• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 26/01/2026 12:41
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Humaniora

Inovasi Kain Tapis Lampung, Jadi Outfit Favorit Anak Muda

Delima NapitupulubyDelima Napitupulu
20/08/25 - 20:08
in Humaniora
A A
Pengrajin tapis, Nana Saptina membangun bisnisnya bernama Um Habib Galeri

Pengrajin tapis, Nana Saptina membangun bisnisnya bernama Um Habib Galeri. (Lampost/Umar Robbani)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Kain tapis Lampung selama ini dikenal sebagai bahan pakaian khas yang identik dengan acara adat dan kegiatan formal. Ciri khasnya terletak pada teknik sulam tradisional yang sarat makna budaya. Namun, popularitasnya di kalangan anak muda cenderung rendah karena dianggap kaku dan kurang praktis untuk dipakai sehari-hari.

Fenomena itu mendorong Nana Saptina untuk menghadirkan terobosan melalui UMKM bernama Um Habib Galeri. Berlokasi di Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, usaha skala rumahan tersebut memiliki visi besar: menjaga identitas budaya sekaligus membuat kain tapis Lampung lebih dekat dengan generasi muda.

Menurut Nana, tapis bukan sekadar kain, melainkan simbol budaya yang melekat pada masyarakat Lampung. Ia menilai sangat disayangkan apabila tapis hanya dipakai di acara formal, karena berisiko tidak lagi dikenal generasi mendatang.

Dari kegelisahan itu, Nana berinovasi mengubah kain tapis Lampung menjadi berbagai produk fungsional dan bernuansa modern. Koleksi yang ditawarkannya meliputi tas, outer, kaus, aksesori, hingga suvenir. Inovasi ini membuat tapis semakin relevan untuk dipakai sehari-hari oleh anak muda.

“Kami ingin tapis bisa digunakan semua kalangan, tidak hanya saat acara adat. Anak muda bisa percaya diri mengenakan produk tapis dalam aktivitas sehari-hari,” ujar Nana saat mengikuti Bazar UMKM PPUMI Lampung di PSR PKOR, Rabu, 20 Agustus 2025.

UMKM yang Memberdayakan Masyarakat

Awal pandemi Covid-19 menjadi titik pertumbuhan pesat *Um Habib Galeri*. Pesanan produk meningkat tajam hingga ratusan unit per hari. Ibu rumah tangga di sekitar tempat tinggal Nana juga ikut diberdayakan dalam proses produksi.

Bahkan, ia sempat bekerja sama dengan pengusaha marketplace untuk memasok berbagai produk olahan tapis seperti totebag, slingbag, dan tas tangan. Momentum itu membuka peluang ekonomi bagi banyak warga sekitar.

“Banyak tetangga dan teman-teman lulusan pelatihan menjahit ikut bergabung. Mereka membantu produksi ketika permintaan sedang tinggi,” kenangnya.

Namun, dalam dua tahun terakhir, permintaan pasar menurun drastis. Pesanan dari marketplace berhenti, sementara penjualan offline tak mampu menutup penurunan tersebut. Kondisi itu memaksa Nana untuk melepas sementara para pekerja yang sebelumnya terlibat dalam produksi.

“Penurunan ini mungkin karena daya beli masyarakat menurun. Mereka lebih mengutamakan kebutuhan pokok,” ungkapnya.

Untuk bertahan, Nana kini mengandalkan penjualan melalui bazar UMKM dan dukungan Dekranasda Lampung. Meski begitu, ia berharap pemerintah bisa lebih aktif mendorong UMKM agar naik kelas.

“Pemerintah dapat membantu dengan cara menggunakan produk UMKM sebagai suvenir resmi dalam berbagai kegiatan. Jangan membeli dari grosir atau online shop luar, karena itu justru melemahkan pelaku UMKM lokal,” harapnya.

Dengan semangat berinovasi, Nana terus berupaya agar kain tapis Lampung tidak hanya dikenal sebagai pakaian adat, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup anak muda. (Umar Robbani)

Tags: TapisUMKMWISATAWAN
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ilustrasi

Kasus Rabies Lamsel Meningkat, Dinkes Gencarkan Vaksinasi VAR-SAR

byDelima Napitupulu
26/01/2026

Kalianda (lampost.co)--Ancaman virus rabies di Kabupaten Lampung Selatan menunjukkan tren meningkat. Dinkes setempat melaporkan sebanyak 493 insiden gigitan Hewan Penular...

Pemkab Lampung Timur Apresiasi Perhatian Presiden Terhadap Konflik Manusia dan Gajah

Pemkab Lampung Timur Apresiasi Perhatian Presiden Terhadap Konflik Manusia dan Gajah

byRicky Marlyand1 others
25/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian serius Presiden terhadap konflik antara manusia...

Vaksinasi

Cegah Penularan Super Flu, Pemprov Sediakan Vaksinasi di Faskes

byDelima Napitupulu
25/01/2026

Jakarta (lampost.co)--Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai memperketat proteksi kesehatan warga guna membendung potensi penyebaran virus dengan istilah Super Flu. Sebagai...

Berita Terbaru

Akar Hotel Lampung mempersembahkan perayaan Imlek spesial bertajuk “Fire Horse Fortune”.
Advertorial

Sambut Imlek 2026, Akar Hotel Lampung Hadirkan Perayaan “Fire Horse Fortune”

byAdi Sunaryo
26/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) - Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2026, Akar Hotel Lampung mempersembahkan perayaan spesial bertajuk “Fire Horse...

Read moreDetails
Ilustrasi

Kasus Rabies Lamsel Meningkat, Dinkes Gencarkan Vaksinasi VAR-SAR

26/01/2026
BATIQA Hotel Lampung berkolaborasi dengan Agroforestri Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menggelar aksi penanaman pohon bertajuk “Satu Kamar Satu Pohon”.

BATIQA Hotel Lampung Berkolaborasi dengan Agroforestri ITERA Gelar Aksi “Satu Kamar Satu Pohon” Peringati Hari Lingkungan Hidup Nasional

26/01/2026
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memborong enam penghargaan Indonesia Green Awards (IGA) 2026.

Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, PTBA Borong Penghargaan Indonesia Green Awards 2026

26/01/2026
Harga emas batangan Antam hari ini, Senin. Dok MI

Harga Emas Antam 26 Januari 2026, Rekor Baru Lewati Rp2,9 Juta

26/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.