Jakarta (Lampost.co)— Kreator konten Willie Salim belakangan ramai menjadi perbincangan publik usai ia mengaku kehilangan daging rendang sebanyak 200 kg yang belum sempat memasaknya saat hendak membuat konten di sebuah wilayah di Palembang.
Usai sempat heboh akibat kejadian yang mengklaim Willie Salim terjadi dengan cepat itu, kreator konten itu pada akhirnya membuat video permintaan maaf kepada masyarakat Palembang.
“Saya mau minta maaf sebesar-besarnya untuk seluruh warga Palembang yang tersakiti gara-gara kejadian daging rendang yang viral. Banyak narasi tidak enak terhadap warga Palembang. Jujur ini bukan salah warga Palembang, tapi sepenuhnya salah saya karena kurang persiapan,” ucap Willie Salim dalam video tersebut, mengutip, Selasa (25/3).
Baca juga: Willie Salim Diboikot Seumur Hidup dari Palembang jika Tak Penuhi Tuntutan Kesultanan
Ini bukan pertama kalinya Willie Salim menimbulkan kehebohan di kalangan publik. Publik ketahui memang sering membuat konten berbagi. Salah satunya yang viral adalah membagikan uang sebanyak Rp 100 juta kepada penjual es teh yang mendapat olok-olokan oleh Gus Miftah.
Biaya Fantastis Bikin Konten
Lantas berapa penghasilan Willie Salim hingga mampu mengeluarkan biaya fantastis untuk berbagai kontennya?
Willie Salim publik ketahui merupakan salah satu kreator konten Indonesia dengan jumlah pengikut yang fantastis sehingga bisa memastikan ia mendapatkan penghasilan besar.
Willie Salim memiliki kanal YouTube dengan 37 juta pengikut, yang pediksinya bisa memberikan Willie Salim penghasilan sekitar Rp 11,7 miliar.
Tak hanya YouTube, Willie Salim juga memiliki akun TikTok dengan 68 juta pengikut dan lebih dari 2.000 video yang terunggah. Penghasilan Willie Salim per video kemudian taksirannya bisa mencapai Rp279,9 juta.
Memiliki jumlah pengikut di media sosial yang sangat banyak, Willie Salim juga kerap menerima tawaran endorsement dari berbagai merek. Hal ini membuat jumlah penghasilan Willie Salim semakin besar.
Willie Salim sendiri pada awalnya terkenal sebagai kreator konten yang kerap menemani ikon Citayam Fashion Week, Bonge.
Ia bahkan menyebut sebagai manajer Bonge, dan menganggap menjadi otak terkenalnya Bonge sebagai ikon Citayam Fashion Week.








