• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 08/01/2026 10:00
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Humaniora

Pemerintah Didorong Segera Membuat Regulasi Jajanan Anak

NurbyNur
23/10/24 - 20:19
in Humaniora, Nasional
A A
Kotak jajanan yang diduga jadi penyebab 12 siswa SDN 1 Durian Payung keracunan

Kotak jajanan yang diduga jadi penyebab 12 siswa SDN 1 Durian Payung keracunan / Umar Robbani

Jakarta (Lampost.co)— Koalisi Perlindungan Kesehatan Masyarakat (Kopmas) mendorong pemerintah untuk segera membuat regulasi yang mengatur jajanan anak-anak. Hal ini menyusul kasus keracunan yang kerap terjadi akibat jajanan yang tidak memenuhi standar kesehatan.

Salah satu insiden yang baru-baru ini ramai di beritakan adalah keracunan siswa di Bandar Lampung, dan Sukabumi, Jawa Barat, setelah mengonsumsi produk jajanan mirip sosis, dan jananan asal Tiongkok. Gejala yang anak-anak alami tersebut meliputi pusing, mual, dan muntah.

Ketua Kopmas Bidang Advokasi, Yuli Supriati, menekankan pentingnya langkah strategis yang segera mengambil langkah untuk mengatasi masalah ini, terutama setelah adanya korban.

Baca Juga: 12 Siswa SDN 1 Durian Payung Keracunan Jajanan Kantin

Ia mengungkapkan kekecewaannya bahwa meskipun kasus keracunan berulang kali terjadi di berbagai kota, belum mengambil tindakan yang serius.

Yuli juga menyoroti masalah makanan yang tidak sehat, khususnya yang dikonsumsi oleh anak-anak. Ia mencontohkan kasus seorang anak berusia 8 bulan di Rangkasbitung yang harus di operasi karena ususnya rusak akibat makanan yang ia konsumsinya.

Menurut Yuli, banyak orang tua tidak teredukasi dengan baik mengenai makanan yang aman untuk anak, sering kali menganggap makanan yang halal dan tersedia di pasar aman. “Padahal bisa mengandung bahan berbahaya seperti pengawet, perasa, dan pewarna,” ucapnya.

Yuli menyarankan agar Indonesia mencontoh regulasi di Singapura, seperti sistem Nutri-grade yang mengelompokkan minuman kemasan berdasarkan kandungan gula dan lemak jenuh.

Selain itu, Singapura juga secara aktif menarik produk makanan dan minuman impor yang ilegal atau mengandung bahan kimia berbahaya. Untuk melindungi masyarakatnya dari risiko keracunan.

Keracunan Jajanan

Sebelumnya, sebanyak 12 peserta didik di SDN 1 Durian Payung mengalami keracunan usai mengkonsumsi jajanan kemasan di kantin sekolah. Mereka mengaku merasakan sakit perut dan mual usai membeli jajanan mirip sosis.

Kepala SDN 1 Durian Payung, Sulastri, mengungkapkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Para korban terdiri dari siswa kelas 5 dan kelas 6 yang sedang jam istirahat.
Menurutnya, peserta didik itu mengaku mual, sakit perut, serta muntah usai jajan di kantin sekolah. Kemudian para siswa yang mengalami keracunan itu dibawa ke RS A Dadi Cokrodipo.
“Ada 12 siswa kelas 5 dan kelas 6, mereka beli makanan di kantin dan minum es teh,” ungkapnya, Selasa, 22 Oktober 2024.
Tags: headlinejajanan anak-anakkantin sekolahPerlindungan Kesehatanproduk jajanan
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Dinkes Bandar Lampung Gelar Penyelidikan Epidemiologi di Tiap Temuan Kasus DBD

Dinkes Bandar Lampung Gelar Penyelidikan Epidemiologi di Tiap Temuan Kasus DBD

byWandi Barboyand1 others
07/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Dinas Kesehatan Bandar Lampung menggelar penyelidikan epidemiologi sebagai langkah utama dalam pengendalian demam berdarah dengue (DBD) sepanjang...

PSN Jadi Kunci Sukses Bandar Lampung Tekan Angka DBD di 2025

PSN Jadi Kunci Sukses Bandar Lampung Tekan Angka DBD di 2025

byWandi Barboyand1 others
07/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung Muhtadi A. Temenggung menyampaikan perkembangan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota...

Waspadai Barang Bekas Bisa Jadi Sarang Nyamuk di Musim Hujan

Waspadai Barang Bekas Bisa Jadi Sarang Nyamuk di Musim Hujan

byWandi Barboyand1 others
07/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Memasuki musim hujan, Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung Muhtadi Arsyad Temanggung mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangbiakan...

Berita Terbaru

Zinedine Zidane
Bola

Zidane Pasang Dua Syarat Berat Jika Mau Latih Manchester United Usai Amorim Dipecat

byEffran
08/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Manchester United kembali memasuki fase transisi setelah memecat Ruben Amorim. Manajemen MU kini berburu sosok pelatih...

Read moreDetails
Menkeu Purbaya

Likuiditas Rp200 Triliun Tak Menggigit, Purbaya Salahkan BI dan Bank

08/01/2026
08OLAHRAGA-FB-20DES

Media Dunia Soroti Penunjukan John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia

08/01/2026
Investasi emas. Dok/PT Antam

Harga Emas 2026 Bisa Tembus Rp2,9 Juta per Gram, Begini Analisisnya

08/01/2026
Darren Fletcher

Ini yang Pertama Dikerjakan Darren Fletcher Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Sementara MU

08/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.