• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 11/02/2026 18:05
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Mengenal Down Syndrome: Penyebab, Gejala, dan Deteksi Dini yang Penting

Penyebab utama Down Syndrome adalah trisomi 21, yakni keberadaan tiga salinan kromosom 21, bukan dua seperti biasanya.

Delima NapitupulubyDelima Napitupulu
23/05/25 - 08:36
in Kesehatan
A A
down syndrome

Ilustrasi (Freepik)

Bandar Lampung (lampost.co)–Down Syndrome adalah masalah kesehatan kelainan genetik yang terjadi akibat adanya salinan ekstra kromosom 21 pada sel tubuh. Kondisi ini menyebabkan gangguan perkembangan fisik dan intelektual yang bervariasi pada setiap individu. Down Syndrome termasuk salah satu kelainan genetik paling umum di dunia, dengan frekuensi sekitar 1 dari 700 kelahiran.

Penyebab utama Down Syndrome adalah trisomi 21, yakni keberadaan tiga salinan kromosom 21, bukan dua seperti biasanya. Kondisi ini terjadi secara spontan saat pembelahan sel reproduksi. Faktor risiko utama adalah usia ibu saat hamil, terutama di atas 35 tahun. Namun, Down Syndrome juga dapat terjadi tanpa hubungan langsung dengan usia.

Gejala Down Syndrome bervariasi mulai dari ciri fisik khas seperti wajah bulat, mata berbentuk almond, dan tonus otot rendah, hingga gangguan perkembangan kognitif. Anak dengan Down Syndrome umumnya mengalami keterlambatan bicara dan perkembangan motorik, tetapi dengan stimulasi dan terapi yang tepat, mereka dapat berkembang dengan baik.

Deteksi dini Down Syndrome bisa dilakukan sebelum bayi lahir melalui tes skrining dan diagnostik. Tes skrining seperti USG dan pemeriksaan darah pada ibu hamil dapat memberikan indikasi risiko Down Syndrome. Sedangkan tes diagnostik, seperti amniosentesis dan chorionic villus sampling (CVS), dapat memastikan diagnosis dengan mengambil sampel cairan ketuban atau jaringan plasenta.

Deteksi dini memberi banyak manfaat, antara lain mempersiapkan keluarga secara emosional dan medis. Jika hasil deteksi menunjukkan risiko tinggi, keluarga dapat mendapatkan konsultasi genetik dan perencanaan persalinan yang tepat. Selain itu, deteksi dini juga memungkinkan persiapan program intervensi sejak bayi lahir.

Pemeriksaan Prenatal

Penting bagi calon orang tua untuk melakukan pemeriksaan prenatal terutama jika berisiko tinggi. Pola hidup sehat selama kehamilan juga dapat membantu menurunkan risiko gangguan kromosom. Namun, tidak ada cara pasti untuk mencegah Down Syndrome karena merupakan kelainan genetik spontan.

Meskipun Down Syndrome tidak bisa disembuhkan, dukungan keluarga, pendidikan khusus, dan terapi yang tepat membantu meningkatkan kualitas hidup penderita. Anak dengan Down Syndrome dapat belajar keterampilan sosial dan akademis sesuai kemampuan mereka.

Keluarga, tenaga kesehatan, dan masyarakat perlu memahami Down Syndrome agar stigma dan diskriminasi dapat diminimalisir. Dengan kesadaran yang baik, anak-anak dengan Down Syndrome dapat tumbuh dan berkontribusi positif di lingkungan mereka.

 

Tags: anak berkebutuhan khususberita kesehatandeteksi diniDown Syndromeinfo kesehatanKESEHATANKromosom 21Penyebab Down Syndrome
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

DPR Dorong Pemerintah Mitigasi dan Surveilans Ketat Cegah Penyebaran Virus Nipah

DPR Dorong Pemerintah Mitigasi dan Surveilans Ketat Cegah Penyebaran Virus Nipah

byWandi Barboyand1 others
04/02/2026

Jakarta (Lampost.co): Komisi IX DPR mendorong pemerintah untuk segera melakukan mitigasi dan surveilans ketat guna mencegah penyebaran virus Nipah. Langkah...

Rerie Ajak Perkuat Kewaspadaan Publik untuk Antisipasi Ancaman Virus Nipah

Rerie Ajak Perkuat Kewaspadaan Publik untuk Antisipasi Ancaman Virus Nipah

byWandi Barboyand1 others
04/02/2026

Jakarta (Lampost.co): Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kewaspadaan masyarakat untuk mengantisipasi potensi penyebaran virus...

Pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini virus Nipah belum terdeteksi di Indonesia.

Wamenkes Pastikan Virus Nipah Belum Masuk Indonesia

byNur
29/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--- Pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini virus Nipah belum terdeteksi di Indonesia. Kepastian tersebut yang menyampaikan Wakil Menteri...

Berita Terbaru

Asisten II Pemprov Lampung Mulyadi Irsan paparkan data surplus padi 3,5 juta ton sebagai daya tarik investasi industri benih nasional bagi PT SHS.
Lampung

Surplus Padi 3,5 Juta Ton, Lampung Tawarkan Klaster Strategis Industri Benih

byDelima Napitupuluand1 others
11/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Pemerintah Provinsi Lampung memamerkan kekuatan fundamental sektor pertaniannya sebagai daya tawar utama bagi investor industri perbenihan nasional. Asisten...

Read moreDetails
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal

Gandeng Petani Lampung, PT SHS Tawarkan Harga Premium dan Bayar Tunai 24 Jam

11/02/2026
Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat fondasi ketahanan pangan dengan menjajaki kolaborasi strategis bersama PT Sang Hyang Seri (SHS).

Transformasi Lumbung Pangan, Pemprov-PT SHS Bangun Pusat Industri Benih

11/02/2026
logo DFB Pokal

Freiburg Singkirkan Hertha Berlin dari DFB Pokal 2026 lewat Adu Penalti Dramatis

11/02/2026
Penyerang sayap Bournemouth Rayan

Comeback Dramatis Bournemouth di Hill Dickinson Stadium

11/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.