Tawuran antar pemuda kembali pecah di Kota Bandar Lampung dan menelan korban jiwa.
Bandar Lampung (Lampost.co) — Tawuran antar pemuda kembali pecah di Kota Bandar Lampung dan menelan korban jiwa. Fransius Sihombing (21), warga Kecamatan Tanjungkarang Timur, meninggal dunia usai terlibat bentrokan antarkelompok di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Bumi Waras, Minggu dini hari, 10 Mei 2026.
Korban mengalami luka bacok di bagian kepala akibat serangan senjata tajam. Fransius sempat mendapat penanganan medis di rumah sakit terdekat, namun nyawanya tidak tertolong karena mengalami pendarahan hebat.
Kapolsek Bumi Waras AKP M. Hasbi Eko mengatakan tawuran bermula saat dua kelompok pemuda saling berkomunikasi dan sepakat bertemu di satu lokasi untuk duel. Pola pertemuan semacam itu kerap dikenal di kalangan remaja sebagai metode COD.
“Mereka saling membuat janji lalu bertemu di lokasi yang sudah disepakati,” kata Hasbi, Minggu, 10 Mei 2026.
Polisi telah memeriksa sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Dari hasil penyelidikan sementara, kedua kelompok memang memiliki konflik lama sehingga bentrokan kembali terjadi.
“Dari penyelidikan sementara, memang sudah ada dendam antara kedua kelompok tersebut,” ujarnya.
Saat ini polisi masih memburu para pelaku yang terlibat dalam tawuran tersebut sekaligus mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update