Bandar Lampung (Lampost.co) — Menjalani ibadah puasa membutuhkan kondisi tubuh yang prima agar tetap bugar dari sahur hingga berbuka sehingga harus jaga stamina.
Selain asupan karbohidrat dan protein, konsumsi sayuran menjadi kunci penting dalam menjaga daya tahan tubuh.
Kandungan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan pada sayuran membantu menjaga energi tetap stabil serta melancarkan sistem pencernaan selama berpuasa.
Berikut tujuh sayuran yang direkomendasikan untuk dikonsumsi selama bulan puasa guna menjaga kesehatan tubuh:
Pertama, bayam. Sayuran hijau ini kaya zat besi, magnesium, dan vitamin C yang membantu pembentukan sel darah merah serta mencegah tubuh mudah lemas.
Mengonsumsi bayam saat sahur dapat membantu menjaga stamina sepanjang hari.
Kedua, brokoli. Brokoli mengandung vitamin C, vitamin K, serta antioksidan tinggi yang berperan menjaga sistem imun.
Konsumsi brokoli saat berbuka atau makan malam membantu tubuh tetap terlindungi dari infeksi, terutama saat pola makan berubah selama Ramadhan.
Ketiga, wortel. Wortel kaya beta karoten yang baik untuk kesehatan mata dan daya tahan tubuh.
Kandungan seratnya juga membantu pencernaan tetap lancar sehingga mengurangi risiko sembelit saat puasa.
Keempat, buncis. Sayuran ini mengandung protein nabati, serat, dan asam folat.
Buncis membantu menjaga rasa kenyang lebih lama serta mendukung metabolisme tubuh tetap optimal selama berpuasa.
Kelima, labu kuning. Labu mengandung vitamin A dan antioksidan yang membantu menjaga kesehatan kulit dan meningkatkan imunitas.
Teksturnya yang lembut juga mudah dicerna sehingga cocok dikonsumsi saat sahur.
Keenam, mentimun. Mentimun memiliki kandungan air yang tinggi sehingga membantu menjaga hidrasi tubuh.
Konsumsi mentimun saat berbuka dapat membantu menggantikan cairan yang hilang setelah seharian berpuasa.
Ketujuh, kangkung. Sayuran ini kaya zat besi dan serat yang membantu melancarkan peredaran darah serta sistem pencernaan.
Kangkung dapat menjadi pilihan menu sehat untuk sahur maupun berbuka.
Keseimbangan Nutrisi
Dengan mengombinasikan berbagai sayuran tersebut dalam menu harian, masyarakat dapat menjaga keseimbangan nutrisi selama bulan puasa.
Pola makan yang sehat dan beragam membantu tubuh tetap bertenaga, ibadah pun dapat dijalankan dengan lancar hingga akhir Ramadhan.