IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 06/04/2026 21:28
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Internasional

Terjun ke Situasi Barbarisme, Ternyata Begini Kondisi Jalur Gaza Setelah 12 Bulan Digempur Israel

Denny ZYMedia IndonesiabyDenny ZYandMedia Indonesia
08/10/24 - 09:52
in Internasional
A A
Barbarisme di Gaza

Ilustrasi. (Foto: Dok. MI/Al Jazeera)

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Kepala badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), Philippe Lazzarini, pada Senin, 7 Oktober 2024 menggambarkan situasi di Gaza sebagai terjun bebas ke dalam barbarisme. Ia menyoroti kebutuhan mendesak akan diplomasi dan penghentian kekerasan.

Di platform X, Lazzarini mengatakan Jalur Gaza, yang menjadi rumah bagi dua juta orang, telah berubah menjadi lautan puing-puing yang tak dikenali setelah dua belas bulan serangan udara dan peperangan tanpa henti.

Lazzarini mengungkapkan bahwa lebih dari 220 anggota tim UNRWA telah tewas selama konflik. Jumlah kematian tertinggi dalam sejarah PBB, yang menyoroti kondisi memprihatinkan bagi warga sipil dan pekerja kemanusiaan.

Baca juga: Genosida di Jalur Gaza Picu Perubahan Global, Dukungan untuk Palestina Melonjak

Dampak pada anak-anak sudah sedemikian sangat parah. Lebih dari 650.000 anak-anak kembali kehilangan tahun ajaran mereka, terpaksa menghadapi trauma, kelaparan, dan kehilangan orang yang mereka cintai.

Sekolah dan infrastruktur penting telah hancur. Lebih dari dua pertiga bangunan UNRWA terkena dampak kekerasan, meninggalkan banyak keluarga pengungsi tanpa perlindungan.

“Alih-alih berada di ruang kelas, mereka menyaring reruntuhan dalam keputusasaan dan ketakutan,” kata Lazzarini. “Setiap anak di Gaza mengalami trauma, banyak di antaranya dengan luka tak terlihat yang akan bertahan seumur hidup.”

 

Serukan Gencatan Senjata

Lazzarini juga menyerukan gencatan senjata, menekankan bahwa tidak ada pemenang dalam perang. Satu-satunya cara menghentikan penderitaan yang berkelanjutan ialah melalui solusi diplomatik dan damai. Ia menyerukan kesepakatan yang menjamin pembebasan sandera secara aman. Pengiriman bantuan kemanusiaan penting ke Gaza. Dan gencatan senjata untuk memberikan ketenangan bagi penduduk Gaza, Lebanon, Israel, dan kawasan lebih luas.

“Saatnya meletakkan senjata setelah puluhan tahun pembunuhan dan rasa sakit yang luar biasa,” kata Lazzarini. Ia menambahkan bahwa kehancuran dan biaya kemanusiaan semakin tak tertahankan setiap hari.

Israel terus melakukan serangan tanpa henti di Jalur Gaza setelah serangan oleh kelompok Palestina Hamas pada Oktober tahun lalu, meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera. Sejak itu, hampir 42.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, telah tewas, dengan lebih dari 97.100 lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan setempat.

Serangan berkelanjutan oleh Israel telah membuat hampir seluruh penduduk Jalur Gaza mengungsi, memperburuk kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan akibat blokade yang sudah berlangsung lama. Saat ini, Israel menghadapi tuduhan genosida di Mahkamah Internasional atas tindakannya di Gaza.

Tags: genosidaisraelJalur GazaPALESTINAPBBunrwazionis
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ketika Timur Tengah Terbakar, Bagaimana Model Ketahanan Ekonomi Indonesia? 

Ketika Timur Tengah Terbakar, Bagaimana Model Ketahanan Ekonomi Indonesia? 

byMustaan
05/03/2026

Hasan Ashari (Mahasiswa Program Doktor Perbanas Institute) Ketika konflik kembali memanas di Timur Tengah, dunia kembali menyadari betapa rapuhnya stabilitas...

Dampak Perang AS-Israel dan Iran Harus Diantisipasi dengan Kebijakan yang Tepat

Dampak Perang AS-Israel dan Iran Harus Diantisipasi dengan Kebijakan yang Tepat

byRicky Marlyand1 others
04/03/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Upaya melindungi segenap bangsa Indonesia harus menjadi perhatian serius para pemangku kepentingan dalam menyikapi dampak konflik Amerika...

Akademisi: Indonesia Perlu Pertahankan Netralitas dan Imbau Gencatan Senjata

Perang Iran vs US dan Israel jadi Ancaman Berkelanjutan

byTriyadi Isworo
02/03/2026

Sudah lewat beberapa dekade, konflik antara US dan Iran akhirnya pecah kembali dengan wajah lebih serius dan memprihatinkan. Permasalahan seputar...

Berita Terbaru

Seorang daftar pencarian orang (DPO) kasus pencurian dengan pemberatan (curanmor) berinisial T.A.U. (28) akhirnya berhasil ditangkap aparat kepolisian saat hendak melarikan diri ke luar daerah. Dok Polisi
Hukum

Hendak Melarikan Diri, Polisi Amankan DPO Pencuri Motor

byTriyadi Isworo
06/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Seorang daftar pencarian orang (DPO) kasus pencurian dengan pemberatan (curanmor) berinisial T.A.U. (28) akhirnya berhasil tertangkap...

Read moreDetails
Aparat kepolisian berhasil menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Dok Polisi

Sempat Buron, Polisi Amankan Pelaku Curanmor di Kalianda Lampung Selatan

06/04/2026
Azizah Salsha (Foto: Instagram/azizahsalsha_)

Azizah Salsha Buka Suara Soal Kabar Liburan Bareng Nadif Zahiruddin

06/04/2026
T.O.P eks BIGBANG

Luar Biasa! Album Solo T.O.P ‘Another Dimension’ Pecahkan Rekor Streaming Global 2026

06/04/2026
Penyerang AS Monaco, Folarin Balogun

Gol Aleksandr Golovin dan Balogun Bawa Monaco Tumbangkan Marseille 2-1

06/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.