Disdikbud Lampung Pastikan Perketat Pengawasan Makanan di Sekolah

Thomas meminta adanya pengawasan lebih ketat terhadap penyedia makanan dari SPPG.

Editor Ricky Marly, Penulis Atika
Jumat, 01 Mei 2026 21.43 WIB
Disdikbud Lampung Pastikan Perketat Pengawasan Makanan di Sekolah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico. (dok.)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Dugaan keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa SMAN 6 Bandar Lampung beberapa hari lalu menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Lampung.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menegaskan kejadian serupa tidak boleh terulang di lingkungan sekolah.

Thomas meminta adanya pengawasan lebih ketat terhadap penyedia makanan dari SPPG. Upaya ini agar setiap menu yang didistribusikan benar-benar higienis, sehat, dan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Ke depan kita berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi, baik di Bandar Lampung maupun di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung, mulai dari jenjang SMA, SMK hingga SD dan SMP,” ujarnya.

Baca Juga:

Orang Tua Resah, Program MBG Dinilai Rawan Keracunan

Mendapat Teguran

Peristiwa ini sendiri kita ketahui terjadi pada Rabu, 23 April 2026. Namun, gejala seperti mual dan muntah baru dirasakan oleh sejumlah siswa pada Jumat, 24 April 2026, berdasarkan informasi yang dihimpun.

Sebagai langkah awal evaluasi, pihak penyedia makanan telah mendapat teguran. Langkah ini diambil untuk memastikan adanya perbaikan dalam proses pengolahan dan distribusi makanan ke sekolah.

Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, kondisi para siswa sudah berangsur membaik. Tidak ada korban yang harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Alhamdulillah kondisi anak-anak sudah membaik dan tidak sampai dirawat di rumah sakit. Namun evaluasi tetap harus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang,” tambah Thomas.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan distribusi makanan di sekolah.

Langkah ini guna menjamin keamanan serta kesehatan peserta didik di seluruh wilayah Lampung.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI