Bandar Lampung (lampost.co)–Komisaris Taman Safari Indonesia (TSI), Tony Sumampau, membuktikan bahwa manajemen satwa yang tepat memicu keberhasilan reproduksi. Pihaknya mencatat 33 kelahiran gajah Sumatera sejak tahun 2001. Angka ini menjadi prestasi terbesar pada skala global.
Pihak TSI menyatakan kesiapan penuh untuk melepasliarkan satwa tersebut ke alam liar. “Namun, pemerintah harus menjamin kualitas habitat asli gajah terlebih dahulu,” kata Tony saat diskusi daring Foksi, Kamis, 29 Januari 2026.
Selanjutnya, Tony menjelaskan hasil pengamatan terhadap kesehatan fisik mamalia besar ini. Gajah yang rutin berjalan dan mendapat tunggangan menunjukkan kondisi tubuh yang sangat prima. Aktivitas fisik tersebut meniru kebiasaan alami gajah di hutan rimba. Oleh sebab itu, bergerak sejauh beberapa kilometer setiap hari adalah kebutuhan mutlak.
Kritik Surat Edaran
Akan tetapi, Tony mengkritik poin surat edaran mengenai pemanfaatan gajah dalam bencana. Beliau mencontohkan penggunaan gajah untuk menyingkirkan kayu sisa banjir di Aceh. Ternyata, tindakan tersebut sangat berbahaya bagi keselamatan kaki gajah. Pihak pengelola sangat khawatir gajah akan menginjak paku atau benda tajam.
Benda tajam tersebut memicu infeksi luka yang sangat serius hingga tetanus. Padahal, perilaku alami gajah bukan sebagai pengangkut gelondongan kayu berat. Selain itu, kaki satwa ini sangat rapuh jika terendam air terlalu lama. Perawatan medis akibat infeksi paku memerlukan waktu lama dan biaya mahal.
Di sisi lain, Kementerian Pariwisata juga memberikan imbauan terkait perlindungan gajah. Pemerintah meminta pengelola menyesuaikan interaksi manusia dengan satwa, termasuk aktivitas mandi. Namun, pengelola harus membantu menyikat tubuh gajah karena keterbatasan fasilitas alami.
Akhirnya, Tony mendesak pemerintah agar melibatkan praktisi dalam menyusun setiap regulasi. Partisipasi pengelola bertujuan agar aturan tidak memicu kebingungan saat pelaksanaan di lapangan. Hal ini sangat penting untuk menjaga standar kesejahteraan satwa secara nyata.








