Kalianda (Lampost.co)--Universitas Indonesia Mandiri (UIM), kampus swasta berlokasi di Jalan Trans Sumatra, Gayam, Penengahan, Lampung Selatan, memberikan beasiswa penuh kepada Faaris, mahasiswa berprestasi asal Lampung, untuk melanjutkan kuliah setelah menghadapi situasi sulit dalam dunia pendidikan.
Faaris sebelumnya diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Namun, akibat peristiwa yang menyita perhatian publik beberapa waktu lalu, ia terpaksa menghentikan studinya. Ini karena tekanan kondisi di luar kendalinya. Meski demikian, semangat belajar Faaris tidak surut. Melihat potensi dan keteguhan hati Faaris, UIM pun tergerak memberikan dukungan secara penuh.
“Kami melihat Faaris sebagai simbol semangat anak muda yang berani dan berprestasi. Sayang jika dia harus berhenti kuliah. Maka dari itu, UIM memberikan beasiswa penuh agar ia tetap bisa melanjutkan studi,” ujar Angie Marsha, Tim Humas UIM, Kamis, 20 Juni 2025.
UIM menilai bahwa pendidikan adalah hak semua warga negara, terlebih bagi generasi muda yang memiliki potensi besar seperti Faaris. Beasiswa untuk Faaris meliputi biaya kuliah penuh hingga lulus.
Baca Juga: UIM Fasilitasi 2.000 Peserta Tryout PTN, Tawarkan Pilihan Kampus Berkualitas
“Pendidikan bukan hanya soal nilai, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan menumbuhkan daya juang. Kami ingin menjadi rumah kedua bagi para mahasiswa yang ingin terus tumbuh dan belajar,” lanjut Angie.
Sebagai kampus berbasis nilai kemandirian dan integritas, UIM memiliki visi menjadi pusat pendidikan yang membentuk lulusan cerdas, tangguh, dan berdaya saing tinggi. UIM berada di bawah naungan Yayasan Battuta Bangun Negeri, dan dukungan Zulkifli Hasan sebagai pendiri.
UIM merupakan lembaga pendidikan tinggi yang menawarkan berbagai program studi dengan sistem pembelajaran berbasis teknologi, penguatan karakter dan pelayanan masyarakat. Kampus ini aktif mendorong kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan dunia industri untuk menciptakan inovasi bermanfaat.
Berlokasi strategis di pintu gerbang Pulau Sumatra, sekitar 15 menit dari Pelabuhan Bakauheuni, UIM membuka akses luas bagi putra-putri daerah. Yakni untuk mengenyam pendidikan berkualitas, terjangkau, dan penuh dukungan moral serta spiritual. Fasilitas kampus meliputi laboratorium modern, pusat kegiatan mahasiswa, student dormitory (asrama mahasiswa) hingga banyak program beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu dan berprestasi.
Dengan dukungan dari UIM, Faaris kini dapat memulai langkah baru dalam dunia akademik.








