Bandar Lampung (Lampost.co) – Pemerintah Provinsi Lampung mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mencegah penyakit kanker di Provinsi Lampung sejak dini.
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela mengatakan data Global Cancer Observatory mencatat adanya lebih dari 400.000 kasus kanker baru di Indonesia.
”Kanker bukan isu kecil. Dengan angka kematian mencapai 240.000 jiwa secara nasional, ini tantangan kesehatan serius. Di Lampung, kasus tumor dan kanker payudara masih mendominasi setiap tahunnya,” ujar Jihan
Oleh sebab itu, Jihan yang juga sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Lampung berkomitmen. YKI menjadi agen perubahan untuk menekan tingginya angka kasus kanker di Lampung melalui penguatan sistem promotif dan preventif.
Beban Rumah Sakit
Kemudian ia menjelaskan, peran YKI akan fokus kepada upaya mengurai beban rumah sakit melalui edukasi masif tingkat masyarakat. “Kita mungkin tidak masuk terlalu dalam ke biaya pengobatan yang sudah tercover BPJS. Tapi YKI akan masuk ke ranah promotif, preventif, serta pelayanan paliatif dan home care. Kami ingin masyarakat sadar bahwa kanker bisa dicegah dengan langkah sederhana,” katanya.
Selanjutnya Jihan menekankan bahwa YKI Lampung akan bertindak sebagai “Rumah Harapan” bagi para penyintas melalui pendampingan psikologis dan sosial. “Banyak penyintas yang berjuang bukan hanya soal biaya, tapi juga soal mental dan mobilitas. Kami hadir untuk memastikan mereka tidak berjuang sendirian,” tegasnya.








