• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 08/01/2026 05:37
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Hukum

TII Kritik KPK Lamban Usut Kasus Korupsi Besar

KPK kini dituntut membuktikan komitmennya dalam memberantas korupsi besar secara transparan dan berkeadilan.

Muharram Candra LuginabyMuharram Candra Lugina
30/10/25 - 22:46
in Hukum, Nasional
A A
TII Kritik KPK Lamban Usut Kasus Korupsi Besar

Ilustrasi korupsi. (Dok. Lampost.co)

Jakarta (Lampost.co) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak membiarkan penanganan sejumlah kasus korupsi besar berjalan di tempat. Transparency International Indonesia (TII) menilai lembaga antirasuah perlu meningkatkan transparansi dan mempercepat proses hukum agar publik tidak kehilangan kepercayaan.

Poin Penting:

  • KPK jangan memebiarkan kasus korupsi besar jalan di tempat.

  • Publik menilai KPK kurang transparan dan jarang memberi pembaruan perkembangan kasus.

  • KPK harus jaga integritas serta independensi dari pengaruh politik.

 

Peneliti TII, Izza Akbarani, menyoroti lambannya progres penyelidikan tiga kasus besar yang menjadi perhatian masyarakat. Ketiganya, yakni dugaan korupsi proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh), kuota haji, dan penggunaan jet pribadi oleh ketua KPU. Menurutnya, hingga kini belum ada perkembangan berarti dari tiga perkara tersebut.

“Dugaan korupsi proyek Kereta Cepat Whoosh, kuota haji, dan penggunaan jet pribadi oleh KPU bisa masuk kategori kasus besar yang masih jalan di tempat,” ujar Izza, Kamis, 30 Oktober 2025.

Baca juga:

Kasus Besar dengan Dampak Luas

Izza menjelaskan kasus-kasus itu besar karena menyangkut kepentingan publik yang luas dan melibatkan institusi strategis negara. Selain itu, masyarakat merasakan langsung dampaknya, baik dari sisi ekonomi, pelayanan publik, maupun kepercayaan terhadap penyelenggara negara.

“Kasus seperti Kereta Cepat Whoosh bukan sekadar proyek infrastruktur, tapi menyangkut keuangan negara dalam jumlah sangat besar,” ujarnya.

Menurut TII, proyek kereta cepat Whoosh menelan anggaran triliunan rupiah dan banyak mendapat kritik karena pembengkakan biaya. Sedangkan dugaan penyimpangan dalam kuota haji menyentuh aspek keadilan sosial serta moralitas pejabat publik. Adapun penggunaan jet pribadi oleh ketua KPU berpotensi menurunkan integritas lembaga penyelenggara pemilu.

Publik Uji Keterbukaan KPK

Izza juga menilai salah satu persoalan utama dalam penanganan kasus besar ini adalah minimnya keterbukaan informasi dari KPK. Lembaga antikorupsi tersebut jarang menyampaikan pembaruan kasus kepada publik secara jelas dan berkala.

“Minimnya komunikasi publik membuat kesan kasus ini stagnan dan tidak menjadi prioritas,” katanya.

Ia menekankan transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci agar publik tetap percaya pada KPK. Karena itu, lembaga tersebut perlu aktif memberikan laporan perkembangan kasus kepada masyarakat.

Selain itu, TII menilai KPK perlu menjaga integritas dan konsistensi dalam menangani kasus sensitif secara politik. Hal itu penting agar lembaga antirasuah tetap berdiri independen di tengah tekanan politik dan kepentingan kekuasaan.

“Publik ingin melihat KPK bekerja profesional, bukan berhenti karena faktor eksternal,” ujar Izza.

Dorongan Pengawasan Publik

Di sisi lain, Transparency International Indonesia juga menegaskan harus terus memperkuat pengawasan publik terhadap kerja KPK. Tanpa tekanan dan perhatian masyarakat, lembaga tersebut dikhawatirkan kehilangan daya dorong dalam memberantas korupsi besar.

“TII berharap masyarakat terus mengawal dan mempertanyakan progres kasus-kasus besar yang berpotensi merugikan keuangan negara,” katanya.

Menurutnya, penegakan hukum yang terbuka akan menciptakan efek jera dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap KPK. Sebaliknya, penanganan kasus terus berjalan lambat, maka publik bisa menilai lembaga itu sudah kehilangan taringnya.

Tags: Izza Akbaranijet pribadi KPUkepercayaan publikKereta Cepat Whooshkorupsi besarKPKkuota hajipemberantasan korupsiTIItransparansi KPK.Transparency International Indonesia
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Hasnaeni Ajukan PK Kedua Kasus Korupsi Waskita Beton, Bawa Bukti Chat sebagai Novum

Bawa Bukti Chat, Hasnaeni ‘Wanita Emas’ Ajukan PK Kedua Kasus Korupsi Waskita Beton

byNur
07/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--– Terpidana kasus korupsi dana PT Waskita Beton Precast Tbk, Hasnaeni Moein alias Wanita Emas, kembali menempuh upaya hukum...

Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung memeriksa Anggota DPR RI, Zulkifli Anwar sekaligus ayah dari mantan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Rabu, 7 Januari 2026. Foto: Lampost.co / Asrul Septian Malik

Zulkifli Anwar Diperiksa Kejati Lampung

byTriyadi Isworoand1 others
07/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung memeriksa Anggota DPR RI, Zulkifli Anwar, Rabu,...

Radikalisme

27 Grup Media Sosial Sasar Anak dengan Ideologi Ekstrem

byDelima Napitupulu
07/01/2026

Jakarta (lampost.co)--Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mempublikasikan temuan terkait puluhan grup percakapan daring yang diduga aktif menyebarkan paham ekstrem...

Berita Terbaru

Xiaomi, kembali menunjukkan keseriusannya di industri kendaraan listrik dengan menghadirkan Xiaomi SU7 versi terbaru untuk pasar domestik.
Bandar Lampung

Xiaomi Luncurkan Kendaraan Listrik, Jarak Tempuh Tembus 900 Km

byNur
07/01/2026

Bandar Lampung (Lampopst.co)-- Produsen teknologi asal China, Xiaomi, kembali menunjukkan keseriusannya di industri kendaraan listrik dengan menghadirkan Xiaomi SU7 versi...

Read moreDetails
Target PAD 2026 Diminta Realistis, DPRD Soroti Validitas Data Kendaraan

Target PAD 2026 Diminta Realistis, DPRD Soroti Validitas Data Kendaraan

07/01/2026
Dinkes Bandar Lampung Gelar Penyelidikan Epidemiologi di Tiap Temuan Kasus DBD

Dinkes Bandar Lampung Gelar Penyelidikan Epidemiologi di Tiap Temuan Kasus DBD

07/01/2026
PSN Jadi Kunci Sukses Bandar Lampung Tekan Angka DBD di 2025

PSN Jadi Kunci Sukses Bandar Lampung Tekan Angka DBD di 2025

07/01/2026
Waspadai Barang Bekas Bisa Jadi Sarang Nyamuk di Musim Hujan

Waspadai Barang Bekas Bisa Jadi Sarang Nyamuk di Musim Hujan

07/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.