• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 02/03/2026 21:26
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Kesehatan

RSHS Bandung Tangani 10 Kasus Super Flu Sepanjang 2025, Satu Pasien Meninggal Dunia

Super flu adalah infeksi virus influenza A (H3N2) subclade K, yang belakangan menjadi perhatian publik karena gejalanya dinilai lebih berat dari pada influenza musiman biasa.

NurMedia IndonesiabyNurandMedia Indonesia
08/01/26 - 21:45
in Kesehatan, Nasional
A A
Kenali Gejala Super Flu Influenza A H3N2 Subclade K dan Pencegahan Penularan

Termometer. (Freepik)

Jakarta (Lampost.co)— Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mencatat telah merawat 10 pasien terkonfirmasi super flu sepanjang tahun 2025.

Super flu adalah infeksi virus influenza A (H3N2) subclade K, yang belakangan menjadi perhatian publik karena gejalanya dinilai lebih berat dari pada influenza musiman biasa.

Direktur Medik dan Keperawatan RSHS Bandung, Iwan Abdul Rachman, menegaskan masyarakat tidak perlu panik menyikapi berkembangnya isu super flu.

Baca juga: Kemenkes Tegaskan Super Flu H3N2 Subclade K Terkendali

Menurutnya, meskipun gejala yang timbulkan relatif lebih berat, virus tersebut tidak berbeda secara signifikan dari influenza pada umumnya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, tetapi tidak panik. Virus influenza A (H3N2) subclade K ini pada dasarnya masih influenza, hanya gejalanya bisa lebih berat,” ujar Iwan, Kamis (8/1).

Prosedur Penanganan Sudah Siap

Sebagai rumah sakit rujukan utama di Jawa Barat, RSHS telah menyiapkan prosedur pelayanan dan tata laksana khusus bagi pasien dengan penyakit menular melalui droplet.

Protokol tersebut merupakan pengembangan dari sistem yang telah diterapkan sejak pandemi Covid-19.

Iwan menjelaskan, pola penularan super flu mirip dengan Covid-19, yaitu melalui percikan droplet.Sehingga standar pengendalian infeksi sudah tersedia dan berjalan.

“Super flu termasuk penyakit dengan penularan droplet. RSHS sudah memiliki tata laksana yang jelas, baik untuk pasien yang datang ke IGD maupun rawat inap,” jelasnya.

Masyarakat yang mengalami gejala flu berat. Seperti demam tinggi, sesak napas, atau kondisi yang tidak membaik, diimbau untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan penanganan medis sedini mungkin.

Tren Kasus Mulai Menurun

RSHS juga mencatat bahwa tren penularan influenza A (H3N2) subclade K mulai menunjukkan penurunan. Baik di lingkungan rumah sakit maupun secara umum di wilayah Jawa Barat. Penurunan ini terjadi jika membandingkan dengan periode awal penyebaran virus pada 2025.

Satu Pasien Meninggal, Mayoritas Kasus Rentan

Ketua Tim Penyakit Infeksi New Emerging dan Re-Emerging (Pinere) RSHS Bandung, Yovita Hartantri, mengungkapkan dari 10 pasien super flu yang dirawat, satu orang meninggal dunia. Pasien tersebut di ketahui memiliki penyakit penyerta (komorbid) yang memperberat kondisi klinisnya.

“Dari 10 kasus, satu pasien meninggal karena memiliki penyakit bawaan. Selain itu, dua pasien merupakan bayi dan anak-anak,” kata Yovita.

Ia menambahkan, kepastian mengenai jenis virus super flu tersebut di peroleh setelah pemeriksaan laboratorium oleh Balai Besar Laboratorium Biologi Kesehatan pada awal Januari 2026.

Puncak Kasus Terjadi Oktober 2025

Berdasarkan catatan RSHS, puncak kasus influenza, termasuk super flu, terjadi pada Oktober 2025. Sejak saat itu, jumlah pasien yang mendapat perawatan akibat influenza menunjukkan tren penurunan secara bertahap.

Pihak RSHS kembali mengingatkan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, penggunaan masker saat sakit. Serta kewaspadaan khusus bagi kelompok rentan seperti bayi, lansia, dan penderita penyakit kronis guna menekan risiko penularan dan komplikasi super flu.

Tags: fluinfluenzasuperfluvirus
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan dokter spesialis keliling (Speling) di wilayahnya menjelang Lebaran 2026. Dok/Pemprov Jateng

Jelang Lebaran, Pemprov Jateng Gencarkan Program Pangan Murah dan Speling

byNur
02/03/2026

Grobokan (Lampost.co)--— Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan dokter spesialis keliling (Speling) di wilayahnya menjelang...

Sekretaris Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat memberi keterangan

Pemprov Lampung Perketat Pengawasan Dapur SPPG Pasca-Keracunan di Tulangbawang

byIsnovan Djamaludinand1 others
28/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan akan mengawasi ketat seluruh operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya....

Ilustrasi MBG

DPRD Lampung Desak Standardisasi Dapur Makan Bergizi Gratis

byIsnovan Djamaludinand1 others
28/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)—Sejumlah keluhan masyarakat terkait kualitas menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Lampung mendorong DPRD Provinsi Lampung...

Berita Terbaru

Masyarakat Indonesia Diminta Tetap Berhati-hati dan Jaga Kerukunan
Lampung

Masyarakat Indonesia Diminta Tetap Berhati-hati dan Jaga Kerukunan

byRicky Marlyand1 others
02/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Masyarakat Indonesia, khususnya Provinsi Lampung diminta untuk tetap memonitor konflik di Timur Tengah. Namun juga perlu...

Read moreDetails
Jay Idzes-foto instagram

10 Pemain Sassuolo Bungkam Atalanta 2-1

02/03/2026
Bulog Lampung Intensifkan Penyerapan Gabah Petani Selama Bulan Puasa

Bulog Lampung Intensifkan Penyerapan Gabah Petani Selama Bulan Puasa

02/03/2026
Disabilitas

Penuhi Hak Disabilitas Secara Konsisten

02/03/2026
Bupati Tulang Bawang, Qodratul Ikhwan. // Atika

Pemkab Tulangbawang Prioritaskan Jalan Sentra Produksi

02/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.