• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 02/03/2026 21:24
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Kesehatan

Wamenkes Pastikan Virus Nipah Belum Masuk Indonesia

Hingga kini jumlah kasus secara global masih relatif terbatas. Sepanjang tahun ini, laporan resmi hanya mencatat dua kasus di India, meskipun virus tersebut terenal memiliki tingkat fatalitas yang cukup tinggi.

NurbyNur
29/01/26 - 19:46
in Kesehatan, Nasional
A A
Pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini virus Nipah belum terdeteksi di Indonesia.

Pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini virus Nipah belum terdeteksi di Indonesia.

Jakarta (Lampost.co)— Pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini virus Nipah belum terdeteksi di Indonesia. Kepastian tersebut yang menyampaikan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benyamin Paulus Octavianus menyusul meningkatnya perhatian publik terhadap kemunculan kasus virus tersebut di sejumlah negara.

“Memang sampai hari ini virus Nipah belum masuk ke Indonesia,” kata Wamenkes Benyamin Paulus Octavianus usai bertemu Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis.

Benyamin menjelaskan, virus Nipah bukanlah patogen baru. Virus ini pertama kali mengenali pada 1998. Hingga kini jumlah kasus secara global masih relatif terbatas. Sepanjang tahun ini, laporan resmi hanya mencatat dua kasus di India, meskipun virus tersebut terenal memiliki tingkat fatalitas yang cukup tinggi.

Baca juga: Pemerintah Hapus Tunggakan JKN Warga Kurang Mampu

“Secara akumulatif, jumlah kasus Nipah di dunia bahkan belum mencapai 1.000 kasus. Jadi secara epidemiologis, risikonya masih terbatas dan belum sampai ke Indonesia,” ujarnya.

Penanganan  Ketat

Ia menambahkan, pemerintah India telah mengambil langkah penanganan yang sangat ketat begitu kasus terdeteksi. Pembatasan pergerakan melakukan untuk memastikan virus tidak menyebar lebih luas atau menyeberang ke negara lain melalui mobilitas internasional.

“India langsung melakukan langkah-langkah pengendalian yang ketat. Mereka tidak ingin kasus itu menyebar ke luar wilayahnya,” kata Benyamin.

Selain India, negara-negara yang menjadi jalur transit internasional juga meningkatkan kewaspadaan. Thailand, misalnya, disebut telah memperketat pengawasan kesehatan bagi pelaku perjalanan internasional guna mencegah potensi penyebaran lintas negara.

“Thailand sebagai salah satu negara transit utama juga langsung melakukan penjagaan ekstra,” ujarnya.

Deteksi Dini Virus

Di dalam negeri, Benyamin menegaskan Indonesia sebenarnya telah memiliki sistem deteksi dini di pintu-pintu masuk negara. Termasuk bandara internasional. Pemantauan suhu tubuh penumpang menjadi salah satu mekanisme awal untuk mendeteksi potensi penyakit menular.

“Indonesia otomatis sudah melakukan skrining dasar. Kita punya alat deteksi suhu di bandara untuk memantau penumpang dengan suhu tubuh tinggi,” jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah belum memberlakukan skrining ketat seperti yang pernah di terapkan saat pandemi COVID-19. Menurutnya, kebijakan tersebut masih disesuaikan dengan tingkat risiko dan perkembangan kasus secara global.

“Proses skrining yang sangat ketat seperti saat COVID-19 belum kita terapkan, karena situasinya berbeda dan risikonya masih bisa dikendalikan,” ujar Benyamin.

Pemerintah, lanjut dia, akan terus memantau perkembangan global dan berkoordinasi dengan otoritas kesehatan internasional. Langkah antisipatif akan disesuaikan dengan dinamika situasi, dengan tetap mengedepankan kewaspadaan tanpa menimbulkan kepanikan di masyarakat.

Tags: Menkesvirus nipah
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan dokter spesialis keliling (Speling) di wilayahnya menjelang Lebaran 2026. Dok/Pemprov Jateng

Jelang Lebaran, Pemprov Jateng Gencarkan Program Pangan Murah dan Speling

byNur
02/03/2026

Grobokan (Lampost.co)--— Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan dokter spesialis keliling (Speling) di wilayahnya menjelang...

Sekretaris Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat memberi keterangan

Pemprov Lampung Perketat Pengawasan Dapur SPPG Pasca-Keracunan di Tulangbawang

byIsnovan Djamaludinand1 others
28/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan akan mengawasi ketat seluruh operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya....

Ilustrasi MBG

DPRD Lampung Desak Standardisasi Dapur Makan Bergizi Gratis

byIsnovan Djamaludinand1 others
28/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)—Sejumlah keluhan masyarakat terkait kualitas menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Lampung mendorong DPRD Provinsi Lampung...

Berita Terbaru

Masyarakat Indonesia Diminta Tetap Berhati-hati dan Jaga Kerukunan
Lampung

Masyarakat Indonesia Diminta Tetap Berhati-hati dan Jaga Kerukunan

byRicky Marlyand1 others
02/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Masyarakat Indonesia, khususnya Provinsi Lampung diminta untuk tetap memonitor konflik di Timur Tengah. Namun juga perlu...

Read moreDetails
Jay Idzes-foto instagram

10 Pemain Sassuolo Bungkam Atalanta 2-1

02/03/2026
Bulog Lampung Intensifkan Penyerapan Gabah Petani Selama Bulan Puasa

Bulog Lampung Intensifkan Penyerapan Gabah Petani Selama Bulan Puasa

02/03/2026
Disabilitas

Penuhi Hak Disabilitas Secara Konsisten

02/03/2026
Bupati Tulang Bawang, Qodratul Ikhwan. // Atika

Pemkab Tulangbawang Prioritaskan Jalan Sentra Produksi

02/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.