• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 10/02/2026 22:22
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Ini 3 Saran Dokter agar Terhindar dari Penyakit Jantung Koroner

Lebih dari 17 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit jantung dan pembuluh darah. 

Ricky MarlyMedcombyRicky MarlyandMedcom
20/06/24 - 23:55
in Kesehatan
A A
Parasit Cacing dalam Tubuh Bisa Sebabkan Kerusakan Jantung

(dok. pixabay.com)

Jakarta (Lampost.co) — Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, lebih dari 17 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit jantung dan pembuluh darah.

Menurut dr. Yahya Berkahanto Juwana, Sp. J. P, Subsp. K. I. (K), Ph.D, FIHA selaku Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Rumah Sakit Pondok Indah, penyakit jantung koroner (PJK) terjadi akibat adanya plak aterosklerosis yang menumpuk dan tumbuh secara bertahap dalam dinding arteri. Kondisi ini menyebabkan penyempitan pembuluh darah.

Kematian di Indonesia akibat penyakit kardiovaskular mencapai 651.481 penduduk per tahun. Menurut data Institute for Health Matrics and Evaluation pada 2019, penyakit jantung koroner tercatat 245.343 kematian di Indonesia.

Baca Juga:

Jaga Kesehatan Jantung dengan Aktivitas Fisik Rutin

Untuk itu, dr. Yahya menekankan masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Hal ini berguna untuk kesehatan, khususnya kardiovaskular.

Lebih jelasnya, seperti apa saran dr. Yahya, berikut di antaranya:

1. Nutrisi seimbang dan berolahraga

“Pencegahan adalah obat yang terbaik. Maka perlu lifestyle modification yang sehat untuk mencegah terjadinya penyakit jantung koroner,” katanya dalam temu media di Jakarta, Rabu, 19 Juni 2024.

Pola hidup sehat adalah mengonsumsi makanan bernutrisi seimbang dan rutin berolahraga setiap hari. Upaya ini merupakan langkah awal untuk melawan risiko terjadinya penyakit jantung koroner.

 

2. Diet yang tak menyiksa

Jika melakukan diet, dr. Yahya sarankan lakukan yang sehat dan tidak menyiksa. Salah satunya adalah mengonsumsi garam kurang dari 2 gram per hari. Selain itu, sebaiknya menghindari gorengan, MSG, makanan berlemak, makanan cepat saji, soda, atau menerapkan mediteranian diet.

 

3. Medical check up

Ketika semakin bertambah usia, dr. Yahya menyarankan untuk melakukan medical check up (MCU). Bisa juga berkonsultasi kepada dokter spesialis jantung untuk membekali diri seputar penyakit kardiovaskular. Sebab seringkali penyakit ini sebagai silent killer.

“MCU sangat penting sebagai skrining awal untuk mengetahui apakah seseorang memiliki penyakit jantung atau tidak. Penyakit ini sering tidak terdeteksi gejalanya, lalu tiba-tiba terkena serangan jantung, maka sering disebut silent killer,” jelasnya.

Atherosclerotic Cardiovascular Disease (ASCVD) umumnya dialami oleh pria berusia di atas 45 tahun dan wanita di atas 55 tahun. Namun beberapa faktor risiko seperti diabetes, riwayat jantung, merokok, dan meminum alkohol ini juga berdampak pada terjadinya jantung koroner.

Gejala serangan jantung koroner biasanya berupa nyeri dada seperti tertusuk, terbakar, ditekan, serta sesak napas dan napas berat yang bisa menjalar ke perut, lengan, leher, atau rahang, baik saat beristirahat maupun beraktivitas. Tingkat gejala ini bervariasi antara pasien satu dengan lainnya.

Penanganan penyakit jantung koroner pun melalui obat-obatan. Namun jika tidak ampuh untuk mengobati, maka pemasangan ring atau stent jantung dibutuhkan. Jadi jika tidak ingin hal ini terjadi, sebaiknya menerapkan gaya hidup sehat dan segera mungkin ke dokter jika terjadi gejala.

“Jika terjadi serangan jantung koroner, segera ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pengobatan dan prosedur kateterisasi sesegera mungkin,” pungkasnya.

Tags: jantungOLAHRAGApenyakit jantung
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

DPR Dorong Pemerintah Mitigasi dan Surveilans Ketat Cegah Penyebaran Virus Nipah

DPR Dorong Pemerintah Mitigasi dan Surveilans Ketat Cegah Penyebaran Virus Nipah

byWandi Barboyand1 others
04/02/2026

Jakarta (Lampost.co): Komisi IX DPR mendorong pemerintah untuk segera melakukan mitigasi dan surveilans ketat guna mencegah penyebaran virus Nipah. Langkah...

Rerie Ajak Perkuat Kewaspadaan Publik untuk Antisipasi Ancaman Virus Nipah

Rerie Ajak Perkuat Kewaspadaan Publik untuk Antisipasi Ancaman Virus Nipah

byWandi Barboyand1 others
04/02/2026

Jakarta (Lampost.co): Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kewaspadaan masyarakat untuk mengantisipasi potensi penyebaran virus...

Pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini virus Nipah belum terdeteksi di Indonesia.

Wamenkes Pastikan Virus Nipah Belum Masuk Indonesia

byNur
29/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--- Pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini virus Nipah belum terdeteksi di Indonesia. Kepastian tersebut yang menyampaikan Wakil Menteri...

Berita Terbaru

Parosil Ingatkan Calon Jemaah Haji Lambar Jaga Kesehatan dan Kesiapan Fisik
Haji

Parosil Ingatkan Calon Jemaah Haji Lambar Jaga Kesehatan dan Kesiapan Fisik

byWandi Barboyand1 others
10/02/2026

Liwa (Lampost.co): Bupati Lampung Barat (Lambar) Parosil Mabsus mengingatkan calon jemaah haji asal daerahnya untuk menjaga kesehatan dan kesiapan fisik...

Read moreDetails
Manasik Calon Jemaah Haji Lamtim Dibuka

Manasik Calon Jemaah Haji Lamtim Dibuka

10/02/2026
HP HyperX Omen 15

HP Resmi Luncurkan HyperX Omen 15 di Indonesia, Intip Harga dan Spesifikasi Gahar RTX 50 Series

10/02/2026
gading marten dan meidina dina

Gading Marten Angkat Bicara Soal Kabar Pernikahan dengan Medina Dina

10/02/2026
Enzy Storia

Debut Enzy Storia Jadi Co-Host Indonesian Idol 2026 Tuai Pro Kontra

10/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.