kasih sayang seorang ibu.
- Debut Sutradara: Menjadi karya pertama yang solid dari sutradara muda Jeropoint.
Sinopsis Film Jalan Pulang
Cerita berfokus pada perjuangan emosional seorang ibu bernama Lastini yang ingin menyelamatkan putrinya, Arum. Lastini sangat meyakini bahwa penyakit aneh Arum berasal dari kekuatan supranatural yang jahat. Sosok hantu Marsinah, yang merupakan ibu tiri Lastini, ternyata menguasai tubuh Arum secara perlahan.
Baca juga : 10 Film Horor Indonesia Terbaru di Netflix, Review Lengkap dan Paling Mencekam
Keluarga ini harus berpacu dengan waktu karena gangguan gaib akan memuncak pada hari ulang tahun Arum. Menariknya, hari ulang tahun tersebut jatuh tepat pada tahun kabisat yang penuh misteri. Lastini bersama anak-anaknya menempuh perjalanan jauh demi mencari pertolongan dari para dukun sakti.
Kengerian Tanpa Henti dan Jumpscare Intens
Bagi Anda pecinta genre horor, film ini merupakan pilihan yang sangat tepat untuk memacu adrenalin. Film ini menyajikan intensitas tinggi melalui rentetan jumpscare sejak sepuluh menit pertama hingga akhir cerita. Penambahan elemen timelapse dengan tulisan merah yang mencolok berhasil membuat penonton merasa semakin deg-degan.
Meskipun beberapa pengamat menilai akting para pemain cukup standar, kolaborasi tiga ratu horor tetap patut mendapat apresiasi. Saskia Chadwick juga tampil luar biasa dengan menunjukkan emosi kesedihan dan kekacauan yang sangat mendalam. Ia berhasil menjadi “denyut jantung” dalam film ini melalui akting kesurupan yang sangat meyakinkan.
Pesan Moral di Balik Teror
Selain menawarkan ketegangan, film yang sudah menembus satu juta penonton ini menyimpan banyak pesan moral tersirat. Cerita ini mengingatkan kita agar tidak memperlakukan sesama manusia dengan kejam karena bisa menimbulkan dendam. Selain itu, kasih sayang ibu yang tulus menjadi inti kekuatan dalam menghadapi segala ancaman gaib.








