Washington (Lampost.co)—Defisit anggaran Amerika Serikat (AS) menimbulkan risiko keamanan nasional, kata Komisi Strategi Pertahanan Nasional bentukan Kongres dalam sebuah laporan. Komisi tersebut bertugas meneliti dan memberikan rekomendasi berdasarkan Strategi Pertahanan Nasional AS.
“Defisit anggaran AS yang membengkak juga menimbulkan risiko keamanan nasional,” kata laporan tersebut pada Senin (29/7/2024).
Pada Senin, utang nasional AS sudah mencapai angka 35 triliun dolar AS (sekitar Rp571 kuadriliun). Demikian menurut data Departemen Keuangan AS.
Amerika Serikat harus meningkatkan pengeluaran untuk keamanan, berbarengan dengan pajak tambahan dan reformasi pada pengeluaran hak, kata laporan tersebut.
Komisi itu merekomendasikan Kongres mengesahkan undang-undang tambahan untuk memulai investasi multi-tahun dalam inovasi keamanan nasional dan basis industri.
Lembaga RAND Corporation, yang memberikan dukungan administratif dan analisis komisi tersebut, mengatakan AS berisiko kalah jika terjadi banyak konflik dengan lawan berkekuatan setara atau hampir setara.
Masyarakat Sipil Sorot Pasar Karbon dan Dana Iklim Indonesia di COP30
Jakarta (Lampost.co) -- Masyarakat sipil Indonesia kembali menekan pemerintah agar meningkatkan transparansi dana iklim selama perundingan COP30 di Belem, Brasil....








