• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 29/11/2025 20:40
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Internasional

Ukraina Dapat Kiriman Rudal Jarak Jauh dari AS

Isnovan DjamaludinMedcombyIsnovan DjamaludinandMedcom
25/04/24 - 20:22
in Internasional, Politik
A A
rudal ATACMS

Rudal kelas menengah milik Amerika Serikat, ATACMS, diam-diam dikirim ke Ukraina. FOTO: AFP

Washington (Lampost.co) — Ukraina diam-diam mendapat kiriman rudal jarak jauh dari  Amerika Serikat (AS) untuk berperang melawan Rusia. Pengiriman persenjataan itu terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Menurut seorang pejabat AS, Ukraina telah menggunakannya dua kali.
“Rudal-rudal itu termasuk paket bantuan militer senilai 300 juta dolar AS (setara Rp4,8 triliun) untuk Ukraina atas persetujuan  Presiden AS Joe Biden pada 12 Maret lalu,” kata pejabat AS  yang tidak mau menyebut nama, melansir AsiaOne, Kamis (25/4/2024).
Pejabat itu tidak mengatakan berapa banyak AS mengirmkan rudal itu.
Ukraina pertama kali menggunakan rudal tersebut  pada 17 April 2024 dini hari lalu. Rudal itu menyasar lapangan terbang Rusia di Krimea yang berjarak sekitar 165 km dari garis depan Ukraina, kata pejabat tersebut.
Pejabat itu mengatakan Ukraina menggunakan senjata itu untuk kedua kalinya dalam semalam melawan pasukan Rusia di tenggara Ukraina.
Masih menjadi perdebatan di pemerintahan Presiden AS Joe Biden, apakah akan mengirim Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat (ATACMS) dengan jangkauan hingga 300 km. AS memasok ATACMS kelas menengah  pada September 2023.

Pentagon Menentang

Pentagon awalnya menentang penempatan rudal jarak jauh, karena khawatir hilangnya rudal dari persediaan Amerika akan mengganggu kesiapan militer AS. Ada juga kekhawatiran Ukraina akan menggunakannya untuk menyerang sasaran yang jauh di wilayah Rusia.
Penggunaan rudal balistik jarak jauh pasokan Korea Utara terhadap Ukraina pada Desember dan Januari oleh Rusia, meskipun ada peringatan publik dan swasta dari AS untuk tidak melakukannya, menyebabkan perubahan sikap, kata pejabat AS.
Salah satu faktor dalam pengambilan keputusan AS adalah penargetan infrastruktur penting Ukraina oleh Rusia, kata pejabat itu.
“Kami memperingatkan Rusia tentang hal-hal itu,” kata pejabat itu.
“Mereka memperbarui penargetan mereka,” ujarnya.

Temukan Cara

 

Pada akhir Januari, militer AS menemukan cara untuk memuaskan kekhawatiran mereka mengenai kesiapan militer, yang memungkinkan pemerintah untuk bergerak maju. Mereka mulai memperoleh rudal baru yang berasal dari jalur produksi Lockheed-Martin.
Biden bertemu dengan tim keamanan nasionalnya pada pertengahan Februari dan setuju untuk menerima rekomendasi bulat dari para penasihatnya untuk mengirim rudal ke Ukraina.
Yang terlibat dalam diskusi tersebut adalah Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, dan Ketua Kepala Staf Gabungan Charles Brown.
Tantangannya pada saat itu adalah mencari cara untuk membayar rudal tersebut. Amerika telah kehabisan semua pilihan pendanaannya dan kemacetan kongres menghalangi bantuan lebih lanjut.
Sebuah peluang muncul pada bulan Maret, ketika beberapa kontrak Pentagon masuk penawaran. Biden dapat menggunakan selisihnya untuk mengirimkan bantuan 300 juta dolar AS ke Ukraina.
“Biden mengatakan kepada timnya untuk memasukkan ATACMS jangka panjang ke dalam paket pendanaan ini, namun melakukannya secara diam-diam demi menjaga keamanan operasional dan unsur kejutan bagi Ukraina,” kata pejabat itu.

Tags: ASperangrudalUkraina
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam Bimbingan Teknis terkait Sosialisasi Permendikbud Ristek No. 55/2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan pada Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT) di Universitas Muhammadiyah Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis, 27 November 2025. Dok MPR RI

Bangun Sinergi Semua Pihak Wujudkan Lingkungan Kampus Aman

byTriyadi Isworoand1 others
27/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) – Wujudkan ruang aman bagi seluruh warga negara, termasuk warga lingkungan kampus. Dengan berbagai langkah bersama untuk...

Wakil Ketua MPR RI

Segera Selesaikan Ketimpangan Gender di Kehidupan Bernegara

byTriyadi Isworo
25/11/2025

Jakarta (Lampost.co) – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong upaya bersama untuk memastikan partisipasi perempuan lebih bermakna dalam kehidupan...

Masyarakat Sipil Sorot Pasar Karbon dan Dana Iklim Indonesia di COP30

Masyarakat Sipil Sorot Pasar Karbon dan Dana Iklim Indonesia di COP30

byMuharram Candra Lugina
21/11/2025

Jakarta (Lampost.co) -- Masyarakat sipil Indonesia kembali menekan pemerintah agar meningkatkan transparansi dana iklim selama perundingan COP30 di Belem, Brasil....

Berita Terbaru

Dua warga Kabupaten Lampung Tengah, Melia dan Nova Anita Sari melaporkan dugaan investasi bodong dalam penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dok. Lampost.co
Bandar Lampung

Tertarik Investasi MBG, Malah Tertipu Rp 400 Juta

byTriyadi Isworoand1 others
29/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) — Setelah menanamkan modal investasi hingga Rp 400 juta untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dua warga...

Read moreDetails
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari. (Dok. Lampost.co)

Polda Lampung Sarankan Korban Investasi Bodong MBG Lampung Tengah Sampaikan Gugatan Perdata

29/11/2025
Dua warga Kabupaten Lampung Tengah, Melia dan Nova Anita Sari melaporkan dugaan investasi bodong dalam penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dok. Lampost.co

Dua Warga Lampung Tengah Tertipu Investasi Bodong Makan Bergizi Gratis

29/11/2025
kunker menag ke lampung

Kunjungi Lampung, Menag Nasaruddin Umar Minta ASN Proaktif Jaga Kerukunan

29/11/2025
Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Dok. Antara)

Penyidikan Kasus ASDP Tetap Berjalan Meski Tiga Eks Direktur dan Direksi Dibebaskan

29/11/2025
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.