IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 07/04/2026 10:09
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Internasional

Ultimatum 48 Jam Trump ke Iran Berujung Balasan Pedas: Ketegangan Selat Hormuz Memanas

Iran justru merespons dengan sindiran tajam dan menyebut ancaman tersebut sebagai tindakan tidak rasional.

EffranbyEffran
07/04/26 - 08:10
in Internasional
A A
Aktivis Tekankan Solidaritas Nasional saat Ketegangan Global Meningkat

Ilustrasi Selat Hormuz. Foto: ndtv.com

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Mantan Presiden AS, Donald Trump, mengeluarkan ultimatum keras terkait pembukaan Selat Hormuz. Namun, Iran justru merespons dengan sindiran tajam dan menyebut ancaman tersebut sebagai tindakan tidak rasional.

Trump Beri Tenggat 48 Jam ke Iran

Donald Trump menyampaikan ultimatum melalui platform media sosial miliknya, Truth Social. Ia meminta Iran segera membuka Selat Hormuz tanpa syarat.

“Ingat ketika saya memberi Iran sepuluh hari untuk membuat kesepakatan atau membuka Selat Hormuz. Waktu hampir habis, 48 jam sebelum semua neraka akan menimpa mereka,” tulis Trump.

Sebelumnya, pada 21 Maret, Trump juga mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik Iran. Ia menyasar fasilitas terbesar jika Iran tidak mematuhi tuntutan tersebut. Namun, beberapa hari setelah ancaman itu, Trump sempat melunak.

Ia menyebut adanya pembicaraan yang produktif dengan pihak Iran. Meski begitu, tenggat waktu kembali diperpanjang hingga batas akhir terbaru.

Iran Sebut Ancaman Bodoh

Pihak Iran tidak tinggal diam. Komando militer pusat Iran langsung merespons dengan nada keras.

Jenderal Ali Abdollahi Aliabadi menyebut pernyataan Trump sebagai tindakan yang tidak seimbang. “Ancaman itu menunjukkan sikap tidak berdaya, gugup, tidak seimbang, dan bodoh,” tegasnya.

Ia juga menyinggung pernyataan religius Trump. Menurutnya, pesan tersebut justru menjadi ancaman balik bagi pihak Amerika. “Makna sederhana dari pesan itu adalah pintu neraka akan terbuka untuk Anda,” ujarnya.

Ancaman Serangan Infrastruktur Meningkat

Ketegangan meningkat setelah Trump kembali melontarkan ancaman militer. Ia menyebut AS siap menghancurkan infrastruktur penting Iran. “Militer kita belum mulai menghancurkan apa yang tersisa di Iran,” kata Trump.

Ia bahkan menyebut target berikutnya termasuk jembatan dan pembangkit listrik. Trump juga mendorong pergantian rezim di Iran. Ia menilai kepemimpinan baru harus segera mengambil alih. “Kepemimpinan baru akan tahu apa yang harus dilakukan dan harus dilakukan cepat,” katanya.

Serangan Infrastruktur dan Eskalasi Konflik

Situasi semakin panas setelah laporan serangan terhadap jembatan strategis di Karaj. Infrastruktur tersebut sebagai salah satu yang tertinggi di kawasan Timur Tengah.

Trump mengklaim serangan itu sebagai bagian dari tekanan militer terhadap Iran. Ia juga mengunggah video yang memperlihatkan asap tebal dari lokasi kejadian. “Jembatan terbesar di Iran runtuh, dan banyak lagi akan menyusul,” tulisnya.

Ia kembali menegaskan Iran harus segera bernegosiasi sebelum kondisi semakin memburuk.

Dampak Global dan Risiko Besar

Para analis menilai ancaman terhadap infrastruktur sipil dapat memicu konsekuensi serius. Bahkan, tindakan tersebut berpotensi dikategorikan sebagai pelanggaran hukum internasional.

Selain itu, Selat Hormuz merupakan jalur vital perdagangan energi dunia. Gangguan di wilayah itu dapat memicu krisis global, termasuk lonjakan harga minyak.

Ketegangan yang terus meningkat membuat dunia internasional waspada. Banyak pihak mendesak kedua negara untuk menahan diri dan kembali ke meja diplomasi.

Tags: ancaman Amerika ke IranKetegangan Timur Tengahkonflik AS Iran terbaruSelat Hormuz 2026serangan infrastruktur IranTrump Iran Selat Hormuzultimatum 48 jam Trump
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Aktivis Tekankan Solidaritas Nasional saat Ketegangan Global Meningkat

Aktivis Tekankan Solidaritas Nasional saat Ketegangan Global Meningkat

byWandi Barboyand1 others
06/04/2026

Jakarta (Lampost.co):  Aktivis Yulian Paonganan menyoroti meningkatnya eskalasi konflik geopolitik global, termasuk ketegangan antara Iran dengan blok Amerika Serikat dan...

Ketika Timur Tengah Terbakar, Bagaimana Model Ketahanan Ekonomi Indonesia? 

Ketika Timur Tengah Terbakar, Bagaimana Model Ketahanan Ekonomi Indonesia? 

byMustaan
05/03/2026

Hasan Ashari (Mahasiswa Program Doktor Perbanas Institute) Ketika konflik kembali memanas di Timur Tengah, dunia kembali menyadari betapa rapuhnya stabilitas...

Dampak Perang AS-Israel dan Iran Harus Diantisipasi dengan Kebijakan yang Tepat

Dampak Perang AS-Israel dan Iran Harus Diantisipasi dengan Kebijakan yang Tepat

byRicky Marlyand1 others
04/03/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Upaya melindungi segenap bangsa Indonesia harus menjadi perhatian serius para pemangku kepentingan dalam menyikapi dampak konflik Amerika...

Berita Terbaru

Ilustrasi harga emas hari ini jenis Logam Mulia batangan.
Ekonomi dan Bisnis

Harga Emas Hari Ini 7 April 2026 Naik Tipis, Berikut Rincian Lengkapnya

byAdi Sunaryo
07/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)- Harga emas hari ini, Selasa, 7 April 2026, dengan kadar 24 Karat dalam bentuk batangan keluaran Logam...

Read moreDetails
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya Ungkap Penyebab APBN Jebol Rp240,1 Triliun Awal 2026

07/04/2026
Aktivis Tekankan Solidaritas Nasional saat Ketegangan Global Meningkat

Ultimatum 48 Jam Trump ke Iran Berujung Balasan Pedas: Ketegangan Selat Hormuz Memanas

07/04/2026
persik vs persijap

Persik Kediri Tertahan Imbang tanpa Gol Lawan Persijap Jepara

07/04/2026
67 Perusahaan Pemicu Banjir di Sumatra Diberi Sanksi Oleh KLH

67 Perusahaan Pemicu Banjir di Sumatra Diberi Sanksi Oleh KLH

07/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.