• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 26/01/2026 12:24
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Internasional

Terjun ke Situasi Barbarisme, Ternyata Begini Kondisi Jalur Gaza Setelah 12 Bulan Digempur Israel

Denny ZYMedia IndonesiabyDenny ZYandMedia Indonesia
08/10/24 - 09:52
in Internasional
A A
Barbarisme di Gaza

Ilustrasi. (Foto: Dok. MI/Al Jazeera)

Jakarta (Lampost.co) — Kepala badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), Philippe Lazzarini, pada Senin, 7 Oktober 2024 menggambarkan situasi di Gaza sebagai terjun bebas ke dalam barbarisme. Ia menyoroti kebutuhan mendesak akan diplomasi dan penghentian kekerasan.

Di platform X, Lazzarini mengatakan Jalur Gaza, yang menjadi rumah bagi dua juta orang, telah berubah menjadi lautan puing-puing yang tak dikenali setelah dua belas bulan serangan udara dan peperangan tanpa henti.

Lazzarini mengungkapkan bahwa lebih dari 220 anggota tim UNRWA telah tewas selama konflik. Jumlah kematian tertinggi dalam sejarah PBB, yang menyoroti kondisi memprihatinkan bagi warga sipil dan pekerja kemanusiaan.

Baca juga: Genosida di Jalur Gaza Picu Perubahan Global, Dukungan untuk Palestina Melonjak

Dampak pada anak-anak sudah sedemikian sangat parah. Lebih dari 650.000 anak-anak kembali kehilangan tahun ajaran mereka, terpaksa menghadapi trauma, kelaparan, dan kehilangan orang yang mereka cintai.

Sekolah dan infrastruktur penting telah hancur. Lebih dari dua pertiga bangunan UNRWA terkena dampak kekerasan, meninggalkan banyak keluarga pengungsi tanpa perlindungan.

“Alih-alih berada di ruang kelas, mereka menyaring reruntuhan dalam keputusasaan dan ketakutan,” kata Lazzarini. “Setiap anak di Gaza mengalami trauma, banyak di antaranya dengan luka tak terlihat yang akan bertahan seumur hidup.”

 

Serukan Gencatan Senjata

Lazzarini juga menyerukan gencatan senjata, menekankan bahwa tidak ada pemenang dalam perang. Satu-satunya cara menghentikan penderitaan yang berkelanjutan ialah melalui solusi diplomatik dan damai. Ia menyerukan kesepakatan yang menjamin pembebasan sandera secara aman. Pengiriman bantuan kemanusiaan penting ke Gaza. Dan gencatan senjata untuk memberikan ketenangan bagi penduduk Gaza, Lebanon, Israel, dan kawasan lebih luas.

“Saatnya meletakkan senjata setelah puluhan tahun pembunuhan dan rasa sakit yang luar biasa,” kata Lazzarini. Ia menambahkan bahwa kehancuran dan biaya kemanusiaan semakin tak tertahankan setiap hari.

Israel terus melakukan serangan tanpa henti di Jalur Gaza setelah serangan oleh kelompok Palestina Hamas pada Oktober tahun lalu, meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera. Sejak itu, hampir 42.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, telah tewas, dengan lebih dari 97.100 lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan setempat.

Serangan berkelanjutan oleh Israel telah membuat hampir seluruh penduduk Jalur Gaza mengungsi, memperburuk kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan akibat blokade yang sudah berlangsung lama. Saat ini, Israel menghadapi tuduhan genosida di Mahkamah Internasional atas tindakannya di Gaza.

Tags: genosidaisraelJalur GazaPALESTINAPBBunrwazionis
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Kedepankan Semangat Perdamaian dalam Menghadapi Konflik Global

Kedepankan Semangat Perdamaian dalam Menghadapi Konflik Global

byRicky Marlyand1 others
15/01/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Dalam konflik politik global, Indonesia harus konsisten mempertahankan sikap sebagai pendukung perdamaian abadi sebagaimana amanat konstitusi. "Konflik...

Sri Mulyani Masuk Dewan Gates Foundation.

Sri Mulyani Resmi Jadi Dewan Direksi Gates Foundation Milik Bill Gates

byNur
13/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--- Mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati resmi bergabung sebagai anggota Dewan Direksi Gates Foundation. Lembaga filantropi...

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Reuters)

Trump Naikkan Tarif 25 Persen bagi Negara yang Berbisnis dengan Iran

byNur
13/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--- Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali meningkatkan tekanan terhadap Iran dengan mengumumkan kebijakan tarif keras yang berpotensi mengguncang...

Berita Terbaru

Akar Hotel Lampung mempersembahkan perayaan Imlek spesial bertajuk “Fire Horse Fortune”.
Advertorial

Sambut Imlek 2026, Akar Hotel Lampung Hadirkan Perayaan “Fire Horse Fortune”

byAdi Sunaryo
26/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) - Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2026, Akar Hotel Lampung mempersembahkan perayaan spesial bertajuk “Fire Horse...

Read moreDetails
Ilustrasi

Kasus Rabies Lamsel Meningkat, Dinkes Gencarkan Vaksinasi VAR-SAR

26/01/2026
BATIQA Hotel Lampung berkolaborasi dengan Agroforestri Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menggelar aksi penanaman pohon bertajuk “Satu Kamar Satu Pohon”.

BATIQA Hotel Lampung Berkolaborasi dengan Agroforestri ITERA Gelar Aksi “Satu Kamar Satu Pohon” Peringati Hari Lingkungan Hidup Nasional

26/01/2026
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memborong enam penghargaan Indonesia Green Awards (IGA) 2026.

Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, PTBA Borong Penghargaan Indonesia Green Awards 2026

26/01/2026
Harga emas batangan Antam hari ini, Senin. Dok MI

Harga Emas Antam 26 Januari 2026, Rekor Baru Lewati Rp2,9 Juta

26/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.