Jakarta (Lampost.co)–Presenter sekaligus pengusaha Ruben Onsu tengah mempersiapkan diri untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Menjelang keberangkatannya, Ruben menggelar acara walimatussafar, sebuah tradisi yang umum dilakukan oleh calon jemaah haji sebagai bentuk pamit dan permohonan doa restu kepada keluarga, kerabat, serta sahabat sebelum menunaikan rukun Islam kelima.
Dalam tayangan YouTube Just Ruben yang diunggah pada Jumat (30/5/2025), ayah dari Betrand Peto ini mengungkapkan niat tulusnya untuk menjalani ibadah haji dengan sepenuh hati.
Ia menegaskan bahwa perjalanannya kali ini bukan untuk wisata atau kegiatan duniawi lainnya. Melainkan semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Jadi karena niat saya ibadah, semua itinerary dari travel untuk jalan-jalan, saya minta untuk ditiadakan,” ujar Ruben dengan tegas.
Meski banyak pihak menyayangkan keputusannya untuk meniadakan agenda wisata selama di Tanah Suci, Ruben tetap teguh dengan pendiriannya.
Baginya, kesempatan berhaji adalah momen yang sangat berharga dan sakral, yang tidak boleh disia-siakan oleh hal-hal yang bisa mengganggu fokus beribadah.
“Banyak yang bilang, ‘Wah, ini sayang sekali’, tapi memang tujuan saya ke sana memang untuk Allah, supaya bisa lebih dekat lagi,” tambahnya.
Ruben menuturkan bahwa ia ingin menjaga konsistensi spiritualnya, bahkan setelah kembali dari Tanah Suci nanti.
Ia berharap semangat ibadah yang merasakannya selama berhaji dapat terus terbawa dalam kehidupan sehari-hari.
Oleh karena itu, ia menghindari aktivitas seperti berbelanja atau jalan-jalan yang menurutnya bisa mengganggu kehusyukan.
“Saya kepengin, pada saat saya ibadah, saat saya pulang pun masih dalam suasana ibadah. Jadi, bukan karena sudah terdoktrin jalan-jalan, terus jadi beli ini, beli itu,” ujarnya dengan penuh refleksi.
Ruben Onsu Fokus Ibadah
Tak hanya fokus beribadah, Ruben juga menyampaikan bahwa ia ingin mendoakan orang-orang terdekatnya di Tanah Suci.
Namun, ia memilih untuk membatasi jumlah doa agar bisa lebih khusyuk dan terarah dalam menyampaikannya kepada Sang Khalik.
“Nanti kan memang ada saatnya kami bisa mendoakan teman-teman ya. Saya bilang, saya cuma buka 10 doa. Yang saya minta juga banyak ya, jadi saya takutnya nanti nggak fokus,” jelas Ruben.
Menurutnya, lebih baik membawa sedikit permintaan namun dapat menyampaikan dengan sepenuh hati, daripada membawa terlalu banyak permintaan yang akhirnya tidak dapat memanjatkan dengan khusyuk.
Ruben menegaskan bahwa sepuluh doa yang ia bawa bukan sekadar catatan. Melainkan harapan besar yang benar-benar ingin ia wujudkan.
“Saya juga kepengin, 10 yang saya sampaikan itu saya harus benar-benar fokus memintanya. Biar apa yang menginginkan bukan sekadar tulisan di tangan atau ponsel saya. Tapi mudah-mudahan bisa terwujud. Sedikit, tapi bisa terkabul semuanya,” harapnya tulus.
Keputusan Ruben Onsu untuk memusatkan perhatiannya pada ibadah tanpa tergoda oleh urusan duniawi menuai banyak pujian dari warganet.
Banyak yang menilai langkah Ruben ini bisa menjadi contoh bagi calon jemaah haji lainnya untuk menjaga niat dan kekhusyukan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Sebagai publik figur yang telah mengalami berbagai ujian kehidupan, Ruben tampaknya kini tengah berada pada fase spiritual yang lebih mendalam.
Ia berharap perjalanannya kali ini menjadi titik balik dalam hidupnya untuk lebih dekat dengan Tuhan dan membawa pulang keberkahan bagi dirinya serta orang-orang yang dicintainya.






