Bandar Lampung (Lampost.co) – Gerakan Ayo Kuliah (GAK) menggelar evaluasi kegiatan edukasi dan motivasi lanjut kuliah. Sebelumnya telah terlaksanakan pada Senin, 20 Oktober 2025 di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan. Peserta kegiatan adalah 75 siswa Sekolah Rakyat mengikuti kegiatan tersebut.
Sementara itu, evaluasi kegiatan tersebut bertujuan menyusun program lanjutan pembinaan siswa SRMA 32 Lamsel selama 3 tahun kedepan. Sehingga siswa memiliki gambaran dan perencanaan kuliah yang lebih matang.
Pendiri GAK, Slamet Riyadi menyampaikan terima kasih atas respon positif Kepala Sekolah (Kepsek) terhadap giat perdana pembinaan siswa Sekolah Rakyat. “Kami sangat serius mengingat 75 siswa tersebut adalah anak dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang kami dampingi,” katanya, dalam siarannya, Selasa, 4 November 2025.
“Alhamdulillah sambutan siswa sangat antusias. Mereka mendengarkan paparan dan testimoni mahasiswa PKH dengan serius. Bahkan beberapa wali asuh dan guru juga turut membersamai kegiatan tersebut,” kata Slamet yang juga Koordinator Wilayah (Korwil) PKH Provinsi Lampung ini.
Masuk Kedokteran
Kemudian kegiatan menjadi semakin hikmat, saat M. Yulian Al Firdaus anak KPM PKH asal Kecamatan Pekalongan – Kabupaten Lampung Timur menyampaikan testimoni perjuangannya. Ia menceritakan perjuangannya sampai masuk Program Studi (prodi) Pendidikan Kedokteran Universitas Lampung tahun 2025.
Selanjutnya ia menceritakan, awalnya ia tidak percaya diri bisa kuliah prodi kedokteran. Namun berkat kerja keras dan doa orang tua akhirnya ia masuk melalui jalur SNBT tahun 2025.
“Awalnya saya kurang optimis, saya berasal dari keluarga pra-sejahtera penerima PKH. Dan hari – hari orang tua hanya sebagai penjual cilok keliling. Berkat kegigihan dan takdir Allah SWT saya masuk kedokteran. Dan atas bimbingan GAK kini saya juga mendapatkan beasiswa KIP Kuliah. Sehingga saya tenang menjalani kuliah,” ceritanya.
“Jadi kita tidak boleh pesimis. Adik – adik ini senasib dengan saya sebagai anak PKH. Jangan sia – siakan kesempatan ini. Sekolah Rakyat adalah gagasan Presiden Prabowo Subianto yang peduli dengan masa depan anak – anak PKH. Saya siap menjadi mentor bagi anak PKH yang ingin masuk prodi Kedokteran Unila,” kata Yulian.
Sementara itu, Kepsek SRMA 32 Lampung Selatan, Asis Prasetyo mengucapkan terima kasih atas giat motivasi GAK ke sekolah. Ia berharap semoga siswa termotivasi, tergambar dan mempersiapkan kuliah lebih awal. Mengingat sebagian besar bercita – cita menjadi Dokter, Guru, TNI, Polri bahkan peneliti,
“Terima kasih, semoga pembinaan GAK terus berkelanjutan. Kami sangat terbantu dengan orang atau komunitas yang peduli dengan dunia pendidikan, khususnya bagi siswa pra-sejahtera,” kata Asis.
Program inovasi GAK yang terinisiasi oleh SDM PKH Lampung merupakan satu-satunya program inovasi yang telah tersusun sistematis. Program ini yang menyasar anak PKH kelas XII lanjut kuliah.
Tercatat sebanyak 969 siswa PKH telah berhasil lanjut kuliah sejak program ini terlaunching 27 Juni 2017 sampai dengan saat ini. Untuk tahun ini sebanyak 227 anak PKH Lampung berhasil lanjut kuliah, hampir 100% mendapatkan KIP Kuliah. Hal ini selaras dengan upaya Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Apalagi dalam rangka meningkatkan kualitas SDM, menuju Lampung Maju dan Indonesia Emas 2045.








