• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 24/02/2026 12:59
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Kesehatan

Kista Duktus Koledokus, Penyebab Bayi Lahir Kuning

Pada bayi yang mengalami kelainan kista duktus koledokus, kulit yang menguning bertahan sampai dua minggu setelah kelahiran.

Ricky MarlyAntaranewsbyRicky MarlyandAntaranews
15/08/24 - 11:09
in Kesehatan
A A
Ini 5 Cara Melindungi Kulit Bayi yang Aman dan Lembut

(dok. pixabay.com)

Jakarta (Lampost.co) — Dokter spesialis bedah pediatri dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta, dr. Kshetra Rinaldhy Sp.B Subsp.Ped(K) menyampaikan, salah satu penyebab bayi lahir kuning adalah adanya kelainan bawaan langka pada saluran empedu yakni kista duktus koledokus.

“Itu penyakit bawaan yang bersifat kongenital, karena terjadi pelebaran bentuk kistik pada duktus bilier pada saluran empedu,” katanya dalam diskusi kesehatan secara daring dari Jakarta pada Rabu, 14 Agustus 2024.

“Semua orang punya empedu, dari anak punya saluran empedu, pada proses pembentukan janin ada kelainan saat pertumbuhan, ini namanya kista duktus koledokus,” ungkapnya.

Baca Juga:

Ibu Hamil yang Anemia Berisiko Lahirkan Bayi Prematur

Menurutnya, secara fisiologis bayi bisa lahir dalam keadaan kulitnya menguning pada hari ketiga setelah lahir.

Dalam keadaan normal, kulit kuning pada bayi dalam waktu satu minggu bisa hilang dengan terapi sinar biru atau rutin terkena sinar matahari.

Pada bayi yang mengalami kelainan kista duktus koledokus, kulit yang menguning bertahan sampai dua minggu setelah kelahiran. Serta dengan gejala lain seperti benjolan pada perut kanan atas akibat pembesaran kista dan infeksi.

Kelainan posisi saluran empedu dan pankreas pada janin membuat enzim pankreas masuk ke saluran empedu. Sehingga muncul kista, benjolan berisi cairan empedu.

“Sampai saat ini kita enggak tahu penyebabnya sehingga enggak bisa menyarankan apa yang harus dihindari. Jadi murni kelainan bawaan pada saat proses pembentukan janin,” ujarnya.

 

Deteksi Dini

Kshetra mengatakan, guna mencegah keparahan kista saat bayi lahir, kista duktus koledokus dapat kita deteksi dini dengan melakukan pemeriksaan USG fotomaternal lebih detail. Upaya ini agar dokter bisa menemukan kista pada perut bayi.

Pemeriksaan USG untuk mendeteksi kista bisa ibu lakukan saat kehamilan memasuki trimester ketiga.

Setelah bayi lahir, kista duktus koledokus dapat tertangani dengan melakukan operasi kecil laparoskopi untuk mengangkat kista.

Kshetra menyarankan operasi dilakukan saat kista masih kecil guna mencegah komplikasi setelah dewasa.

“Operasi pada saat kista kecil dan pasien lebih sehat jauh lebih mudah. Operasi bisa laparoskopi, dengan sayatan kecil itu bisa kita angkat,” katanya.

Ia menambahkan, jika kita biarkan terlalu lama, kista bisa membesar dan operasi jauh lebih susah karena sudah menempel dan tidak bisa terangkat secara bersih.

Pengangkatan kista pada bayi akan meningkatkan kualitas hidup anak dan meminimalkan risiko komplikasi lain seperti kerusakan hati setelah dewasa nanti.

Tags: bayikista duktus koledokuspenyakit
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

6 Tempat Minuman Segar, Enak, dan Murah di Bandar Lampung untuk Berbuka Puasa

6 Tempat Minuman Segar, Enak, dan Murah di Bandar Lampung untuk Berbuka Puasa

byAtikaand1 others
19/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Saat bulan Ramadan di Bandar Lampung, berburu minuman segar sebelum atau setelah berbuka puasa menjadi momen...

Tujuh Sayuran Andalan untuk Jaga Stamina dan Kesehatan Selama Puasa

Tujuh Sayuran Andalan untuk Jaga Stamina dan Kesehatan Selama Puasa

byAtikaand1 others
19/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Menjalani ibadah puasa membutuhkan kondisi tubuh yang prima agar tetap bugar dari sahur hingga berbuka sehingga...

Konsumsi Menu ini Agar Tubuh Selalu Bugar Selama Puasa

Konsumsi Menu ini Agar Tubuh Selalu Bugar Selama Puasa

byAtikaand1 others
19/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Memasuki bulan suci Ramadhan, menjaga pola makan menjadi kunci utama agar tubuh tetap sehat dan bertenaga...

Berita Terbaru

guru
Humaniora

DPDR Lampung Atensi Kesejahteraan Guru Honorer

byDelima Napitupulu
24/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, terus mengawal penguatan sektor pendidikan di Bumi Ruwa Jurai. Setelah mengumumkan...

Read moreDetails
Ilustrasi

Kebutuhan Uang Tunai di Lampung Naik, BI Siapkan Stok Rp4,5 Triliun Jelang Idulfitri

24/02/2026
Jadwal imsakiyah Ramadan 1446 Hijriah untuk wilayah Lampung dan sekitarnya. Dok/Lampost.co

Jadwal Imsak, Buka Puasa, dan Salat Lengkap Wilayah Tanggamus Selama Ramadan 1447 H/2026 M

24/02/2026
Ini Tujuh Rekomendasi Tempat Ngabuburit di Lampung

7 Ide Ngabuburit Paling Bermanfaat di Ramadan, Bikin Waktu Berbuka Terasa Lebih Cepat

24/02/2026
Ilustrasi memori

Alarm Krisis 2026: Gelombang Kebangkrutan Mengancam, Produksi Smartphone dan PC Terpangkas Tajam

24/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.