Jakarta (Lampost.co) – V BTS tegur fans di bandara lewat siaran langsung di Weverse. Ia menekankan pentingnya ketertiban dan keselamatan di ruang publik. Idol bernama asli Kim Taehyung itu berbicara lugas. Ia mengaku sengaja tidak lagi berpose saat tiba di bandara.
Poin Penting
- V BTS tegur fans di bandara lewat siaran Weverse
- Ia minta fans jaga ketertiban karena bandara adalah ruang publik
- V tidak lagi berpose demi menghindari kerumunan tidak tertib
- Netizen mendukung pernyataan V sebagai bentuk kepedulian sosial
Menurut V, bandara bukan tempat untuk menggelar kerumunan fanatik. Ia ingin fans menghormati hak pengguna bandara lain. “Bandara bukan milik kita,” ujar V. Kalimat itu menjadi sorotan media dan fans sejak siaran langsungnya tayang, Rabu, 30 Juli 2025.
Baca juga : Christian Bautista dan Raisa Rilis Rainbow Versi Duet, Kolaborasi Emosional Dua Negara
Taehyung menyayangkan situasi yang membahayakan penggemar. Ia berharap kejadian seperti itu tidak terulang di masa depan. Selain itu, V juga menyinggung inisiatif lama bernama Purple Line. Gerakan itu diciptakan fans pada tahun 2018 silam.
Purple Line bertujuan menciptakan jalur aman untuk BTS di bandara. Fans berdiri rapi sambil membawa pita ungu sebagai tanda.
V sangat menghargai upaya tersebut. Ia menyarankan penggemar untuk menghidupkan kembali semangat Purple Line. “Dengan cara itu, aku bisa pakai jas ke bandara,” kata V. Ia ingin suasana bandara kembali nyaman dan aman bagi semua.
Momen ini juga menjadi penampilan publik pertamanya setelah wajib militer. Ia resmi keluar dari dinas militer pada 10 Juni 2025. Taehyung bertugas di Korps ke-2, Provinsi Gangwon. Ia tergabung dalam satuan elite di bawah Korps Polisi Militer Angkatan Darat.
Pernyataan V mendapat dukungan luas dari netizen. Banyak penggemar merasa tersentuh dan mulai menyuarakan perubahan perilaku. V mengingatkan bahwa cinta sejati butuh tanggung jawab. Etika di ruang publik menunjukkan kedewasaan komunitas penggemar.
Kini, fans BTS diharapkan bisa menjadi teladan di ruang umum. Ketertiban tidak hanya demi idola, tetapi juga demi publik.