IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 04/04/2026 22:16
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Humaniora

Semangat 79 Tahun Kemerdekaan, Nada Dawai Pemuda Lampung Menggema di Panggung Dunia

EffranbyEffran
12/08/24 - 17:29
in Humaniora
A A
Pemuda asal Lampung, Norman Jefferson Nainggolan, saat berlatih untuk Asian Youth Orchestra 2024. Violinis muda itu juga meraih Beasiswa Indonesia Maju (BIM) ke universitas top dunia di bidang seni, yaitu Royal Conservatoire of Scotland. Foto: Instagram normanviolin

Pemuda asal Lampung, Norman Jefferson Nainggolan, saat berlatih untuk Asian Youth Orchestra 2024. Violinis muda itu juga meraih Beasiswa Indonesia Maju (BIM) ke universitas top dunia di bidang seni, yaitu Royal Conservatoire of Scotland. Foto: Instagram normanviolin

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Hari ulang tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) turut menjadi momen bersejarah bagi hidup Norman Jefferson Nainggolan. Pemuda asal Lampung itu menjejaki kiprahnya di panggung internasional di dunia musik, khususnya dalam memainkan biola.

Nada-nada dawai yang keluar dari alat musik gesek itu membawa violinis muda itu menyabet Beasiswa Indonesia Maju (BIM) ke universitas top dunia di bidang seni, yaitu Royal Conservatoire of Scotland.

Bahkan, mahasiswa tersebut kini tengah keliling dunia mengharumkan nama Indonesia. Hal itu lewat tur konser ke 12 kota dunia dalam ajang Asian Youth Orchestra (AYO) selama 13 Juli hingga 31 Agustus 2024. Konser orkestra itu berlangsung di Hong Kong, Guangzhou, Nanjing, Shanghai, Beijing, Singapura, Bangkok, Kuala Lumpur, Taipei, Chiayi City, Yokohama, dan Tokyo.

BACA JUGA: Cerita Siswa Asal Ambon Pertama Kali Jadi Peserta LKS Nasional

Konser itu berawal dari latihan selama 14 hingga 22 Juli di The Tianjin Juilliard School, Beijing, sebagai jurusan kesenian top dunia. Kemudian latihan di Hong Kong pada 24 sampai 31 Juli.

Setelah persiapan itu, tim musisi dari AYO langsung memulai tur konser orkestra ke 12 kota di sejumlah negara. Sementara, tepat saat HUT ke 79 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2024, dia pun akan melanjutkan tur konser tersebut di Thailand.

Norman mengatakan AYO ke 32 menjadi salah satu prestasi tertingginya dari sisi audisi performance. Sebab, proses audisinya yang berat dan beranggota 103 musisi muda terbaik Asia dari berbagai macam alat musik.

Sebagian besar peserta orkestra itu adalah pemuda-pemuda asal Tiongkok, Hong Kong, Jepang, dan Korea. “Sedangkan, Indonesia hanya ada satu peserta. Apalagi, konsernya berlangsung di hall orkestra ternama dunia,” kata Norman.

Dari ajang tersebut, pemuda tersebut turut terpilih sebagai peserta yang melakukan rekaman untuk musik maskapai Cathay Pacific. Hal itu tidak seluruh anak terpilih untuk memiliki kesempatan tersebut. “Lagu dari rekaman itu diperdengarkan saat perjalanan pesawat,” ujarnya.

Menurut dia, audisi untuk masuk AYO termasuk berat karena harus bersaing dengan musisi muda yang telah beberapa kali mengikuti ajang tersebut. Sehingga, banyak peserta yang sudah mengetahui peraturan audisi. Sementara, dirinya masih buta dan peserta lama lebih berpeluang untuk lolos.

Terlebih, di samping proses audisi masih ada kesibukan sebagai mahasiswa baru, tugas kampus, dan aktif dalam sejumlah konser di Glasgow, Skotlandia. Sebab, dia harus lebih mementingkan kuliah sebagai mahasiswa peserta beasiswa.

Untuk itu, dia sempat ragu untuk mengikutinya. Meski orkestra itu tidak mendapatkan bayaran, tetapi menjadi kesempatan baik dan akan bertemu dengan banyak teman dari berbagai negara. Sehingga, dirinya akhirnya memutuskan ikut dengan persiapan tidak sampai sebulan untuk rekaman dan lainnya.

“Ternyata, dalam pengumuman menjadi satu-satunya anak Indonesia yang lolos. Ini menjadi spesial karena konsernya berlangsung di tengah peringatan HUT Kemerdekaan RI sehingga makin semangat untuk berkontribusi untuk negara,” katanya.

Menurutnya, ajang AYO tersebut tidak ada lagi untuk belajar memainkan alat musik. Grup orkestra itu hanya tinggal melatih kekompakan setiap pemain. Beruntungnya, pendidikan di Glasgow memberinya banyak ilmu baru berstandar internasional.

“Mengikuti orkestra ini bisa mendapatkan pengalaman konser selama satu bulan berpindah-pindah tempat dan mengetahui kebiasaan serta kebudayaan negara lain,” ujarnya.

50 Prestasi Internasional

Selain itu, pencapaian tertingginya secara umum adalah lolos BIM. Program pemerintah itu memfasilitasi anak-anak muda berprestasi mendapatkan beasiswa di universitas top dunia. Terlebih, pemuda yang belajar biola sejak kelas 6 SD itu menjadi yang pertama meraihnya di luar bidang akademik. Sebab, dalam dua angkatan BIM selalu dari bidang akademik.

Menurut dia, BIM menyeleksi prestasi yang peserta raih. Sebab, tidak semua lomba dan ajang yang diikuti lolos kurasi. Untuk itu, dia memasukkan 50 lomba dan non lomba tingkat internasional. Di antaranya mengikuti Gita Bahana Nusantara, Twilite Orchestra dari segi non lomba, dan berbagai acara kenegaraan.

Sedangkan, dari sisi kompetisi memiliki Bali Internasional Choir Festifal, lomba violinis internasional dari sekolah musik Gloriamus, dan Associated Board of the Royal School of Music (ABRSM) London. Semua itu sebagai bentuk semangat dalam merdeka berkreasi.

“Tapi, itu baru lolos administrasi dan selanjutnya ada tahap interview serta harus mengikuti persiapan. Mulai dari proyek sosial, mengikuti International English Language Testing System (IELTS), dan mengikuti berbagai pelatihan,” ujarnya.

Dia menargetkan bisa mengenyam pendidikan hingga S3 dan kembali ke Indonesia dengan misi berkontribusi untuk perkembangan dunia musik dalam negeri. “Saya ingin agar fokus ke pendidikan bukan hanya untuk diri sendiri. Tapi, bisa menularkan ilmu yang didapatkan selama di luar negeri ke anak-anak Indonesia. Sehingga, lebih banyak lagi orang Indonesia yang berprestasi di ajang internasional dan belajar ke luar negeri,” kata dia.

Sebab, dalam berbagai kegiatan negara lain selalu ada perwakilan sedangkan anak Indonesia masih sulit. “Padahal, jika itu terwujud bisa sambil membawa misi kebudayaan,” kata dia.

Tags: KemerdekaanIndonesiaNorman Jefferson NainggolanPPMadalahIndonesia
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Naposobulung HKBP Natar Visualisasikan Sengsara Jalan Salib

Naposobulung HKBP Natar Visualisasikan Sengsara Jalan Salib

byAsrul Septianand1 others
03/04/2026

Kalianda (lampos.co)--Jemaat ibadah Jumat Agung di Gereja HKBP Natar Resort Agaphe menikmati drama Jalan Salib. Drama tersebut menjadi pembuka sesi...

Ibadah Jumat Agung HKBP Natar Tekankan Kasih Bagi Sesama

Ibadah Jumat Agung HKBP Natar Tekankan Kasih Bagi Sesama

byAsrul Septianand1 others
03/04/2026

Kalianda (Lampost.co) -- Jemaat Gereja HKBP Natar Resort Agaphe Natar memperingati Jumat Agung dengan penuh khidmat dalam ibadah pada Jumat,...

Amankan Jumat Agung Polsek Natar Sebar Personel di 24 Gereja

Amankan Jumat Agung Polsek Natar Sebar Personel di 24 Gereja

byAsrul Septianand1 others
03/04/2026

Kalianda (lampost.co)-- Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Natar memperketat pengamanan di puluhan rumah ibadah guna menjamin kekhusyukan umat Kristen selama mengikuti...

Berita Terbaru

Dilan ITB 1997
Hiburan

Sinopsis Film Dilan ITB 1997 dan Jadwal Tayang

byNana Hasan
04/04/2026

Jakarta (Lampost.co) - Dunia perfilman Indonesia kembali gempar karena kembalinya karakter ikonik karya Pidi Baiq. Falcon Pictures resmi merilis trailer...

Read moreDetails
Warga Lampung Heboh, Benda Bercahaya Lintasi Langit Usai Matahari Terbenam

Warga Lampung Heboh, Benda Bercahaya Lintasi Langit Usai Matahari Terbenam

04/04/2026
PSG vs Toulouse

PSG Hajar Toulouse 3-1 dan Perlebar Jarak di Puncak Klasemen Liga Prancis

04/04/2026
Dilan ITB 1997

Wajib Tahu! Ini 4 Urutan Film Dilan yang Harus Ditonton Sebelum Dilan ITB 1997

04/04/2026
Investasi emas. Dok/PT Antam

Harga Emas Hancur 14% Sepanjang Maret 2026, Terparah Sejak 2008

04/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.