• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 15/03/2026 00:24
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Humaniora

Waspada, Begini Potensi Penyebaran HMPV di Indonesia

EffranbyEffran
13/01/25 - 09:16
in Humaniora, Kesehatan
A A
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperluas cakupan imunisasi human papillomavirus (HPV) untuk mencegah penyakit kanker leher rahim di tanah air. Ilustrasi

Ilustrasi (Dok Google)

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Erlina Burhan, memastikan human metapneumovirus (HMPV) di Indonesia tidak berpotensi menjadi pandemi seperti Covid-19. Namun, ia mengingatkan potensi peningkatan kasus (outbreak) dapat terjadi jika masyarakat tidak waspada.

“Kalau potensi pandemi saya rasa tidak, tetapi kalau potensi outbreak ada jika kita tidak aware atau waspada,” kata Erlina.

Menurut dia outbreak dapat terjadi di wilayah urban dengan kepadatan populasi tinggi dan mobilitas penduduk yang intens. Misalnya, masyarakat yang sering bepergian ke negara-negara seperti Singapura, Hong Kong, Tiongkok, Eropa, atau Amerika.

Hal itu berpotensi membawa virus dari luar negeri dan menyebarkannya ke dalam negeri. “Jika populasi padat dan tidak memperhatikan ventilasi, bisa terjadi outbreak atau peningkatan kasus. Tetapi, kalau pandemi sih tidak,” ujarnya.

Karakteristik HMPV

Dia menambahkan sebagian besar kasus influenza dan HMPV bersifat ringan hingga sedang. Termasuk dalam kategori self-limiting disease atau penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya.

Namun, ia memperingatkan kelompok rentan, seperti anak-anak di bawah 14 tahun, lansia, penderita asma, dan penyakit komorbid harus lebih waspada.

“Pada kelompok tertentu kasusnya bisa lebih berat. Jadi, kewaspadaan tetap perlu. Anak-anak, lansia, dan orang dengan imunitas rendah sebaiknya selalu memakai masker, terutama saat berada di tempat ramai,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, HMPV mulai terdeteksi di Indonesia setelah sebelumnya memicu lonjakan kasus signifikan di wilayah China bagian utara.

Virus itu menyerang berbagai kelompok usia, terutama anak-anak, dan menyebar dengan cepat. Untuk itu, Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, meminta masyarakat untuk tetap tenang.

“Virus HMPV bukan hal baru karena sudah ada sejak 2001. Berbeda dengan Covid-19, HMPV hanya menyebabkan infeksi ringan dan tidak memicu inflamasi berlebihan seperti pada Covid-19,” kata Dante.

Menurut Dante, Human Metapneumovirus memiliki gejala yang mirip dengan pilek biasa, seperti demam ringan, batuk, pilek, dan sesak napas (pada kasus tertentu). Virus itu memiliki angka kematian yang sangat rendah dan tidak berbahaya jika mendapatkan penanganan dengan cepat.

Namun, virus HMPV dapat berkembang serius apabila menyerang kelompok rentan, seperti penderita pneumonia, lansia dengan kondisi kesehatan yang lemah, dan anak-anak dengan sistem imun yang belum optimal.

“Meski HMPV ini ringan, pada kelompok rentan seperti lansia dan penderita pneumonia, infeksi dapat berkembang di paru-paru dan menjadi serius jika terlambat tertangani,” kata dia.

Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap menjaga kesehatan dengan menjalani pola hidup sehat. Masyarakat perlu melakukan langkah pencegahan mulai dari cuci tangan secara rutin dengan sabun untuk mengurangi risiko penularan.

Lalu gunakan masker jika merasa tidak enak badan atau berada di tempat ramai dan jaga pola makan sehat dan istirahat yang cukup untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Kemudian segera berkonsultasi dengan tenaga medis jika muncul gejala yang mencurigakan.

“Prosedur kesehatan sederhana seperti mencuci tangan berkala dan menggunakan masker di tempat ramai sangat efektif. Masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan asalkan menjalankan pola hidup sehat,” ujarnya.

Apa Itu Human Metapneumovirus (HMPV)?

HMPV adalah virus yang menyerang sistem pernapasan dan umumnya menyebabkan gejala ringan hingga sedang, seperti pilek, batuk, dan demam. Virus ini biasanya lebih berisiko pada kelompok rentan dan memiliki pola penyebaran yang mirip dengan influenza.

HMPV adalah virus yang pertama kali ditemukan pada 2001. Virus itu termasuk dalam kelompok Paramyxoviridae yang menyerang saluran pernapasan. Virus itu biasanya menyebabkan infeksi ringan. Namun, pada kasus tertentu dapat memicu komplikasi serius, terutama pasien dengan kondisi kesehatan yang lemah.

Pemerintah dan masyarakat diminta untuk tetap waspada, meskipun virus ini tidak menunjukkan potensi menjadi pandemi. Upaya bersama diharapkan dapat mencegah terjadinya peningkatan kasus yang signifikan.

Langkah Pencegahan HMPV

Dia mengimbau masyarakat untuk mengambil langkah pencegahan melalui berbagai upaya:

1. Individu:

Terapkan kembali PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat).

Hindari kontak dengan orang yang bergejala.

Gunakan masker jika memiliki gejala atau berada di kerumunan.

Bersihkan benda-benda yang mungkin terkontaminasi virus.

2. Komunitas dan Pemerintah:

Meningkatkan surveilans atau pemantauan kasus di masyarakat.

Menyediakan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan penularan.

Tags: HMPVHuman MetapneumovirusPencegahan HMPVVirus RespirasiWabah di Indonesia
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

showcase I Sabtu (14MAR)

Dinas Sosial Lampung Ajak Masyarakat Doakan Korban Kebakaran Terra Drone

byIsnovan Djamaludinand1 others
14/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)–Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Sosial menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan perlindungan sosial bagi warganya. Jumat (13/3/2026), pemerintah...

Showcase II Sabtu(14MAR)

Ahli Waris Korban Kebakaran Terra Drone Bersyukur Terima Santunan dari Pemprov

byIsnovan Djamaludinand1 others
14/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menunjukkan kepedulian nyata dengan menyalurkan santunan kepada keluarga korban musibah kebakaran gedung Terra Drone...

Pemprov Lampung Beri Santunan Rp10 Juta untuk Korban Kebakaran Terra Drone

Pemprov Lampung Beri Santunan Rp10 Juta untuk Korban Kebakaran Terra Drone

byIsnovan Djamaludinand1 others
14/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menunjukkan kepedulian nyata dengan menyalurkan bantuan santunan kepada empat keluarga korban kebakaran Terra Drone....

Berita Terbaru

Warga Lampung Tengah Antusias Ikuti Sosialisasi Kerja SGC, Penghasilan Hingga Rp3,6 Juta
Ekonomi dan Bisnis

SGC Tawarkan Peluang Kerja Tebang Ikat Harian, Warga Bandar Mataram Langsung Antusias

bySri Agustina
14/03/2026

Gunungsugih (Lampost.co)--Sugar Group Companies (SGC) membuka peluang kerja bagi masyarakat melalui program tebang ikat harian. Sosialisasi program tersebut mendapat sambutan...

Read moreDetails
SPM Pelabuhan Bakauheni

BPTD Lampung Uji Kelayakan Pelabuhan Bakauheni Jelang Mudik Lebaran 2026

14/03/2026
Pengawalan Pemudik Bakauheni

Polda Lampung Siapkan Pengawalan Estafet Pemudik Motor dari Bakauheni

14/03/2026
Posko Mudik Lampung 2026

BPJN Lampung Siagakan 12 Posko Lebaran 2026 di Sepanjang Jalan Nasional

14/03/2026
Penyerang Villarreal, Nicolas Pepe (19)

Gol Dramatis Nicolas Pepe Selamatkan Villarreal

14/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.