Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memperkuat strategi eliminasi Tuberkulosis (TBC) dengan mengintegrasikan program penanggulangan ke dalam aplikasi Lampung In.
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada pengobatan pasien. Pemerintah juga memperkuat sistem deteksi dini melalui screening yang menyeluruh dan berkelanjutan.
“Yang menjadi tantangan saat ini bukan hanya kita mengobati yang sakit, melainkan kita memastikan masyarakat mengikuti sistem deteksi dini dengan tindak lanjut yang tuntas,” kata Jihan.
Jihan menyebut angka kesembuhan TBC di Lampung menunjukkan tren positif. Namun, pemerintah tetap mendorong peningkatan capaian melalui kebijakan yang lebih tajam dan terukur.
Pemerintah Provinsi Lampung menggerakkan seluruh instrumen layanan kesehatan secara vertikal. Selain itu, pemerintah mengoptimalkan peran puskesmas, posyandu, dan kader kesehatan di desa untuk memperluas jangkauan deteksi dan pendampingan pasien.
Pemerintah juga menyiapkan inovasi digital dengan memasukkan program penanggulangan TBC ke dalam aplikasi Lampung In. Melalui langkah ini, pemerintah memantau data pasien secara real-time. Kemudian, memastikan akurasi data untuk mendukung pengambilan kebijakan yang cepat dan tepat.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update