• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 02/03/2026 23:12
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Kesehatan

Mengenal Jenis Gula dan Efeknya pada Tubuh

Yang perlu pahami ialah mana gula yang kalorinya “kosong” dan mana yang masih nyisa nutrisi.

Sri AgustinabySri Agustina
21/11/25 - 20:09
in Kesehatan, Kompliment
A A
Jenis gula dan pentingnya pemilihan bijak.

Jenis gula dan pentingnya pemilihan bijak. (Foto:Dok)

Bandar Lampung (Lampost.co)–Ternyata gula itu tidak hanya satu jenis, tetapi banyak varian baik yang ada di dapur atau di kemasan makanan. Jadi penting tahu perbedaan tiap-tiap jenisnya supaya saat masak atau jajan kita bisa lebih pinter milih, bukan cuma tergoda rasa manisnya saja.

Point Penting:

  • Pentingnya memahami mana gula yang kalorinya “kosong” dan mana yang masih mennyisakan nutrisi.
  • Gula merupakan sumber energi (kalori) yang harus terkendalikan.
  • Konsumsi gula berlebih dan risiko penyakit kronis.

Kalau tujuan kita sehat atau lagi jaga gula darah, bukan berarti harus takut sama semua gula. Yang perlu pahami ialah mana gula yang kalorinya “kosong” dan mana yang masih nyisa nutrisi. Serta bagaimana tiap gula memengaruhi tubuh supaya keputusan harian tentang kopi, kue, atau minuman manis jadi lebih bijak.

Jenis-jenis gula

Ada gula yang sangat halus untuk kue, ada yang kasar buat topping. Ada juga gula tradisional dari nira, dan setiap jenis punya tekstur serta flavor yang beda sehingga hasil masakan atau minuman juga berubah. Berikut jenis-jenis gula yang perlu dipahami:

  1. Gula pasir putih

Gula pasir putih adalah bentuk gula paling umum dari tebu atau bit yang sudah termurnikan sehingga hampir semua molase hilang. Hasilnya kristal putih yang netral dan mudah larut. Jadi ini sering termanfaatkan untuk masak, memanggang, dan pemanis minuman.

  1. Gula halus / gula bubuk

Gula halus dari gula putih yang digiling sampai sangat halus dan biasanya ada campur sedikit tepung jagung untuk mencegah penggumpalan. Teksturnya cocok untuk icing, buttercream, dan taburan kue karena cepat larut dan memberikan hasil halus.

Baca Juga: Ini 5 Gangguan Kesehatan yang Bisa Muncul dari Kondisi Gigi dan Gusi

  1. Gula palem / gula merah / gula jawa

Gula dari nira sengon, aren, atau kelapa ini memiliki warna cokelat hingga gelap serta rasa karamel yang khas. Sering dipakai di masakan tradisional seperti cendol, wedang, atau untuk memberi aroma pada masakan manis-gurih.

  1. Gula cokelat (brown sugar)

Brown sugar sebenarnya gula putih yang kombinasi dengan molase untuk mendapatkan kelembapan dan rasa karamel. Tersedia light brown dan dark brown yang beda intensitas rasa, ini sering dipakai untuk kue tertentu agar tekstur moist dan rasa lebih kaya.

  1. Turbinado, Demerara, Muscovado (gula kasar dengan sisa molase)

Jenis-jenis ini adalah gula yang lebih sedikit atau tidak terlalu termurnikan sehingga masih ada lapisan molase yang membuat warnanya kecokelatan. Tekstur kristalnya lebih besar, cocok buat taburan roti atau minuman karena memberikan rasa karamel ringan dan tekstur renyah.

  1. Gula kelapa (coconut sugar)

Gula kelapa dari nira bunga kelapa dan sering dipromosikan karena indeks glikemiknya sedikit lebih rendah daripada gula putih. Mengandung jejak mineral, namun kalorinya tetap mirip dengan gula biasa sehingga penggunaan berlebih tetap berisiko.

  1. Gula batu (rock sugar)

Gula batu terbentuk dari kristal yang lebih besar dan biasanya untuk teh atau masakan Tionghoa tertentu karena larut perlahan dan memberi rasa manis yang stabil.

  1. Pemanis alternatif (stevia, erythritol, xylitol, sucralose, aspartame)

Ada kategori yang bukan gula “nutrisi” melainkan pemanis non-nutritif atau alkohol gula yang memberi rasa manis dengan kalori lebih sedikit atau nol. Misalnya stevia alami atau erythritol yang populer karena berdampak minimal pada gula darah. Namun setiap pemanis punya profil keamanan dan rasa berbeda sehingga perlu pilih yang cocok dan sesuai kondisi kesehatan.

Dampak gula pada kesehatan

Menurut ptpnxiv.com gula memengaruhi tubuh lewat beberapa mekanisme seperti kenaikan gula darah, energi cepat yang tak bertahan lama. Serta berkontribusi pada kalori ekstra yang bila berlebihan bisa memicu kenaikan berat badan.

Selain itu ada kaitan antara konsumsi gula berlebih dan risiko penyakit kronis. Jadi penting memahami tiap efek dan memilih alternatif bila perlu.

  1. Gula dan kontrol gula darah/diabetes

Konsumsi gula cepat terserap sebagai glukosa sehingga memengaruhi kadar gula darah dan insulin. Bagi penderita diabetes atau yang berisiko tinggi perlu batasi gula sederhana dan pantau porsi.

  1. Kalori kosong dan kenaikan berat badan

Gula sederhana menyumbang kalori tanpa vitamin atau mineral berarti. Konsumsi berlebih bisa membuat asupan kalori harian melampaui kebutuhan sehingga berkontribusi pada obesitas dan masalah metabolik lainnya.

  1. Kesehatan mulut

Gula adalah makanan favorit bakteri mulut yang menyebabkan plak dan kerusakan gigi. Jdi mengurangi frekuensi konsumsi minuman atau makanan manis serta menjaga kebersihan mulut penting untuk mencegah gigi berlubang.

  1. Hati dan lemak visceral

Konsumsi fruktosa berlebih (misalnya dari sirup jagung fruktosa tinggi atau minuman manis) dapat meningkatkan risiko penumpukan lemak di hati non-alkoholik. Selain itu memperburuk profil lipid, dan memicu resistensi insulin sehingga hati-hati dengan minuman manis industri.

  1. Perbedaan nutrisi antar gula (minor)

Beberapa gula seperti gula kelapa atau gula merah memang mengandung jejak mineral dan antioksidan lebih banyak ketimbang gula putih murni. Namun jumlahnya sangat kecil sehingga tidak menggantikan kebutuhan nutrisi lain. Jadi klaim “lebih sehat” perlu mengimbangi fakta bahwa semua gula tetap sumber energi (kalori) yang harus dikendalikan.

Intinya, pilih gula itu boleh asal porsinya benar, kenali jenisnya, tahu fungsi di masakan, dan yang paling penting kontrol jumlahnya. Hal ini supaya rasa manis tidak berujung masalah kesehatan Anda.

Tags: jenis gulaKESEHATANPemilihan
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan dokter spesialis keliling (Speling) di wilayahnya menjelang Lebaran 2026. Dok/Pemprov Jateng

Jelang Lebaran, Pemprov Jateng Gencarkan Program Pangan Murah dan Speling

byNur
02/03/2026

Grobokan (Lampost.co)--— Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan dokter spesialis keliling (Speling) di wilayahnya menjelang...

Sekretaris Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat memberi keterangan

Pemprov Lampung Perketat Pengawasan Dapur SPPG Pasca-Keracunan di Tulangbawang

byIsnovan Djamaludinand1 others
28/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan akan mengawasi ketat seluruh operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya....

Ilustrasi MBG

DPRD Lampung Desak Standardisasi Dapur Makan Bergizi Gratis

byIsnovan Djamaludinand1 others
28/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)—Sejumlah keluhan masyarakat terkait kualitas menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Lampung mendorong DPRD Provinsi Lampung...

Berita Terbaru

Pelatih interim Tottenham, Igor Tudor
Bola

Fulham Bungkam Tottenham 2-1, The Lilywhites Kian Dekat Zona Degradasi

byIsnovan Djamaludin
02/03/2026

London (Lampost.co)–Krisis di tubuh Tottenham Hotspur kian mendalam setelah mereka menyerah 1-2 dari tuan rumah Fulham dalam laga pekan ke-28...

Read moreDetails
Kapal Ferry sedang bersandar di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Provinsi Lampung. (Lampost.co/Triyadi Isworo)

Waspada Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Lampung

02/03/2026
Arsenal vs chelsea

Arsenal Menang Tipis 2-1 atas Chelsea dalam Derbi London

02/03/2026
Masyarakat Indonesia Diminta Tetap Berhati-hati dan Jaga Kerukunan

Masyarakat Indonesia Diminta Tetap Berhati-hati dan Jaga Kerukunan

02/03/2026
Jay Idzes-foto instagram

10 Pemain Sassuolo Bungkam Atalanta 2-1

02/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.