Solo (Lampost.co)–Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), mengonfirmasi dirinya tengah mengalami alergi kulit ringan pasca-kunjungannya ke Vatikan. Meski demikian, ia memastikan kondisi kesehatannya tetap stabil dan dalam proses pemulihan.
“Ya, baik. Baik-baik saja, tapi masih dalam sedikit pemulihan,” kata Jokowi saat di kawasan Jalan Kutai Utara, Solo, Kamis, 26 Juni 2025.
Dalam kesempatan itu, Jokowi tampak santai mengenakan kemeja putih dan jaket denim, saat mengantar kedua cucunya, Sedah Mirah dan Al Nahyan, untuk berlibur ke luar kota. “Ini nganter anak dan cucu. Dalam rangka liburan,” ujarnya singkat.
Baca Juga: Kontroversi Jokowi Ke Vatikan untuk Pemakaman Paus Fransiskus
Alergi Usai ke Vatikan
Kondisi alergi yang Jokowi alami muncul beberapa hari setelah pulang dari kunjungan resmi ke Vatikan, dalam rangka menghadiri pemakaman Paus Fransiskus mewakili Presiden Prabowo Subianto pada 26 April lalu.
Ajudan Presiden, Kompol Syarif Fitriansyah, mengungkapkan bahwa alergi kulit tersebut pemicunya perubahan cuaca antara Vatikan dan Indonesia. “Setelah beberapa hari pulang dari Vatikan, barulah muncul reaksi alergi. Sekarang dalam pemulihan,” ujar Syarif.
Bukan Penyakit Berat
Syarif juga menegaskan bahwa kondisi Presiden tidak berkaitan dengan penyakit berat, seperti yang sempat ramai di media sosial. “Tidak ada masalah serius. Ini hanya alergi biasa, bukan autoimun atau Stevens-Johnson syndrome,” katanya.
Meskipun sempat mengalami peradangan ringan pada wajah, Jokowi tidak menunjukkan gejala lain seperti demam atau gatal berat. Proses pemulihan disebut berjalan baik dan tidak memerlukan penanganan khusus di rumah sakit.
Presiden Jokowi tetap menjalani aktivitas harian seperti biasa. Ia terlihat menyapa warga, mendampingi keluarga, hingga sesekali berolahraga ringan.