• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 01/09/2025 00:19
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Internasional

Parlemen Denmark Tolak RUU Pengakuan Negara Palestina

Isnovan DjamaludinMedcombyIsnovan DjamaludinandMedcom
29/05/24 - 22:14
in Internasional
A A
tolak pengakuan negara Palestina

Denmark tidak mengakui negara Palestina. Foto: Anadolu

Kopenhagen (Lampost.co)—Parlemen Denmark menolak rancangan undang-undang tentang pengakuan negara Palestina. Menurut Parlemen Denmark, kurangnya prasyarat untuk pengakuan tersebut menjadi alasan.
Empat partai sayap kiri memperkenalkan RUU tersebut pada akhir Februari lalu. Namun banyak politikus yang menentangnya.
“Sebagian besar politikus Denmark sepakat tidak akan ada perdamaian abadi di Timur Tengah tanpa solusi dua negara,” kata Sascha Faxe, anggota parlemen The Alternative di parlemen, seperti kutipan Anadolu, Rabu (29/5/ 2024).

Faxe menambahkan dia melihat pengakuan sebagai cara untuk memberikan hak kepada warga Denmark sebagai warga Palestina biasa.
Ketika RUU tersebut menjadi perdebatan di parlemen pada April lalu, Menteri Luar Negeri Lars Lokke Rasmussen mengatakan pemerintah tidak bisa mengakui negara Palestina.
“Kami tidak dapat mengakui negara Palestina merdeka karena prasyaratnya tidak ada,” kata Rasmussen.  Dia mengacu pada fakta bahwa Palestina tidak memiliki satu otoritas atau kendali yang berfungsi atas wilayahnya.
Rasmussen tidak menghadiri pemungutan suara pada hari Selasa (28/5/2024).
Keputusan Denmark terjadi pada hari yang sama ketika negara tetangga Norwegia, Spanyol, dan Irlandia secara resmi mengakui negara Palestina pada Selasa, 28 Mei 2024. Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, menyebut hari itu sebagai “keputusan bersejarah”.
Lebih dari 36.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, tewas dan lebih dari 79.000 orang terluka di tengah kehancuran massal dan kekurangan kebutuhan pokok dalam serangan gencar Israel di Jalur Gaza.
Serangan-serangan tersebut telah mendorong 85% penduduk Gaza berada dalam pengungsian di tengah kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan. Sementara 60% infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur.
Mahkamah Internasional menuduh Israel melakukan genosida. Keputusan sementara memerintahkan Tel Aviv menghentikan tindakan genosida dan mengambil tindakan untuk menjamin warga sipil di Gaza mendapat bantuan kemanusiaan.

Tags: israelJalur GazaParlemen Denmarkpengakuan negara Palestina
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Gedung DPR RI .(MI)

Komisi I DPR RI Lakukan Fit and Proper Test Calon Duta Besar

byTriyadi Isworo
05/07/2025

Jakarta (Lampost.co) – Komisi I DPR RI mulai menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap 24...

Seragan Iran menimbulkan ledaka besar di Israel. (Reuters)

Iran Lancarkan Serangan Presisi, 14 Target Strategis Israel Luluh Lantak

byDelima Napitupulu
22/06/2025

Teheran (lampost.co)-- Iran kembali memanaskan konflik dengan Israel. Pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC)...

fasilitas nuklir

Israel Serang Fasilitas Nuklir Iran Picu Ketegangan dengan AS hingga Uni Eropa

byDelima Napitupulu
15/06/2025

Teheran (lampost.co)--Pada Jumat (13/6), serangan udara Israel terhadap fasilitas nuklir Iran di Isfahan menyebabkan kerusakan pada empat struktur penting, termasuk...

Load More
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.