Oreo Berbagi Seru Perkuat Literasi dan Karakter Anak Lewat Metode Belajar Menyenangkan

Program kegiatan hasil kolaborasi Oreo bersama Indonesia Mengajar itu menghadirkan metode pembelajaran menyenangkan berbasis permainan untuk mendukung implementasi kurikulum deep learning di sekolah dasar.

Editor Nur
Sabtu, 23 Mei 2026 11.39 WIB
Oreo Berbagi Seru Perkuat Literasi dan Karakter Anak Lewat Metode Belajar Menyenangkan
Program kegiatan hasil kolaborasi Oreo bersama Indonesia Mengajar itu menghadirkan metode pembelajaran menyenangkan berbasis permainan untuk mendukung implementasi kurikulum deep learning di sekolah dasar.

Panaragan (Lampost.co)—- Pagi itu ada yang berbeda di SDN 24 Tulangbawang Tengah. Gemuruh tepuk tangan, dan riang gembira mewarnai proses pembelajaran kelas 5A.

Para siswa nampak antusias belajar sains tentang sistem pernapasan pada manusia menggunakan metode belajar deep learning. Sebuah proses belajar mengajar menggunakan konsep bermain dan belajar yang menyenangkan.

Program kegiatan hasil kolaborasi Oreo bersama Indonesia Mengajar itu menghadirkan metode pembelajaran menyenangkan berbasis permainan untuk mendukung implementasi kurikulum deep learning di sekolah dasar.

Perwakilan Indonesia Mengajar, Ihlam Fathurrahman, mengatakan konsep pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan tersebut disesuaikan dengan pendekatan deep learning yang saat ini dikembangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

“Pembelajaran kita buat lebih menyenangkan agar lebih mengena kepada anak-anak. Konsepnya bermain sambil belajar, sehingga siswa hadir di sekolah dengan rasa senang,” kata Ilham yang juga di dampingi Timor Pengembara.

Saat proses pembelajaran di kelas, mengawali kegiatan 10 menit pertama dengan sesi ice breaking oleh guru sebelum masuk ke materi pembelajaran sistem pernapasan manusia.

Dalam proses belajar, siswa dibagi ke dalam beberapa regu dan mengikuti berbagai permainan edukatif.

Menurut Ihlam, metode tersebut menekankan tiga aspek utama dalam pembelajaran. Yakni meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning.

Dengan metode pembelajaran ini, anak-anak tujuannya mengajak aktif bereksplorasi melalui permainan yang melibatkan literasi, numerasi, bahasa Inggris, hingga media edukasi dari Oreo.

“Secara emosional, anak usia 1 sampai 12 tahun memang berada pada fase eksplorasi permainan. Karena itu, pendekatan belajar sambil bermain menjadi cara efektif untuk meningkatkan keterlibatan mereka dalam pembelajaran,” ujarnya.

Alat Bantu Pembelajaran

Ia menjelaskan, Oreo dan Indonesia Mengajar juga memperkenalkan berbagai alat bantu pembelajaran atau toolkit yang dapat guru gunakan dalam proses belajar mengajar di kelas.

Program tersebut harapannya dapat mendorong pengembangan toolkids pembelajaran lain berbasis metode kreatif dan menyenangkan di sekolah.

Pelatihan Pembelajaran

Selain menyasar siswa, kegiatan Oreo Berbagi Seru juga memberikan pelatihan kepada guru, orang tua, dan komunitas. Guru mendapatkan pelatihan aktualisasi penggunaan toolkit pembelajaran di sekolah.

Sementara orang tua diajak membuat permainan sederhana yang dapat menerapkan di rumah.

Sedangkan komunitas lokal seperti PKK, Kelompok Wanita Tani (KWT), bimbingan belajar, hingga sanggar pendidikan di Tubaba juga terlibat dalam kegiatan tersebut melalui program Tubaba Cerdas.

Program Oreo Berbagi Seru merupakan bagian dari kolaborasi CSR Oreo bersama Indonesia Mengajar sebagai NGO yang bergerak di bidang pendidikan. Kolaborasi tersebut harapannya dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.

Komitmen Berkontribusi Bidang Pendidikan


Marketing Director Mondelez Indonesia, Anggya Kumala, menjelaskan selama lebih dari 30 tahun menjadi bagian dari keluarga Indonesia, OREO secara konsisten berkomitmen untuk berkontribusi di bidang pendidikan.

Sebagai salah satu bekal penting yang mendukung kemajuan bangsa, selaras dengan purpose OREO yaitu menciptakan kebersamaan melalui momen-momen penuh keseruan, termasuk dalam hal belajar.

Komitmen ini antara lain terwujud melalui penyelenggaraan program ’OREO Berbagi’ sejak 2024, berupa rangkaian inisiatif yang berfokus pada pemberdayaan komunitas. Khususnya orang tua, guru dan anak, melalui kegiatan edukasi serta penyaluran donasi.

”Dengan mengangkat tema OREO Berbagi Seru, tahun ini OREO ingin mendukung fokus Kemendikdasmen RI. Dengan berkontribusi dalam membantu para siswa untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” kata Anggya.

Selain itu juga berkarakter, dan tentunya seru secara lebih merata dan inklusif. Serta menjembatani kesenjangan pendidikan di berbagai penjuru Indonesia. Sehingga mereka memiliki kesempatan setara untuk berkembang menjadi generasi seru. Generasi masa depan yang mencerminkan karakter anak yang future-ready,” tambah Anggya.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI