• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 31/08/2025 23:20
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Humaniora

Gen Z Banyak Dipecat, Ini Penyebab dan Saran Penting bagi Anak Muda dan Perusahaan

75% perusahaan menganggap kinerja fresh graduate Gen Z kurang memuaskan. Survei itu melibatkan 966 pemimpin bisnis yang menyoroti berbagai kelemahan

EffranbyEffran
14/01/25 - 15:34
in Humaniora
A A
Sejumlah pencari kerja antre melamar pekerjaan saat pameran bursa kerja di Pandeglang, Banten. Hasil survei terbaru menunjukkan enam dari sepuluh perusahaan memutuskan hubungan kerja dengan fresh graduate Generasi Z (Gen Z) pada 2024. ANTARA FOTO / M. BAGUS KHOIRUNNAS

Sejumlah pencari kerja antre melamar pekerjaan saat pameran bursa kerja di Pandeglang, Banten. Hasil survei terbaru menunjukkan enam dari sepuluh perusahaan memutuskan hubungan kerja dengan fresh graduate Generasi Z (Gen Z) pada 2024. ANTARA FOTO / M. BAGUS KHOIRUNNAS

Jakarta (Lampost.co) — Hasil survei terbaru menunjukkan enam dari sepuluh perusahaan memutuskan hubungan kerja dengan fresh graduate Generasi Z (Gen Z) alias dipecat pada 2024. Temuan itu mengungkap tantangan besar yang Gen Z hadapi dalam memasuki dunia kerja.

Kinerja Gen Z

Menurut survei Intelligent melalui jajak pendapat daring di Pollfish pada September 2024, terdapat 75% perusahaan menganggap kinerja fresh graduate Gen Z kurang memuaskan. Survei itu melibatkan 966 pemimpin bisnis yang menyoroti berbagai kelemahan, seperti:

  • Kurangnya motivasi dan inisiatif (50%),
  • Keterampilan komunikasi buruk (39%),
  • Kurang profesional (46%),
  • Sulit menerima masukan (38%),
  • Tidak mampu memecahkan masalah (34%).

Selain itu, 90% manajer rekrutmen menilai Gen Z membutuhkan pelatihan etiket untuk menyesuaikan diri dengan dunia kerja.

Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Amich Alhumami, menegaskan kelemahan soft skill adalah salah satu penyebab utama banyaknya Gen Z yang akhirnya harus dipecat.

“Soft skill menjadi kunci sukses masuk pasar kerja. Belajar di organisasi, komunitas, atau kegiatan kerelawanan penting untuk mengasah kemampuan ini,” kata Amich.

Dia juga menyarankan perguruan tinggi untuk meningkatkan pelatihan soft skill agar mahasiswa lebih siap menghadapi dunia kerja.

Peran Perusahaan

Mengutip dari laman Harvard Business Publishing Corporate Learning, perusahaan memiliki tanggung jawab besar dalam membantu Gen Z beradaptasi. Beberapa langkah yang dapat perusahaan lakukan meliputi:

  1. Memberikan pelatihan soft skill dan hard skill yang relevan.
  2. Membantu Gen Z menemukan kepuasan dan kebahagiaan dalam bekerja.
  3. Menanyakan cara terbaik untuk mendukung karier mereka.
  4. Menjadi mentor dan tempat diskusi bagi karyawan muda.
  5. Menghubungkan Gen Z dengan rekan kerja berpengalaman.
  6. Memetakan konsep sukses menurut Gen Z untuk mendukung pencapaian karier.
  7. Memberikan kendali dalam pengelolaan tugas dan pengembangan diri.

Perusahaan juga dapat membantu Gen Z menghadapi tantangan dunia kerja pascapandemi dengan pendekatan itu, seperti bekerja jarak jauh yang menghambat proses orientasi sosial dan kolaborasi di tempat kerja.

Saran dalam Membangun Karier

Gen Z sebagai generasi muda juga harus bertanggung jawab atas perjalanan kariernya. Langkah-langkah yang dapat mereka ambil meliputi:

  • Mengasah soft skill melalui organisasi, komunitas, atau pengalaman kerja nyata.
  • Belajar menerima masukan dan meningkatkan keterampilan komunikasi.
  • Menjaga profesionalisme dan menunjukkan inisiatif di tempat kerja.
  • Mengelola tugas secara mandiri dan bertanggung jawab atas setiap kesalahan untuk belajar dari pengalaman.

Masa Depan Gen Z di Dunia Kerja

Gen Z tentunya memiliki peluang besar untuk sukses meski menghadapi tantangan di dunia kerja. Namun, syaratnya harus mampu beradaptasi dan mengembangkan kemampuan.

Kerja sama antara perusahaan dan karyawan muda di dunia kerja juga dapat menjadi tempat yang lebih inklusif dan mendukung bagi generasi baru.

Tags: Fresh graduate Gen ZGen Z dipecatGen z kerjaKarier awal Gen Zkelebihan gen zKelemahan gen zkinerja gen zSoft skill Gen ZTantangan dunia kerja 2025
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Enam organisasi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (FISIP UNILA) menggelar nonton bareng (nobar) dan diskusi film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak karya Mouly Surya. Dok

Hidupkan Ruang Dialektika FISIP Unila Lewat Nobar dan Diskusi

byTriyadi Isworoand1 others
31/08/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Enam organisasi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (FISIP UNILA) menggelar nonton bareng...

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menyampaikan keterangan pers hasil Rapat Pleno PBNU 2024(ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

PBNU Instruksikan Pengurus dan Warga Jaga Persatuan Bangsa dan Stabilitas Nasional

byTriyadi Isworoand1 others
31/08/2025

Jakarta (Lampost.co) – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan instruksi resmi kepada seluruh jajaran pengurus dan warga Nahdlatul Ulama. Ini...

acara Harmorni Rupa dan Warna di Kantor Dewan Kesenian Lampung, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Pelestarian Seni dan Budaya Jadi Pilar Pembangunan Manusia

byDelima Napitupulu
31/08/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) —Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam menjaga serta mengembangkan seni dan budaya daerah. Hal itu disampaikan Staf...

Load More
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.