Bandar Lampung (Lampost.co) – Parade literasi siswa dalam rangka memperingati Bulan Bahasa 2025 digelar di Mal Kartini, Bandar Lampung, Jumat, 3 Oktober 2025. Kegiatan ini melibatkan pelajar dari berbagai sekolah sebagai upaya menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia.
Ketua Tim Kerja Pembina Bahasa dan Sastra Balai Bahasa Provinsi Lampung, Hasnawati Nasution, mengatakan bahwa Oktober diperingati sebagai Bulan Bahasa, merujuk pada peristiwa bersejarah Sumpah Pemuda tahun 1928.
“Pada Oktober 1928, para pemuda menyatakan ikrar untuk menjunjung tinggi bahasa persatuan, yaitu bahasa Indonesia. Maka dari itu, Bulan Bahasa adalah momen penting untuk menguatkan kembali semangat itu,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Sementara itu, Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Novris, mengajak siswa untuk semakin mencintai bahasa Indonesia dan menggunakan bahasa yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita mengenal bahasa asing seperti Mandarin dan Arab, itu bagus. Tapi jangan sampai kita tidak fasih berbahasa Indonesia. Jadikan bahasa Indonesia sebagai tuan rumah di negara sendiri,” tegasnya.
Aktif Berkarya
Ia juga mendorong siswa untuk aktif berkarya, terutama dalam kegiatan membaca dan menulis. Menurutnya, peningkatan literasi perlu terus didorong melalui program-program di sekolah.
“Setiap satuan pendidikan diwajibkan memiliki pojok baca dan menyediakan waktu khusus setiap minggu untuk ke perpustakaan. Ini bagian dari komitmen meningkatkan budaya literasi,” jelas Novris.
Parade literasi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Bulan Bahasa yang dilaksanakan sepanjang Oktober 2025 di berbagai wilayah Lampung. Selain parade, kegiatan lain seperti lomba menulis, membaca puisi, dan diskusi kebahasaan juga akan digelar oleh Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Balai Bahasa Lampung.








