Bandar Lampung (Lampost.co) — Melalui program CSR, Rumah Sakit Imanuel Bandar Lampung menggelar pelatihan keterampilan dasar bagi kader Posyandu, Kamis, 5 Februari 2026.
Acara yang berlangsung di aula Rumah Sakit Imanuel ini dihadiri kader Posyandu di dua wilayah Way Dadi dan empat di wilayah Sukarame, Bandar Lampung.
Dirut Rumah Sakit Imanuel, Dr Daniel Novian Dharma Setia Budi diwakili Ketua Tim Promosi Kesehatan RS Imanuel, Elen Mariani menyampaikan bahwa pelatihan keterampilan ini bertujuan untuk mendukung penguatan kader Posyandu sebagai garda kesehatan masyarakat.
“Jadi melalui program CSR RS Imanuel sebagai bentuk dukungan dan harapan agar para kader Posyandu mampu meningkatkan kualitas kesehatan bagi ibu, bayi, balita, dan lansia,” ujarnya.
“Selesai kegiatan ini para kader Posyandu sudah memiliki keterampilan. Karena tidak semua kader Posyandu mendapat pelatihan. Jadi harapannya semua kader lebih baik lagi memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menjadi contoh Posyandu lainnya,” jelasnya.
Baca Juga:
RS Immanuel dan RSIA Santa Anna Gelar Layanan Kesehatan untuk Masyarakat
Berikan Apresiasi
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Reni Anggraini mengapresiasi pelatihan keterampilan kader Posyandu ini.
“Posyandu bisa terintegrasi jika kadernya di topang dan terampil. Sehingga pelaksanaan dan pelayanannya akan baik. Jadi ini perlu di apresiasi dan di dukung,” terangnya.
Reni menyebut bahwa kader Posyandu bukan hanya mengurus timbangan saja. Tapi juga harus mengetahui masalah kesehatan, gizi, atau masalah yang lain kepada masyarakat.
“Kader Posyandu juga harus bisa membantu proses perujukan warganya hingga ke rumah sakit. Jadi pelatihan ini sangat bagus untuk teman-teman kader Posyandu untuk meningkatkan kompetensi. Sehingga nantinya mereka jadi kader terampil,” pungkasnya.








