IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 14/04/2026 04:25
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Internasional

Dampak Perang AS-Israel dan Iran Harus Diantisipasi dengan Kebijakan yang Tepat

Dampak perang AS-Israel dan Iran tidak hanya menerpa negara-negara di kawasan Timur Tengah, tetapi seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Ricky MarlybyRicky MarlyandLampung Post
04/03/26 - 18:03
in Internasional
A A
Dampak Perang AS-Israel dan Iran Harus Diantisipasi dengan Kebijakan yang Tepat

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. (IST)

Jakarta (Lampost.co) — Upaya melindungi segenap bangsa Indonesia harus menjadi perhatian serius para pemangku kepentingan dalam menyikapi dampak konflik Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran.

“Amanat Konstitusi UUD 1945 untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan ikut dalam perdamaian dunia mesti menjadi perhatian para pengambil keputusan dalam menyikapi dampak konflik AS-Israel dan Iran,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam sambutannya pada diskusi daring bertema Nuklir Atau Pergantian Rezim? Perang Iran dan Pengaruhnya Bagi Indonesia dan Dunia yang di gelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu, 4 Maret 2026.

Diskusi yang dimoderatori Luthfi Assyaukanie, Ph.D (Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI) itu menghadirkan Dian Wirengjurit (Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran periode 2012–2016), Denni Puspa Purbasari, M.Si, Ph.D (Dosen Ilmu Ekonomi Universitas Gadjah Mada), dan Broto Wardoyo, Ph.D. (Ketua Departemen Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Indonesia) sebagai penanggap.

Selain itu hadir pula Dr. Hendra Manurung (Dosen Hubungan Internasional, Universitas Pertahanan RI) sebagai penanggap.

Baca Juga:

Perang Iran vs US dan Israel jadi Ancaman Berkelanjutan

 

Menurut Lestari, tidak berlebihan bila para pemangku kepentingan memberi perhatian khusus terhadap konflik AS-Israel dan Iran, serta dampak yang terjadi.

Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat bahwa perang yang terjadi antara AS-Iran merupakan buntut dari konflik berkepanjangan kedua negara itu sejak Revolusi Iran 1979.

Menurut Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu, dampak perang AS-Israel dan Iran tidak hanya menerpa negara-negara di kawasan Timur Tengah, tetapi seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu mendorong agar para pemangku kepentingan mampu melahirkan kebijakan tepat yang dapat mengantisipasi sejumlah dampak perang AS-Israel dan Iran.

 

Alasan yang Dicari-cari

Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran periode 2012–2016 Dian Wirengjurit berpendapat bahwa alasan Amerika Serikat menyerang Iran karena ada ancaman eksistensial terhadap Israel, merupakan alasan yang di cari-cari.

Yang terjadi saat ini, ujar Dian, justru Iran yang eksistensinya terancam oleh AS dan Israel dengan berbagai cara.

Dian berpendapat, upaya AS mengganti rezim berkuasa di Iran akan menghadapi kesulitan, karena struktur kepemimpinan di Iran sangat kuat.

Sehingga, tambahnya, membunuh Pemimpin Iran Ali Khamenei, tidak serta merta membuat AS mampu mengambil alih kendali di Iran.

Dosen Ilmu Ekonomi Universitas Gadjah Mada, Denni Puspa Purbasari berpendapat dampak perang AS-Israel dan Iran sangat terkait dengan energi, karena terjadi blokade Selat Hormuz yang merupakan lalu lintas minyak dunia.

Dampak ikutannya, jelas Denni, biaya logistik meningkat dan kepercayaan terhadap pasar menurun karena munculnya sejumlah ancaman dinamika politik dan keamanan.

Denni memperkirakan akan terjadi lonjakan harga minyak di awal perang sebesar 8%-10%. Bila perang semakin lama akan terjadi kenaikan harga minyak yang lebih besar.

Menurut Denni, dampak bagi Indonesia akan terlihat pada inflasi, neraca perdagangan eksternal, nilai tukar Rupiah, dan fiskal.

Denni menyarankan agar pemerintah fokus mengalokasikan anggaran untuk memberi perlindungan kepada kelompok masyarakat rentan yang terdampak gejolak ekonomi yang terjadi.

Menurut Denni, kondisi ekonomi domestik akan menjadi penentu bila terjadi guncangan ekonomi dunia.

 

Upaya Paksa

Ketua Departemen Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Indonesia Broto Wardoyo berpendapat, perang yang terjadi antara AS-Israel dan Iran adalah terkait dengan upaya paksa pergantian rezim oleh AS.

Menurut Broto, sejatinya AS sudah menyerang Iran dua kali pada Juni 2025 dan Februari 2026.

Serangan AS ke Iran pada Juni 2025, tambah Broto, menyasar sejumlah fasilitas nuklir di Iran, pembunuhan ahli nuklir dan komandan militer.

Pada serangan Februari 2026 lalu, ungkap Broto, di tujukan untuk memutus rantai kepemimpinan dan struktur komando militer.

Dosen Hubungan Internasional, Universitas Pertahanan RI, Hendra Manurung berpendapat bahwa apa yang di lakukan Iran dalam merespons serangan AS-Israel merupakan hal yang wajar.

Hendra menilai, tidak mungkin Iran menggunakan nuklir untuk senjata pemusnah massal, seperti yang di tuduhkan AS dan Israel.

Karena, tambahnya, Iran adalah penandatangan perjanjian nuklir untuk perdamaian.

Sehingga, jelas Hendra, terjadi pergeseran tujuan yang signifikan oleh AS dalam serangan yang di lakukan terhadap Iran.

Menurut Hendra, intervensi AS untuk menumbangkan rezim yang berkuasa di sejumlah negara, kerap kali menyisakan konflik berkepanjangan di negara yang bersangkutan.

Wartawan senior Usman Kansong mengungkapkan dalam lima hari perang antara AS-Israel dan Iran ini, masyarakat Indonesia bertanya-tanya apakah bisa merayakan Lebaran?

Karena, ujar Usman, saat ini masyarakat khawatir apakah ada cukup bahan bakar untuk kendaraan mudik.

Usman membayangkan pada situasi ini presiden memberi penjelasan secara transparan kepada masyarakat dampak ekonomi yang di alami Indonesia akibat perang AS-Iran.

Presiden, ujar Usman, harus mampu membangun solidaritas masyarakat dengan menyajikan mitigasi ekonomi yang akan dihadapi.

Usman berharap Indonesia menyikapi konflik AS-Iran ini dengan langkah nyata seperti antara lain keluar dari keanggotaan Board of Peace dan merealokasi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis ke anggaran subsidi bahan bakar minyak.

Tags: amerika serikatINDONESIAIranisraelkebijakanperang
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Wakil Presiden AS JD Vance bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif selama pertemuan mereka pada 11 April 2026 di Islamabad, Pakistan. Jacquelyn Martin - Pool/Getty Images

Perundingan AS-Iran Buntu, JD Vance Ungkap Alasan Gagalnya Kesepakatan di Islamabad

byEffran
13/04/2026

Jakarta – Upaya diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali menemui jalan buntu. Negosiasi intens selama 21 jam di Islamabad,...

AS dan Iran gagal mencapai kesepakatan setelah perundingan maraton di Islamabad. Keduanya saling menyalahkan atas kegagalan negosiasi yang berlangsung 21 jam. (Foto: via REUTERS/Pool)

Penyebab Gagalnya Perundingan Damai 21 Jam di Pakistan Versi AS vs Iran

byEffran
13/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Upaya damai antara Amerika Serikat dan Iran kembali menemui jalan buntu. Negosiasi intens selama 21 jam di Islamabad...

Delegasi tingkat tinggi Iran untuk pembicaraan negosiasi dengan Amerika Serikat yang dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf (tengah) tiba di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4/2026). ANTARA/Xinhua/aa.

Ini 5 Isu Krusial yang Menggagalkan Kesepakatan Damai AS vs Iran

byEffran
13/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali menemui jalan buntu. Upaya mengakhiri konflik di Timur Tengah belum...

Berita Terbaru

Selebrasi Marc Guehi (kanan)
Bola

Manchester City Cukur Tuan Rumah Chelsea 3-0, Ancaman Nyata bagi Arsenal

byIsnovan Djamaludin
14/04/2026

London (Lampost.co)–Manchester City menunjukkan mentalitas juara saat bertandang ke markas Chelsea dalam laga lanjutan pekan ke-32 Liga Inggris (Premier League)...

Read moreDetails
Banjir melanda Pekon Gunung Doh, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, Senin, 13 April 2026.

Banjir Landa Pekon Gunung Doh Tanggamus

13/04/2026
Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, dalam agenda RKPD 2027

DPRD Lampung Dorong Percepatan Irigasi untuk RKPD 2027

13/04/2026
Pemprov Lampung Menggelar rapat penyusunan RKPD

Capaian dan Tantangan Jadi Dasar Penyusunan RKPD Lampung 2027

13/04/2026
pengisian daya di SPKLU meningkat

Operasional Kendaraan Listrik Melonjak, PLN Perkuat Sistem Kendaraan

13/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

 

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.