• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 01/12/2025 05:51
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Kemenkes Perluas Imunisasi HPV untuk Cegah Kanker Leher Rahim

NurbyNur
10/12/24 - 21:15
in Kesehatan, Nasional
A A
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperluas cakupan imunisasi human papillomavirus (HPV) untuk mencegah penyakit kanker leher rahim di tanah air. Ilustrasi

Ilustrasi (Dok Google)

Jakarta (Lampost.co)— Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus memperluas cakupan imunisasi human papillomavirus (HPV) untuk mencegah penyakit kanker leher rahim di tanah air.

“Kanker leher rahim merupakan penyakit mematikan dan menjadi salah satu beban pembiayaan negara tertinggi,” kata Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes dr Prima Yosephine di Denpasar, Bali, Selasa, 10 Desember 2024.

Ia menjelaskan penyakit kanker leher rahim itu bisa mencegahnya salah satunya melalui imunisasi HPV.

Adapun upaya perluasan gencar yang Kemenkes lakukan dengan program imunisasi kejar menyasar anak perempuan usia 15 tahun. Atau yang belum mendapatkan imunisasi HPV baik yang bersekolah maupun tidak bersekolah.

Baca juga: Vaksinasi Gondongan dan Cacar Air Belum Masuk Program Imunisasi Nasional

Untuk percepatan, lanjutnya, pemberian imunisasi gratis berlangsung secara terintegrasi dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) bagi anak perempuan usia 11 dan 12 tahun. Kelas V dan VI sekolah dasar atau setara.

Meski ia mengaku cakupan imunisasi HPV berjalan cukup baik, namun sosialisasi masih menjadi tantangan dalam menanggulangi penyakit tersebut.

Untuk itu, pemerintah menggandeng perusahaan biofarmasi MSD Indonesia yang menggagas kampanye edukasi kepada masyarakat. Hal ini guna meningkatkan pemahaman terkait pentingnya pencegahan kanker leher rahim.

“Kami berharap setiap langkah kecil yang dilakukan dapat memberikan ketenangan. Sehingga bersama-sama kita bisa menang melawan penyebaran kanker leher rahim di Indonesia,” kata Direktur Pelaksana MSD Indonesia George Stylianou.

Sementara itu, dokter spesialis anak Ketut Dewi Kumara menjelaskan imunisasi HPV tidak hanya memberikan perlindungan dari infeksi HPV. Tetapi juga menekan risiko kanker leher rahim secara signifikan.

Risiko Terpapar Virus

Ia menuturkan sesuai rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Imunisasi HPV lebih efektif pemberiannya untuk perempuan usia remaja, atau yang belum berisiko terpapar virus.

“Penelitian juga menunjukkan imunisasi HPV aman diberikan dan efektif mencegah penyebaran kanker leher rahim,” katanya.

Sejak 2023, pemerintah Indonesia mengadakan rencana aksi nasional (RAN) eliminasi kanker leher rahim di Indonesia untuk 2023-2030.

Di sisi lain, Kemenkes menyebutkan kanker leher rahim menduduki urutan kedua kanker paling berisiko bagi perempuan di Indonesia dengan 36.964 kasus baru pada 2022.

Angka kematian akibat penyakit itu tergolong tinggi, sekitar 50 persen perempuan yang diagnosa menderita kanker leher rahim meninggal karena terdeteksi pada stadium lanjut.

Jika tanpa intervensi, perkiraannya lebih dari 1,7 juta perempuan di Indonesia akan meninggal karena kanker leher rahim pada 2070. Hampir empat juta perempuan pada tahun 2120.

Anda juga dapat referensi berita atau artikel terkait kesehatan lainnya dengan membaca di website idideiyai.org

 

Tags: Imunisasi HPVKanker leher rahimKemenkesKESEHATANpemberian vaksinvaksin HPV
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Pengungsi Banjir Sumatra Berisiko Alami Penyakit Infeksi

Pengungsi Banjir Sumatra Berisiko Alami Penyakit Infeksi

byNur
30/11/2025

Aceh (Lampost.co)--- Musibah banjir besar yang melanda Sumatra menyebabkan ratusan korban meninggal dan puluhan ribu warga mengungsi dan kerusakan infrastruktur...

Kayu Hanyut Banjir Bandang Sumatra Indikasi Pembalakan Liar

Kayu Hanyut Banjir Bandang Sumatra Indikasi Pembalakan Liar

byNur
30/11/2025

Jakarta(Lampost.co)--- Manajer Kebijakan Lingkungan Hidup Yayasan KEHATI, Muhamad Burhanudin menegaskan banyaknya kayu yang hanyut dalam jumlah besar saat banjir bandang...

BNPB Percepat Distribusi Logistik Korban Banjir Sumatra

BNPB Percepat Distribusi Logistik Korban Banjir Sumatra

byNur
30/11/2025

Aceh (Lampost.co)---Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan upaya pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatra...

Berita Terbaru

Marinir Perkuat Peran Sosial dan Gelar Beragam Lomba
Humaniora

Marinir Perkuat Peran Sosial dan Gelar Beragam Lomba

byWandi Barboyand1 others
30/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co): Korps Marinir TNI AL memperkuat peran sosialnya melalui rangkaian kegiatan besar dalam perayaan HUT ke-80. Marinir menggelar...

Read moreDetails
Tabligh Akbar Indonesia Berdoa 2025 Berakhir Khidmat, 575 Ribu Jemaah Padati Kota Baru

Tabligh Akbar Indonesia Berdoa 2025 Berakhir Khidmat, 575 Ribu Jemaah Padati Kota Baru

30/11/2025
Teknisi Reklame Tersetrum, Luka Bakar Capai 80 Persen

Teknisi Reklame Tersetrum, Luka Bakar Capai 80 Persen

30/11/2025
Pangkormar Jamin Tempat Tinggal Prajurit Terdampak Bencana Sumatra

Pangkormar Jamin Tempat Tinggal Prajurit Terdampak Bencana Sumatra

30/11/2025
Tim Gabungan Satreskrim Polresta Bandar Lampung menangkap pemuda yang tega membunuh bibinya sendiri kemudian mencuri motor dan smartphone untuk judi online. Dok. Polres Bandar Lampung

Pembunuh Wiwik Safitri Pengguna Obat Psikotropika

30/11/2025
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.