• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 08/01/2026 07:08
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Kriminal

KPAI Minta Penyelidikan Serius Tragedi Air Terjun Way Lalaan Tanggamus

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti serius tragedi tenggelamnya dua anak pada kawasan wisata Air Terjun Way Lalaan, Kabupaten Tanggamus.

Triyadi IsworoRusdi SenepalbyTriyadi IsworoandRusdi Senepal
03/01/26 - 15:51
in Kriminal, Lampung, Pariwisata, Peristiwa, Tanggamus
A A
Polisi melakukan cek TKP anak tenggelam di Wisata Way Lalaan, Tanggamus. Dok Polres

Polisi melakukan cek TKP anak tenggelam di Wisata Way Lalaan, Tanggamus. Dok Polres

Kotaagung (Lampost.co) — Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti serius tragedi tenggelamnya dua anak pada kawasan wisata Air Terjun Way Lalaan, Kabupaten Tanggamus. KPAI menegaskan perlunya penyelidikan dan investigasi mendalam untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam pengelolaan objek wisata tersebut.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Aris Adi Leksono menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya kedua korban. Ia menilai peristiwa ini tidak boleh terpandang sebagai musibah biasa. Melainkan harus diurai secara hukum dan sistem pengelolaannya.

“Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya kedua ananda. Saya kira ini harus mendapatkan perhatian serius dari pihak berwajib untuk melakukan penyelidikan dan investigasi. Ini guna memastikan apakah memang tidak ada kelalaian dalam kejadian tersebut,” kata Aris, Sabtu, 3 Januari 2026.

Kemudian menurutnya, apabila dalam proses penyelidikan adanya kelalaian. Maka pihak yang bertanggung jawab dalam pengelolaan tempat wisata wajib bertanggungjawab.

“Jika memang tertemukan kelalaian. Maka pihak yang memiliki atau bertanggung jawab dalam pengelolaan tempat wisata harus bertanggung jawab atas kejadian yang terjadi. Ini penting agar menjadi pembelajaran serius dan upaya pencegahan ke depan,” tegasnya.

Selanjutnya aris menekankan bahwa aspek keselamatan anak harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan wisata. Terutama karena mayoritas pengunjung destinasi wisata adalah keluarga dan anak-anak.

“Ketika kita tahu mayoritas pengunjung adalah anak. Maka sudah seharusnya pengelola memastikan safeguarding pada lingkungan wisata. Sarana dan prasarana harus aman, area berbahaya tidak boleh diakses anak, dan pengawasan harus melekat,” ujarnya.

Kemudian ia juga menegaskan bahwa anak merupakan kelompok rentan yang wajib mendapatkan perlindungan maksimal pada ruang publik. Termasuk kawasan wisata alam.

“Baik tempat yang teranggap tidak berbahaya. Apalagi pada lokasi berbahaya, pengawasan wajib terimplementasikan. Anak adalah kelompok rentan dan harus mendapatkan perlindungan maksimal,” tambahnya.

Tutup Sementara

Selanjutnya KPAI mendorong agar lokasi wisata Way Lalaan tutup sementara selama proses penyelidikan berlangsung.

“Saya kira dalam proses penyelidikan kepolisian, tempat ini harus tutup sementara. Tujuannya agar proses bisa berjalan objektif dan sarana, prasarana, serta lingkungan yang mengancam keselamatan anak bisa diperbaiki,” jelas Aris.

Kemudian tak hanya kepada pemerintah dan pengelola. Aris juga mengingatkan peran orang tua dalam menjaga keselamatan anak saat berwisata.

“Kepada orang tua, agar lebih selektif memilih tempat wisata yang aman, nyaman, dan memiliki nilai edukasi. Yang terpenting, pastikan anak-anak mendapatkan pengawasan optimal saat berada pada lokasi wisata,” pungkasnya.

Sementara tragedi Way Lalaan ini kembali membuka diskusi publik tentang lemahnya standar keselamatan anak pada destinasi wisata alam. KPAI menilai, tanpa evaluasi serius dan tindakan tegas, kejadian serupa berpotensi kembali terulang.

Sebelumnya, tragedi tenggelamnya dua anak kawasan wisata Air Terjun Way Lalaan, Tanggamus, menjadi peringatan keras bagi pemerintah daerah. Peristiwa memilukan itu terjadi pada Kamis sore, 1 Januari 2026.

Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto menegaskan tragedi ini harus menjadi titik balik pembenahan pariwisata. Keselamatan pengunjung sebagai prioritas utama.

Agus juga mengungkapkan sudah memulai evaluasi pengelolaan Wisata Way Lalaan. Langkah itu atas arahan langsung bupati Tanggamus. Pemkab Tanggamus akan melibatkan konsultan professional dengan fokus evaluasi menyasar aspek keselamatan pengunjung.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB pada aliran air Air Terjun Way Lalaan. Dua korban masing-masing berinisial DV (9) dan DS (10), keduanya warga Pekon Belu dan Pekon Talagening.

Saat kejadian, korban berada pada sekitar aliran air terjun. Dugaannya, mereka terseret arus area palung.

Pengunjung dan pedagang segera melakukan pertolongan. Beberapa orang berenang dan menyelam dan berhasil menemukan korban. Kemudian mengevakuasi korban ke RS Batin Mangunang. Namun, nyawa keduanya tidak tertolong.

Hasil visum menyatakan korban meninggal akibat tenggelam, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Tags: Agus SurantoAir Terjun Way LalaanAris Adi LeksonoKabupaten Tanggamuskawasan wisataKeselamatan WisataKomisi Perlindungan Anak IndonesiaKomisioner Komisi Perlindungan Anak IndonesiakpaiLIBURANPekon BeluPekon Talageningpengelolaan objek wisataRS Batin MangunangTahun Barutragedi tenggelam dua anakWakil Bupati TanggamusWISATA
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Langit mendung menyelimuti Masjid Raya Al Bakrie Bandar Lampung dan sekitarnya. BMKG menyampaikan prakiraan cuaca Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)

Kamis, 8 Januari 2026, Lampung Berawan Berpotensi Hujan

byTriyadi Isworo
08/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Kamis, 8 Januari 2026, cuaca Provinsi...

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini waspada dampak hujan Kabupaten Mesuji. Dok BMKG

Waspada Dampak Hujan di Wilayah Kabupaten Mesuji

byTriyadi Isworo
08/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini waspada dampak hujan Kabupaten Mesuji. Hal ini...

Xiaomi, kembali menunjukkan keseriusannya di industri kendaraan listrik dengan menghadirkan Xiaomi SU7 versi terbaru untuk pasar domestik.

Xiaomi Luncurkan Kendaraan Listrik, Jarak Tempuh Tembus 900 Km

byNur
07/01/2026

Bandar Lampung (Lampopst.co)-- Produsen teknologi asal China, Xiaomi, kembali menunjukkan keseriusannya di industri kendaraan listrik dengan menghadirkan Xiaomi SU7 versi...

Berita Terbaru

Langit mendung menyelimuti Masjid Raya Al Bakrie Bandar Lampung dan sekitarnya. BMKG menyampaikan prakiraan cuaca Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)
Cuaca

Kamis, 8 Januari 2026, Lampung Berawan Berpotensi Hujan

byTriyadi Isworo
08/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Kamis, 8 Januari 2026, cuaca Provinsi...

Read moreDetails
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini waspada dampak hujan Kabupaten Mesuji. Dok BMKG

Waspada Dampak Hujan di Wilayah Kabupaten Mesuji

08/01/2026
Xiaomi, kembali menunjukkan keseriusannya di industri kendaraan listrik dengan menghadirkan Xiaomi SU7 versi terbaru untuk pasar domestik.

Xiaomi Luncurkan Kendaraan Listrik, Jarak Tempuh Tembus 900 Km

07/01/2026
Target PAD 2026 Diminta Realistis, DPRD Soroti Validitas Data Kendaraan

Target PAD 2026 Diminta Realistis, DPRD Soroti Validitas Data Kendaraan

07/01/2026
Dinkes Bandar Lampung Gelar Penyelidikan Epidemiologi di Tiap Temuan Kasus DBD

Dinkes Bandar Lampung Gelar Penyelidikan Epidemiologi di Tiap Temuan Kasus DBD

07/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.