• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 08/01/2026 07:04
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Hukum

Dalih KPK Belum Tentukan Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK menegaskan perlunya bukti kuat, termasuk audit kerugian negara, agar penindakan berjalan objektif.

Muharram Candra LuginabyMuharram Candra Lugina
22/11/25 - 22:59
in Hukum, Nasional
A A
Dalih KPK Belum Tentukan Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo. (Antara)

Jakarta (Lampost.co) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji masih berjalan. Walau begitu, lembaga antirasuah belum menetapkan tersangka.

Poin Penting:

  • KPK belum menetapkan tersangka karena bukti belum lengkap.

  • Jual beli kuota antar-PIHK menjadi salah satu fokus penyidikan.

  • Audit kerugian negara oleh BPK masih berjalan.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan penyidik masih menghimpun berbagai bukti untuk memperkuat konstruksi perkara kasus dugaan korupsi kuota haji. Ia menyebut terus melakukan pengumpulan fakta, petunjuk, dan keterangan demi memastikan proses berjalan akurat dan transparan.

“Penyidikan masih berprogres. Bukti dan petunjuk terus kami kumpulkan,” ujarnya di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Sabtu, 22 November 2025.

Praktik Jual Beli Kuota Jadi Fokus

Selain itu, penyidik menelusuri praktik jual beli kuota haji antarpenyelenggara ibadah haji khusus (PIHK). Banyak travel belum memenuhi syarat sebagai PIHK. Karena itu, dugaannya sejumlah pihak meminjam bendera perusahaan lain untuk memberangkatkan jemaah. “Kami mendalami praktik PIHK dalam jual beli kuota,” kata Budi.

Menunggu Hasil Audit Kerugian Negara

Selain itu, KPK juga menunggu hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Audit itu menentukan besaran kerugian negara akibat dugaan penyimpangan kuota haji tambahan.

Budi menjelaskan, audit dan penyidikan berlangsung paralel. “Proses penyidikan dan perhitungan BPK berjalan bersamaan agar saling melengkapi,” ujarnya.

Pembagian Kuota Tambahan Menyimpang

Sumber persoalan berasal dari pembagian 20 ribu kuota haji tambahan. Pemerintah seharusnya mengalokasikan 92 persen bagi jemaah reguler dan delapan persen untuk haji khusus. Namun, sejumlah pihak malah membaginya rata masing-masing 50 persen. Kondisi itu memicu ketidaksesuaian aturan dan membuka ruang penyimpangan.

Pemeriksaan Pejabat Kemenag

Untuk memperkuat konstruksi bukti, KPK telah memeriksa sejumlah pejabat di Kementerian Agama. Lembaga itu juga meminta keterangan pengelola travel umrah. Salah satunya penceramah Ustaz Khalid Basalamah.

Yaqut Cholil Qoumas Dua Kali Diperiksa

Selain itu, penyidik turut memanggil mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Pemeriksaan berlangsung dua kali, yakni pada 7 Agustus dan 1 September 2025. Pemeriksaan untuk menguji konsistensi data terkait alur pembagian kuota tambahan.

 

Tags: haji khusushaji regulerjual beli kuota hajikorupsi kuota hajiKPKkuota haji KemenagPIHK
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Hasnaeni Ajukan PK Kedua Kasus Korupsi Waskita Beton, Bawa Bukti Chat sebagai Novum

Bawa Bukti Chat, Hasnaeni ‘Wanita Emas’ Ajukan PK Kedua Kasus Korupsi Waskita Beton

byNur
07/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--– Terpidana kasus korupsi dana PT Waskita Beton Precast Tbk, Hasnaeni Moein alias Wanita Emas, kembali menempuh upaya hukum...

Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung memeriksa Anggota DPR RI, Zulkifli Anwar sekaligus ayah dari mantan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Rabu, 7 Januari 2026. Foto: Lampost.co / Asrul Septian Malik

Zulkifli Anwar Diperiksa Kejati Lampung

byTriyadi Isworoand1 others
07/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung memeriksa Anggota DPR RI, Zulkifli Anwar, Rabu,...

Radikalisme

27 Grup Media Sosial Sasar Anak dengan Ideologi Ekstrem

byDelima Napitupulu
07/01/2026

Jakarta (lampost.co)--Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mempublikasikan temuan terkait puluhan grup percakapan daring yang diduga aktif menyebarkan paham ekstrem...

Berita Terbaru

Langit mendung menyelimuti Masjid Raya Al Bakrie Bandar Lampung dan sekitarnya. BMKG menyampaikan prakiraan cuaca Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)
Cuaca

Kamis, 8 Januari 2026, Lampung Berawan Berpotensi Hujan

byTriyadi Isworo
08/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Kamis, 8 Januari 2026, cuaca Provinsi...

Read moreDetails
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini waspada dampak hujan Kabupaten Mesuji. Dok BMKG

Waspada Dampak Hujan di Wilayah Kabupaten Mesuji

08/01/2026
Xiaomi, kembali menunjukkan keseriusannya di industri kendaraan listrik dengan menghadirkan Xiaomi SU7 versi terbaru untuk pasar domestik.

Xiaomi Luncurkan Kendaraan Listrik, Jarak Tempuh Tembus 900 Km

07/01/2026
Target PAD 2026 Diminta Realistis, DPRD Soroti Validitas Data Kendaraan

Target PAD 2026 Diminta Realistis, DPRD Soroti Validitas Data Kendaraan

07/01/2026
Dinkes Bandar Lampung Gelar Penyelidikan Epidemiologi di Tiap Temuan Kasus DBD

Dinkes Bandar Lampung Gelar Penyelidikan Epidemiologi di Tiap Temuan Kasus DBD

07/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.