Bandar Lampung (Lampost.co) — Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lampung secara resmi memberangkatkan 20 personel Banser untuk membantu korban bencana di Sumatra Barat. Pelepasan sukarelawan berlangsung di Kantor Pimpinan Wilayah GP Ansor Lampung, Sabtu, 6 Desember 2025.
Poin Penting:
-
Banser Lampung mengirim 20 personel ke Sumatra Barat.
-
Tiga lokasi prioritas nasional: Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
-
Fokus pada evakuasi, medis, dan distribusi logistik.
Selanjutnya, para personel Banser Lampung akan bergabung dalam misi kemanusiaan nasional. Misi tersebut berada di bawah koordinasi Pimpinan Pusat GP Ansor.
Pengiriman ini menandai komitmen Banser Lampung dalam respons cepat bencana nasional. Selain itu, langkah tersebut mempertegas peran Banser sebagai garda terdepan kemanusiaan.
Baca juga: Polresta Bandar Lampung Kirim Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Respons Daerah Bergerak Serempak
Ketua PW GP Ansor Lampung, Budi Hadi Yunanto, menegaskan keberangkatan Banser Lampung atas instruksi langsung pimpinan pusat. Seluruh struktur Ansor bergerak cepat menindaklanjuti arahan tersebut. “Hari ini kami melepas 20 personel Banser Lampung ke Sumatra Barat. Tim tergabung dalam Bagana Banser tanggap bencana,” kata Budi Hadi.
Dia juga menekankan kerja kemanusiaan menjadi prioritas utama Ansor Lampung. Oleh sebab itu, terus meningkatkan kesiapsiagaan seluruh kader.
Menurutnya, sinergi pusat dan daerah mempercepat efektivitas penanganan bencana. Dengan demikian, bantuan dapat segera sampai kepada warga terdampak.
Sumatra Barat Jadi Titik Prioritas Nasional
Secara nasional, GP Ansor menetapkan tiga wilayah prioritas penanganan bencana, yakni Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Namun, Banser Lampung mendapat mandat khusus mendukung Sumatra Barat dengan pertimbangan kebutuhan lapangan yang mendesak.
Budi Hadi juga menilai beban kerja di Sumatra Barat cukup berat. Karena itu, kehadiran Banser Lampung sangat diperlukan.
Sementara itu, sukarelawan akan bekerja sesuai peta operasi nasional. Mereka juga mengikuti komando Satuan Koordinasi Nasional Bagana.
Siap Terjun Langsung ke Zona Bencana
Tim Banser Lampung terdiri atas anggota berpengalaman dalam penanganan darurat. Selain itu, tim juga mencakup tenaga kesehatan masyarakat.
Mereka membawa perlengkapan standar misi tanggap bencana. Perlengkapan tersebut mencakup alat medis, logistik dasar, dan peralatan evakuasi.
Setibanya di lokasi, sukarelawan langsung menyisir wilayah terdampak. Mereka fokus pada pertolongan pertama dan distribusi bantuan.
Di samping itu, Banser Lampung juga membantu pendistribusian logistik. Mereka berkoordinasi dengan posko pusat dan pemerintah daerah.
Bantuan Dana GP Ansor Pusat
GP Ansor pusat tidak hanya mengirim sukarelawan. Organisasi juga menyalurkan bantuan dana besar ke wilayah bencana.
Budi Hadi menyebut bantuan untuk Aceh mencapai Rp1 miliar. Sementara itu, Sumatera Utara menerima Rp1,5 miliar. Sedangkan untuk Sumatra Barat bantuan Rp1 miliar.
Dana tersebut mendukung operasional sukarelawan dan kebutuhan korban. Dengan demikian, kebutuhan mendesak dapat segera terpenuhi. Akan tetapi, tenaga sukarelawan tetap menjadi kebutuhan utama.
Perkuat Solidaritas Kemanusiaan
Budi Hadi juga berharap misi Banser Lampung berjalan lancar dan juga mendoakan keselamatan seluruh sukarelawan. Selain itu, ia meminta sukarelawan menjaga disiplin dan solidaritas karena misi membawa nama baik organisasi. “Jalankan tugas kemanusiaan dengan penuh tanggung jawab,” katanya.








