• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 20/03/2026 20:17
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Kesehatan

Studi Menyatakan Anak Keluarga Perokok Lebih Pendek, IQ Lebih Rendah

Delima NapitupulubyDelima Napitupulu
25/07/25 - 08:02
in Kesehatan
A A
Kanker paru-paru. Ilustrasi asap rokok bukan hanya dihirup perokok saja, namun orang di sekelilingnya. Dok/Internet

Ilustrasi asap rokok bukan hanya dihirup perokok saja, namun orang di sekelilingnya. Dok/Internet

ADVERTISEMENT

Jakarta (lampost.co)-– Konsumsi rokok tidak hanya berdampak pada kesehatan perokok aktif, tetapi juga membawa risiko serius bagi tumbuh kembang anak. Ketua Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS UI), Aryana Satrya, mengungkapkan bahwa meningkatnya jumlah perokok di Indonesia berkorelasi dengan tingginya kasus stunting pada anak.

Aryana menjelaskan, keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas cenderung mengalokasikan pengeluarannya untuk membeli rokok dibandingkan makanan bergizi. “Ketika ayah atau orang tua merokok dan hidup pas-pasan, uang yang seharusnya untuk makanan bergizi justru habis untuk rokok. Anak pun menjadi korban dengan tumbuh kembang yang terhambat,” kata Aryana dalam workshop media bertajuk Advokasi Tobacco Tax dan Tobacco Control.

Ia juga menekankan bahwa paparan asap rokok sangat membahayakan bagi ibu hamil. Zat karsinogenik yang terhirup dari asap rokok dapat masuk ke dalam sirkulasi darah janin, mengganggu perkembangan otak, dan menyebabkan gangguan pertumbuhan yang berujung pada stunting.

“Melalui asap rokok, ibu hamil yang menjadi perokok pasif menyerap zat berbahaya yang langsung berdampak ke janin. Zat tersebut mengganggu pusat perkembangan otak bayi, sehingga pertumbuhannya terganggu,” papar Aryana.

.
Lebih jauh, hasil riset PKJS UI pada 2018 menemukan bahwa perilaku merokok orang tua berdampak langsung terhadap perkembangan intelektual anak. Anak dari keluarga perokok cenderung memiliki tinggi badan lebih pendek 0,34 cm dibanding anak dari keluarga non-perokok. Selain itu, inteligensia atau IQ anak juga lebih rendah.

“Dari data kami, anak-anak dari keluarga perokok lebih rentan mengalami stunting, terganggunya kesehatan, serta memiliki tingkat inteligensia yang lebih rendah,” ujar Aryana.

Cegah Merokok

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pengendalian Penyakit Akibat Tembakau dan Penyakit Paru Direktorat Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan, Benget Saragih, menyoroti pentingnya peran orang tua dalam pencegahan perilaku merokok pada anak.

“Sebanyak 89 persen anak tidak merokok jika orang tuanya juga tidak merokok. Sisanya, 11 persen masih mungkin merokok karena pengaruh lingkungan atau teman sebaya. Jadi, ketika orang tua mengatakan rokok itu berbahaya namun tetap merokok, anak tidak akan percaya. Anak akan membandingkan ucapan dan tindakan orang tuanya,” jelas Benget.

Sebagai langkah konkret, Kementerian Kesehatan terus mendorong kebijakan dan edukasi untuk melindungi anak-anak dari bahaya rokok. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045, di mana generasi muda diharapkan tumbuh sehat, cerdas, dan produktif.

 

 

Tags: inteligensia anakKESEHATANkesehatan keluargaorang tua perokokrokokSTUNTING
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pemprov Lampung Tingkatkan Layanan Kesehatan untuk Pasien Kanker

Pemprov Lampung Tingkatkan Layanan Kesehatan untuk Pasien Kanker

byWandi Barboy
18/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung meningkatkan kualitas layanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan, khususnya bagi pasien kanker.  ...

Vaksinasi campak

Bandara-Pelabuhan Siapkan Fasilitas Vaksinasi Campak

byDelima Napitupuluand1 others
09/03/2026

Jakarta (lampost.co)--Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi menyiagakan layanan pemberian vaksin campak atau vaksin MR (Measles Rubella) di posko-posko mudik Lebaran 2026....

DPRD Lampung Dorong Pemprov Perkuat Penyaluran Vaksin Campak

DPRD Lampung Dorong Pemprov Perkuat Penyaluran Vaksin Campak

byAtikaand1 others
08/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Anggota DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mendorong Pemerintah Provinsi Lampung untuk lebih gencar melakukan penyaluran vaksin...

Berita Terbaru

Kendaraan pemudik sedang melakukan antrian masuk kapal laut menyeberangi Selat Sunda. Dok ASDP
Ekonomi dan Bisnis

ASDP Terapkan Tiket Tunggal hingga 20 Maret, Arus Mudik Merak Tetap Terkendali

byNur
20/03/2026

Kalianda (Lampost.co)--- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menginformasikan bahwa penerapan kebijakan tiket tunggal (single ticketing) untuk periode arus mudik Lebaran...

Read moreDetails
logo-liga-konferensi-eropa

Ismaila Sarr Jadi Pahlawan, Crystal Palace Singkirkan AEK Larnaca

20/03/2026
Hasil Liga Europa: Timnya Calvin Verdonk dan Milliano Jonathans Kalah

Bantai Panathinaikos 4-0, Real Betis Segel Tiket Perempat Final Liga Europa 2026

20/03/2026
Pemain pengganti Bologna Nicolo Cambiaghi (tengah)

Tragedi di Olimpico, Bologna Depak AS Roma melalui Drama Tujuh Gol

20/03/2026
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi gempa bumi. Dok BMKG

Barat Daya Tanggamus Gempa 1.3 Magnitudo

20/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.