Dua Mahasiswa Jadi Korban Begal, Ponsel dan STNK Dibawa Kabur

Editor Nur
Sabtu, 22 Juni 2024 18:15 WIB
Dua Mahasiswa Jadi Korban Begal, Ponsel dan STNK Dibawa Kabur
Dokumentasi Warga saat kedua korban menceritakan peristiwa itu
Iklan Artikel 1

Bandar Lampung (Lampost.co) — Dua orang mahasiswa di Bandar Lampung menjadi korban pembegalan saat melintas di Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Kali Balau Kencana, Bandar Lampung, pada Sabtu dini hari, 22 Juni 2024.

Meskipun para pelaku  gagal membawa sepeda motor korban, namun dua unit ponsel genggam dan STNK miliknya berhasil di bawa kabur oleh pelaku.

Korban FS bercerita berawal saat bersama rekannya DN (19), berboncengan sepeda motor Honda Beat. Saat itu ia hendak pulang dari Sukarame menuju arah Way Halim.

Mahasiswa Latihan Penyelamatan Malah Terseret Arus Sungai Brantas

Saat berada di lokasi sepi, tiba tiba sepeda motor korban, dipepet dua orang pelaku yang juga mengendarai sepeda motor.

Iklan Artikel 2

“Pelaku meminta kami untuk menepikan sepeda motor, dengan ancaman menggunakan benda. Yang kami duga itu adalah senjata api oleh salah seorang pelaku. Karena takut, kemudian kami menuruti keinginan para pelaku,”katanya.

Iklan Artikel 3

Para pelaku, kemudian mencabut kunci sepeda motor miliknya, dengan alasan hendak melakukan pemeriksaan, karena mengaku sebagai anggota polisi. Bahkan pelaku juga mengambil dua unit ponsel genggam miliknya.

“Kalau yang bawa pistol itu, perawakannya tinggi, pakai baju dan masker warna hitam serta topi. Kalau temennya tidak begitu tinggi, pakai jaket warna hitam dan tidak pakai masker,” kata korban.

Korban yang ketakutan karena ancaman pelaku di duga menggunakan senjata api, hanya bisa terdiam dan mengikuti perintah para pelaku.

“Kami gak berani ngomong apa-apa, karena mereka membentak dan mengancam  menggunakan pistol,” katanya.

Beruntung sepeda motor korban gagal di bawa pelaku. Sebab aksi pembegalan itu sempat ada pengendara lain yang mengetahui dan anggota polisi yang sedang Patroli.

“Beruntung ada warga dan polisi yang lewat. Jadi sepeda motor saya gak jadi membawa kabur. Hanya dua ponsel genggam kami, sama kunci kontak dan dompet berisi STNK di bawa pelaku,”ujar korban.

Korban yang shock atas peristiwa itu, kemudian dibantu oleh warga dan polisi untuk menghubungi pihak keluarganya. Kemudian membuat laporan ke kantor polisi terdekat.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI