Bandar Lampung (lampost.co)–Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Punguan Toga Aritonang (PPTA) Indonesia melantik Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPTA Indonesia Provinsi Lampung beserta sembilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) periode 2024—2029 pada Sabtu (15/11) di Resto Raja Kuring, Bandar Lampung. Ketua III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPTA Indonesia, Wilson Rajagukguk memimpin pelantikan tersebut.
Turut hadir, Ketua DPD PPTA Indonesia Sumatra Utara Kompi Aritonang, Ketua Kerabat Provinsi Lampung Donald Harris Sihotang, Sekda DPD Pemuda Batak Bersatu Provinsi Lampung Jasmen Nadeak, Praeses Distrik 32 HKBP Pdt. Mauli H. Aritonang, dan para ketua marga Batak di Provinsi Lampung. Rangkaian acara dimulai dengan pengalungan selendang tapis kepada Ketua III DPP PPTA Indonesia dan Ketua DPD PPTA Sumatra Utara, sebagai bentuk penghormatan kepada tamu, sesuai kearifan lokal di Bumi Ruwa Jurai. Kemudian, para tamu memasuki ruang pelantikan disambut dengan tortor dan gondang sesuai budaya Batak.
Marshall Aritonang didaulat mengemban amanah sebagai Ketua DPD PPTA Indonesia Provinsi Lampung. Dalam sambutannya, Ketua III DPD PPTA Indonesia Wilson mengatakan dengan terbentuknya DPD dan DPC memperkuat peran PPTA sebagai wadah solidaritas marga Aritonang di tengah masyarakat multietnis di Lampung. “Saya mengajak pengurus baru untuk mempererat ikatan budaya, sekaligus mendukung pembangunan sosial di daerah,” katanya.
Dukungan Pusat
Ketua DPD PPTA Indonesia Provinsi Lampung Marshall mengucapkan terima kasih atas dukungan pusat sehingga pelantikan berjalan lancar. Pada kesempatan itu, ia melantik pengurus sembilan DPC yakni Bandar Lampung, Metro, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Utara, Pringsewu, Tulang Bawang, Mesuji, dan Tulang Bawang Barat.
“Terbentuknya sembilan DPC akan memperkuat program kekerabatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi berbasis nilai adat Batak di seluruh penjuru Lampung,” ujarnya. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan peran PPTA dalam menjaga harmoni antarmarga, dan berkontribusi bagi masyarakat Lampung secara umum.








