• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 22/02/2026 01:05
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Kesehatan

Studi Menyatakan Anak Keluarga Perokok Lebih Pendek, IQ Lebih Rendah

Delima NapitupulubyDelima Napitupulu
25/07/25 - 08:02
in Kesehatan
A A
Kanker paru-paru. Ilustrasi asap rokok bukan hanya dihirup perokok saja, namun orang di sekelilingnya. Dok/Internet

Ilustrasi asap rokok bukan hanya dihirup perokok saja, namun orang di sekelilingnya. Dok/Internet

Jakarta (lampost.co)-– Konsumsi rokok tidak hanya berdampak pada kesehatan perokok aktif, tetapi juga membawa risiko serius bagi tumbuh kembang anak. Ketua Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS UI), Aryana Satrya, mengungkapkan bahwa meningkatnya jumlah perokok di Indonesia berkorelasi dengan tingginya kasus stunting pada anak.

Aryana menjelaskan, keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas cenderung mengalokasikan pengeluarannya untuk membeli rokok dibandingkan makanan bergizi. “Ketika ayah atau orang tua merokok dan hidup pas-pasan, uang yang seharusnya untuk makanan bergizi justru habis untuk rokok. Anak pun menjadi korban dengan tumbuh kembang yang terhambat,” kata Aryana dalam workshop media bertajuk Advokasi Tobacco Tax dan Tobacco Control.

Ia juga menekankan bahwa paparan asap rokok sangat membahayakan bagi ibu hamil. Zat karsinogenik yang terhirup dari asap rokok dapat masuk ke dalam sirkulasi darah janin, mengganggu perkembangan otak, dan menyebabkan gangguan pertumbuhan yang berujung pada stunting.

“Melalui asap rokok, ibu hamil yang menjadi perokok pasif menyerap zat berbahaya yang langsung berdampak ke janin. Zat tersebut mengganggu pusat perkembangan otak bayi, sehingga pertumbuhannya terganggu,” papar Aryana.

.
Lebih jauh, hasil riset PKJS UI pada 2018 menemukan bahwa perilaku merokok orang tua berdampak langsung terhadap perkembangan intelektual anak. Anak dari keluarga perokok cenderung memiliki tinggi badan lebih pendek 0,34 cm dibanding anak dari keluarga non-perokok. Selain itu, inteligensia atau IQ anak juga lebih rendah.

“Dari data kami, anak-anak dari keluarga perokok lebih rentan mengalami stunting, terganggunya kesehatan, serta memiliki tingkat inteligensia yang lebih rendah,” ujar Aryana.

Cegah Merokok

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pengendalian Penyakit Akibat Tembakau dan Penyakit Paru Direktorat Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan, Benget Saragih, menyoroti pentingnya peran orang tua dalam pencegahan perilaku merokok pada anak.

“Sebanyak 89 persen anak tidak merokok jika orang tuanya juga tidak merokok. Sisanya, 11 persen masih mungkin merokok karena pengaruh lingkungan atau teman sebaya. Jadi, ketika orang tua mengatakan rokok itu berbahaya namun tetap merokok, anak tidak akan percaya. Anak akan membandingkan ucapan dan tindakan orang tuanya,” jelas Benget.

Sebagai langkah konkret, Kementerian Kesehatan terus mendorong kebijakan dan edukasi untuk melindungi anak-anak dari bahaya rokok. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045, di mana generasi muda diharapkan tumbuh sehat, cerdas, dan produktif.

 

 

Tags: inteligensia anakKESEHATANkesehatan keluargaorang tua perokokrokokSTUNTING
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

6 Tempat Minuman Segar, Enak, dan Murah di Bandar Lampung untuk Berbuka Puasa

6 Tempat Minuman Segar, Enak, dan Murah di Bandar Lampung untuk Berbuka Puasa

byAtikaand1 others
19/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Saat bulan Ramadan di Bandar Lampung, berburu minuman segar sebelum atau setelah berbuka puasa menjadi momen...

Tujuh Sayuran Andalan untuk Jaga Stamina dan Kesehatan Selama Puasa

Tujuh Sayuran Andalan untuk Jaga Stamina dan Kesehatan Selama Puasa

byAtikaand1 others
19/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Menjalani ibadah puasa membutuhkan kondisi tubuh yang prima agar tetap bugar dari sahur hingga berbuka sehingga...

Konsumsi Menu ini Agar Tubuh Selalu Bugar Selama Puasa

Konsumsi Menu ini Agar Tubuh Selalu Bugar Selama Puasa

byAtikaand1 others
19/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Memasuki bulan suci Ramadhan, menjaga pola makan menjadi kunci utama agar tubuh tetap sehat dan bertenaga...

Berita Terbaru

Persija vs PSM
Bola

Persija Jakarta Amankan Tiga Poin di JIS dari PSM Makassar

byIsnovan Djamaludin
22/02/2026

Jakarta (Lampost.co)–Persija Jakarta terus menjaga asa dalam perburuan gelar juara BRI Super League 2025/2026 setelah memetik kemenangan krusial atas PSM...

Read moreDetails
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago. Dok MI

THR Wajib Diberikan Dua Minggu Sebelum Hari Raya

21/02/2026
pemupukan tanaman padi menggunakan POC

Pemprov Lampung Masifkan Penggunaan POC, Targetkan Produktivitas Naik 15 Persen

21/02/2026
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas

DPRD Provinsi Lampung Mendukung Program POC Gubernur Rahmat Mirzani Djausal

21/02/2026
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung, Elvira Ummi Hani

Pemprov Lampung Genjot Unit Produksi POC di 1.000 Titik pada 2026

21/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.