• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 01/02/2026 21:01
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Lamban Pilkada

Golkar Ingin Sistem Partai Selaras dengan Sistem Presidensial

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menegaskan pentingnya konsistensi dalam pembangunan sistem politik Indonesia

Triyadi IsworoAntaranewsbyTriyadi IsworoandAntaranews
01/02/26 - 17:37
in Lamban Pilkada, Pemilu, Politik
A A
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji. ANTARA/HO-Golkar

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji. ANTARA/HO-Golkar

Jakarta (Lampost.co) – Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menegaskan pentingnya konsistensi dalam pembangunan sistem politik Indonesia. Ini agar selaras dengan sistem pemerintahan presidensial sebagaimana teramanahkan oleh UUD 1945.

Kemudian menurutnya, sistem politik, termasuk sistem kepartaian, tidak boleh dibangun secara terpisah dari desain dasar sistem pemerintahan. Dalam konteks presidensialisme, Indonesia membutuhkan sistem multipartai sederhana agar pemerintahan dapat berjalan efektif, stabil, dan akuntabel.

“Kita mesti konsisten terhadap pembangunan sistem politik Indonesia. Sistem politik, termasuk sistem kepartaian, harus sesuai dan selaras dengan sistem pemerintahan presidensial. Sebagaimana teramanatkan oleh UUD NRI Tahun 1945. Sistem politik yang berkesesuaian dengan sistem pemerintahan presidensial adalah sistem multipartai sederhana,” kata Sarmuji, Minggu, 1 Februari 2026.

Selanjutnya Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI itu menjelaskan bahwa tanpa penyederhanaan sistem kepartaian. Sistem presidensial akan terus menghadapi persoalan fragmentasi politik yang berdampak. Terlebih pada lemahnya efektivitas pemerintahan dan pengambilan keputusan strategis di tingkat nasional.

“Presidensialisme tidak akan pernah bekerja optimal jika ditopang oleh sistem kepartaian yang terlalu terfragmentasi. Pemerintah akan terus tersandera tarik-menarik kepentingan politik, dan rakyat yang akhirnya menanggung biaya dari ketidakefektifan itu,” ujarnya.

Ambang Batas Parlemen

Sementara dalam konteks tersebut. Sarmuji menilai parliamentary threshold (ambang batas parlemen) merupakan salah satu instrumen konstitusional dan demokratis. Ini untuk mendorong penyederhanaan sistem kepartaian secara alamiah.

“Parliamentary threshold adalah instrumen untuk menyederhanakan sistem kepartaian kita. Penolakan terhadap parliamentary threshold pada dasarnya adalah penolakan terhadap sistem multipartai sederhana,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa menolak upaya penyederhanaan sistem kepartaian sama artinya dengan mendorong lahirnya sistem multipartai ekstrem. Ini yang tidak selaras dengan karakter sistem presidensial.

“Mereka yang menolak parliamentary threshold sesungguhnya menginginkan sistem multipartai ekstrem. Ini yang tidak berkesesuaian dengan sistem presidensial dan berpotensi melemahkan efektivitas pemerintahan,” katanya.

Kemudian Sarmuji menekankan, Partai Golkar akan terus berkomitmen mengawal pembangunan sistem politik nasional yang rasional, konstitusional, dan berorientasi. Pada penguatan tata kelola pemerintahan demi kepentingan bangsa dan negara.

“Yang menjadi pertaruhkan bukan sekadar kepentingan partai, tetapi masa depan efektivitas pemerintahan nasional. Sistem multipartai ekstrem bukan hanya tidak relevan dengan presidensialisme. Tetapi juga berisiko melumpuhkan kemampuan negara dalam mengambil keputusan strategis,” tuturnya.

Tags: ambang batas parlemenjalan kertanegaraKepala DaerahKomisi Pemberantasan KorupsiKORUPSIKPKMuhammad SarmujiOperasi Tangkap TanganOTTParliamentary ThresholdPartai GolkarPemilihan Kepala DaerahPEMILUPILKADApilkada tidak langsungPilkada via DPRDPOLITIKPrabowo SubiantoPRESIDENSekretaris Jenderalsistem pemerintahan presidensialsistem pemilusistem politik IndonesiaTokoh NasionalUUD 1945
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Presiden Prabowo Subianto. Dok Antara

Prabowo Bahas Wacana Pilkada Tidak Langsung dengan Tokoh Nasional

byTriyadi Isworoand1 others
01/02/2026

Jakarta (Lampost.co) – Presiden Prabowo Subianto bertemu sejumlah tokoh nasional pada kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat, 30 Januari 2026. Salah...

Ilustrasi seorang pemilih memasukkan kertas suara di suatu Pilkada. ANTARA/Ananto Pradana

Reformasi Partai Tekan Mahar Politik Tinggi

byTriyadi Isworoand1 others
01/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Pakar dari Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Rekho Adriadi mendorong reformasi partai politik dan digitalisasi tahapan pemilihan kepala...

Akademisi Hukum Tata Negara dan Politik Universitas Tulang Bawang (UTB) Ahadi Fajrin Prasetya. Dok

Pemindahan 8 Desa Perlu Koridor Hukum Ketat dan Koordinasi Lintas Stakeholder

byTriyadi Isworoand1 others
27/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Delapan desa di Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan menyatakan akan bergabung dengan Kota Bandar Lampung....

Berita Terbaru

selebrasi florian wirtz
Bola

Ekitike dan Wirtz Berpesta, The Reds Mengamuk di Anfield

byIsnovan Djamaludin
01/02/2026

Liverpool (Lampost.co)—Liverpool akhirnya memutus tren negatif di awal tahun 2026 dengan performa impresif saat menjamu Newcastle United di Stadion Anfield. Dalam...

Read moreDetails
Code Vein II

Code Vein II Resmi Rilis Januari 2026: Intip Fitur Open World dan Mekanik Manipulasi Waktu

01/02/2026
Solid Snake Rainbow Six Siege

Kolaborasi Epik 2026: Solid Snake Resmi Menjadi Operator Baru Rainbow Six Siege

01/02/2026
cara upload file ke Google Drive

Cara Upload File ke Google Drive 2026: Panduan Fitur AI Gemini Terbaru

01/02/2026
Pekan Kreatif SMKN 8 Bandar Lampung Upaya Lahirkan Lulusan yang Produktif

Pekan Kreatif SMKN 8 Bandar Lampung Upaya Lahirkan Lulusan yang Produktif

01/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.