Jakarta (Lampost.co) – KPU telah menggelar pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur se Indonesia 27 November 2024 kemarin. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses demokrasi yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memilih pemimpin provinsi.
Kemudian beberapa calon kepala daerah telah berhasil meraih kemenangan dalam Pilkada 2024. Dengan hasil suara sah yang telah tertetapkan oleh KPU pada Kamis, 9 Januari 2025. Sebanyak 21 pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur telah resmi memimpin 21 provinsi.
Sementara 21 pasangan ini telah resmi tersahkan karena tidak ada sengketa hasil Pilkada. Yang terajukan kepada Mahkamah Konstitusi (MK).
Baca Juga :
https://lampost.co/lamban-pilkada/komisi-ii-dpr-usulkan-dua-opsi-pelantikan-kepala-daerah/
Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, mengungkapkan. Dalam data Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK), tercatat 23 perkara sengketa. Itu terkait hasil pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yang terjadi di 16 provinsi.
Namun, meskipun ada sejumlah perkara sengketa yang terajukan. KPU memastikan bahwa proses pemilihan pada 21 provinsi lainnya berjalan lancar tanpa ada perselisihan MK. Sehingga hasilnya bisa segera tertetapkan. Dan pasangan terpilih dapat memulai masa jabatan mereka sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kemudian terdapat beberapa tanggal yang akan berlangsung selama proses penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur. Serta 21 nama pasangan yang telah tertetapkan oleh KPU. Selanjutnya agenda pemeriksaan pendahuluan sidang PHP pada Mahkamah Konstitusi (8-16 Januari 2024).
Selanjutnya menetapkan paslon terpilih pada daerah – daerah yang tidak ada sengketa MK (9 Januari 2025). Kemudian sdang agenda jawaban KPU selaku pihak termohon. Dan keterangan pihak terkait dan keterangan Bawaslu (17 Januari – 4 Februari 2025). Lalu 7 Februari 2025, pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih (Jika tidak ada perubahan).
21 Provinsi Sudah Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur oleh KPU
- Aceh
- Muzakir Manaf (Gubernur)
- Fadhullah (Wakil Gubernur)
- Bali
- I Wayan Koster (Gubernur)
- I Nyoman Giri Prasta (Wakil Gubernur)
- Banten
- Andra Soni (Gubernur)
- Dimyati Natakusumah (Wakil Gubernur)
- Bengkulu
- Helmi Hasan (Gubernur)
- Mian (Wakil Gubernur)
- Gorontalo
- Gusnar Ismail (Gubernur)
- Idah Syaidah Rusli Habibie (Wakil Gubernur)
- Jakarta
- Pramono Anung (Gubernur)
- Rano Karno (Wakil Gubernur)
- Jambi
- Al Haris (Gubernur)
- Abdullah Sani (Wakil Gubernur)
- Jawa Barat
- Dedi Mulyadi (Gubernur)
- Erwan Setiawan (Wakil Gubernur)
- Kalimantan Barat
- Ria Norsan (Gubernur)
- Krisantus Kurniawan (Wakil Gubernur)
- Kalimantan Selatan
- Muhidin (Gubernur)
- Hasnuryadi Sulaiman (Wakil Gubernur)
- Kalimantan Utara
- Zainal A Paliwang (Gubernur)
- Ingkong Ala (Wakil Gubernur)
- Kepulauan Riau
- Ansar Ahmad (Gubernur)
- Nyanyang Haris Pratamura (Wakil Gubernur)
- Lampung
- Rahmat Mirzani Djausal (Gubernur)
- Jihan Nurlela (Wakil Gubernur)
- Maluku
- Hendrik Lewerissa (Gubernur)
- Abdullah Vanath (Wakil Gubernur)
- Nusa Tenggara Barat
- Lalu Muhamad Iqbal (Gubernur)
- Indah Dhamayanti Putri (Wakil Gubernur)
- Nusa Tenggara Timur
- Ria Norsan (Gubernur)
- Krisantus Kurniawan (Wakil Gubernur)
- Papua Barat
- Dominggus Mandacan (Gubernur)
- Mohamad Lakotan (Wakil Gubernur)
- Riau
- Abdul Wahid (Gubernur)
- SF Hariyanto (Wakil Gubernur)
- Sulawesi Barat
- Suhardi Duka (Gubernur)
- Salim S. Mengga (Wakil Gubernur)
- Sumatera Barat
- Mahyeldi (Gubernur)
- Vasko Ruseimy (Wakil Gubernur)
- Sumatera Selatan
- Herman Deru (Gubernur)
- Cik Ujang (Wakil Gubernur)








