Bandar Lampung (Lampost.co) — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas 12 madrasah di Provinsi Lampung berjalan lancar hingga hari kedua. Tidak ditemukan gangguan teknis selama ujian berlangsung di seluruh wilayah.
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kanwil Kemenag Lampung, Ahmad Rifai, mengatakan pihaknya terus memantau jalannya TKA di berbagai madrasah. Hasil pemantauan menunjukkan seluruh kegiatan berlangsung tertib, tanpa hambatan teknis yang berarti.
“Alhamdulillah, dua hari pelaksanaan TKA di madrasah se-Lampung berjalan lancar dan tanpa kendala,” ujar Ahmad Rifai saat meninjau pelaksanaan ujian di MAN 1 Bandar Lampung, Selasa, 4 November 2025.
Ia menegaskan, kesuksesan pelaksanaan TKA tidak lepas dari kesiapan madrasah yang telah diinstruksikan sejak awal. Pihak Kemenag, memberikan arahan agar sekolah mempersiapkan seluruh kebutuhan teknis dan memastikan kesiapan peserta sebelum ujian dimulai.
“Sejak awal kebijakan TKA diberlakukan, kami sudah meminta seluruh madrasah melakukan persiapan matang agar pelaksanaan berjalan lancar dan tidak merugikan siswa,” jelasnya.
Rifai juga menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA di madrasah bersifat opsional. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tidak mewajibkan seluruh sekolah atau siswa menjadi peserta. Dari total sekitar 30 ribu siswa madrasah di Lampung, tercatat 15.601 siswa yang mendaftar dan mengikuti TKA tahun ini.
“Dari sekitar 30 ribuan siswa madrasah di Lampung, hanya 15.601 yang mendaftar. Karena sifatnya tidak wajib, peserta berasal dari sekolah yang siap mengikuti,” terang Rifai.
Ia menambahkan, TKA menjadi salah satu instrumen penting untuk mengukur kemampuan akademik siswa menjelang kelulusan. Hasil ujian tersebut juga digunakan sebagai tolak ukur seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur prestasi.
Cerminan Kualitas
Selain itu, Rifai berharap hasil TKA dapat menjadi cerminan kualitas pembelajaran di madrasah sekaligus bahan evaluasi bagi para guru. Dengan begitu, ke depan, pelaksanaan TKA diharapkan semakin berkualitas dan mampu meningkatkan daya saing lulusan madrasah di tingkat nasional.
“Kami berharap peserta didik memperoleh hasil terbaik. Bagi madrasah, TKA juga menjadi sarana evaluasi agar pembelajaran semakin adaptif dan berkualitas,” ujarnya.
Pelaksanaan TKA di madrasah se-Lampung berlangsung serentak dengan sistem digital berbasis akun. Ujian ini menguji tiga mata pelajaran pokok dan dua mata pelajaran pilihan sesuai jurusan masing-masing siswa. Dengan sistem tersebut, hasil tes dapat dipantau langsung secara daring oleh panitia pusat.
Kemenag Lampung berkomitmen menjaga transparansi dan integritas pelaksanaan TKA. Selain menjadi bagian dari sistem evaluasi nasional, ujian ini juga menjadi momentum memperkuat reputasi madrasah sebagai lembaga pendidikan yang unggul, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.








