Film Superman 2025 incar Rp900 miliar di pekan kedua. Smurfs dan film horor lama siap bersaing di bioskop.
Jakarta (Lampost.co) – Film Superman (2025) tetap mendominasi bioskop global meski dua film baru mulai tayang. Setelah meraih Rp2 triliun secara domestik, film ini menargetkan tambahan Rp900 miliar di akhir pekan kedua. Penurunan 50% adalah angka wajar dalam persaingan musim panas.
Sampai kini, Superman telah mengumpulkan Rp4 triliun secara global. Ulasan positif dan promosi besar mendukung performa Superman di tengah persaingan ketat. Namun, film ini butuh konsistensi agar sukses secara komersial seperti waralaba Marvel.
Baca juga : Film Superman 2025 Sukses Besar di Box Office, DC Universe Kembali Bersinar
Warner Bros memasang harapan besar pada reboot ini. James Gunn dan Peter Safran ditugaskan menghidupkan kembali semesta DC yang sempat gagal. Mereka merancang cerita sambung hingga 10 tahun ke depan, termasuk film Supergirl dan Clayface.
Sementara itu, dua film baru hadir pekan ini. Film horor I Know What You Did Last Summer ditargetkan meraup Rp270 miliar. Cerita film ini memanfaatkan nostalgia, menampilkan kembali Freddie Prinze Jr. dan Jennifer Love Hewitt sebagai bintang utama.
Film tersebut mengisahkan lima remaja yang menyembunyikan kecelakaan maut yang mereka sebabkan. Sutradara Jennifer Kaytin Robinson membawa pendekatan baru dalam kisah klasik tahun 1998.
Film animasi Smurfs juga hadir, menyasar pasar anak-anak. Namun, proyeksi penghasilannya lebih rendah, hanya Rp150–180 miliar di akhir pekan pertama. Rihanna menjadi pengisi suara utama dalam petualangan Smurfette.
Smurfs kembali setelah terakhir muncul di bioskop pada 2017. Kini, Paramount dan Nickelodeon menggarap semesta Smurfs baru dalam film dan serial.
Minggu depan, Superman akan mendapat saingan berat. Marvel merilis Fantastic Four: First Steps pada 25 Juli. Kehadiran film itu bisa menggeser dominasi Superman di puncak box office.
Film lain, Eddington, juga memulai debutnya pekan ini. Film satir barat garapan Ari Aster itu menampilkan Joaquin Phoenix dan Pedro Pascal. Meski begitu, kritik terhadap film ini cukup beragam, dan proyeksinya hanya Rp80 miliar.
Meski bersaing, Superman tetap menjadi pusat perhatian. Keberhasilannya akan menentukan masa depan DC Studios dan waralaba superhero mereka selama dekade ke depan.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update